Wednesday, 5 October 2011

Ulang Tahun di Sekolah


Tepat 27 September lalu, Darren berulang tahun ke- 4.

Bagi saya, perayaan ulang tahun penting.

Kenapa? Karena tepat di hari lahir Darren, saya sekaligus juga merayakan momen saat saya melahirkannya ke dunia.

Kelahiran ataupun hari ulang tahun merupakan hari bersejarah atas pencapaian saya sebagai ibu dan juga perkembangan Darren sebagai seorang anak.

Walaupun sederhana, namun setiap anak pasti sangat senang karena pada hari tersebut dia merasa sangat istimewa :)

Semenjak Darren sudah bersekolah, maka ulang tahunnya sejak tahun lalu dirayakan di sekolah.

Saya mempersiapkan semuanya sendiri namun karena ada anggota keluarga yg mendadak kecelakaan dan meninggal maka saya sedikit kesulitan untuk mempersiapkan kue ulang tahun yang menarik.

Goodie bag yang isinya snack sudah saya persiapkan dari jauh- jauh hari.

Ada toko kue yang ideal karena letaknya dekat dengan sekolah Darren namun sayang jam 10 pagi, kue belum bisa siap diantar ke sekolah sehingga saya akhirnya terpaksa membeli kue yang biasa saja.

Terima kasih kepada mertua saya yang suka menyimpan hiasan dari kue ulang tahun anak- anaknya dahulu sehingga saya bisa menancapkan ucapan "Happy Birthday" diatas kue serta sedikit menghiasnya dengan karton yang dicetak kepala Mickey Mouse dan diberi nama Darren :)

kue ulang tahun hasil modifikasi :)

Bahagia melihat senyumnya :)


Dan yang paling menyenangkan adalah anak- anak menyukai kue tersebut sampai tambah berkali- kali :)


a family photoshoot :)

Selamat Ulang Tahun Darren, semoga bahagia selalu :)


Monday, 26 September 2011

Life is Uncertain but Death is Certain

I truly don’t know where to start this post.

This feelings have been juggling almost one week.

It started on last Wednesday, one of my relatives named Joni fell down from window of my office when filled freon for new air conditioner.

At that time, I was panic.

I try to call my brother and my husband to accompany me dealing with Emergency Room and procedures.

His head is bleeding.

We rushed in to nearest hospital.

I pray that he will be okay.

After doctor stitched his head, blood still running out from his ear.

Suddenly, I don’t feel good about it.

They have him to be CT Scan and wait for about 2 hours for result.

Damn, it is too long!

When the neurosurgeon arrived, he already in vegetative state.

The only procedure is surgery but it doesn’t guarantee 100% he will survived.

His family insist him to be surgery as soon as possible.

So the surgery went for almost 6 hours and he moved to High Intensive Care Unit after it.

He still in vegetative state after the surgery.

He has wife, a daughter and expecting his second child.

We feel very sorry about what happened to him.

He was my cousin’s brother in law.

What shocking is, my another cousin named Asep who apparently his boss come as debt collector to his family 3 times!

Crazy!

Can you imagine that someone is coming as debt collector when your child or your husband or your parent in vegetative state.. lying in hospital, struggling to live?

It was out of my mind that someone can be that mean and cruel when other is not in good condition!

Damn! And I was shame that the one who did that is my cousin!

I want to curse Asep, yes! I really enjoy to curse him, the insane person!

But, I didn’t do that.

I just said, “Why is he so mean? Can’t he just wait until Joni wake up?”

And today, my mom call me and she said that Joni is passed away.

I know that this is the best from God eventhough it was not a happy ending.

May God helps his wife and children.

Rest In Peace, Joni

Wednesday, 14 September 2011

Crispy Bayam



Kita selalu suka dengan segala sesuatu yang garing.

Sebut saja kerupuk, aneka jenis gorengan.

Ada sejenis kripik bayam yang dahulu saya temui di warung jajanan Shinta, Cirebon.

Jajanan tersebut jugalah yang menginspirasi saya untuk membuat makanan sejenis untuk Darren.

Daripada Darren jajan sembarangan dan belum tentu sehat, maka saya langsung terjun ke dapur. Terlebih lagi Darren suka makan bayam.

Saya selalu senang bereksperimen dengan bahan makanan di dapur.

Awal mula bisa membuat Crispy Bayam ini adalah saat libur Idul Fitri yang lalu, saya iseng- iseng mencoba untuk membuat makanan ini.

Mertua saya yang ratu dapur meremehkan saya, katanya itu harus pakai adonan yang banyak seperti mau bikin bakwan!

Hahahaha, yang seperti ini nih yang bikin saya malah tambah semangat untuk membuktikan bahwa saya bisa dan makanan bikinan saya sukses :)

Bahan yang saya gunakan adalah:
  • Lembar daun bayam yang cukup besar agar tepungnya nanti masih bisa melekat di daun bayam tersebut
  • Tepung serbaguna, bisa tepung untuk menggoreng ayam, tempe dll.
  • Air secukupnya
  • Minyak goreng



Cara Membuat:
  1. Pilih lembar daun bayam yang besar, cuci bersih dan tiriskan
  2. Siapkan adonan basah yaitu 4 sdm air dingin ditambah 1 sdt tepung serbaguna
  3. Siapkan tepung serbaguna secukupnya di piring yang ceper
  4. Celupkan bayam di adonan basah
  5. Bubuhi bayam dengan tepung serbaguna sampai tertutup sempurna oleh tepung (adonan kering)
  6. Goreng hingga garing

Pastikan lembar daun bayam tertutup sempurna oleh tepung


Siap digoreng:)

Tips agar lembar daun bayam tertutup sempurna oleh tepung, tekan- tekan daun bayam dengan jari tangan yang sudah dicuci bersih.

Nah, mudah kan?

Selamat mencoba :)

Monday, 5 September 2011

Andai kupunya 1 miliar

Khayalan tengah bolong ini hadir tepat di hari terakhir bekerja di bulan Agustus.

Andai saya ataupun Anda diberi 1 miliar rupiah, apa yang akan dilakukan ?

Saya hanya terpikir untuk menggunakan uang ini untuk membuat taman kecil yang bisa ditumbuhi tanaman yang bisa dimakan sehari- hari serta menerapkan pola hidup sehat.

Entah, saya tidak pernah atau mungkin tidak mau berpikir untuk memakai uang tersebut untuk benda yang belum tentu bermanfaat.

I think it is better to own less and create more :)

So, how about you?

Mau dipakai buat apa andai punya 1 miliar?
Published with Blogger-droid v1.7.4

Sunday, 14 August 2011

Surprise!! :)

Senin, 15 Agustus 2011

Seperti biasanya, saya harus bangun untuk berangkat kerja, membangunkan Darren dan mengurus keperluannya untuk sekolah.

Saya memulai hari ini lebih pagi dari biasanya.

Entah, hari ini rasanya berbeda dari biasanya.

Terkadang saya malas bangun di Senin pagi, tapi kali ini saya begitu bersemangat!

Perjalanan ke kantor pun lancar jaya J

Tidak berapa lama, datang OB mengetuk dan memberitahu bahwa ada kiriman kue menunggu di belakang.

Sedikit heran karena hari ini bukanlah hari ulang tahun saya dan tidak ada peristiwa penting dalam kehidupan saya.

Biasanya suami suka memberikan kejutan kecil saat hari kasih sayang, ulang tahun saya dan ulang tahun pernikahan kami.

Namun, hari ini rasanya tidak ada yang special… kira- kira dari siapa ya kiriman kue yang lezat ini ?

Aha!

Saya baru ingat @willypriyoko mengatakan akan ada kejutan melalui e-mail yang beberapa hari lalu saya kirimkan.

Dan ternyata benar, @davehendrik mengirimkan 34 buah kue kepada 34 orang yang beruntung dan juga melakukan pencapaian yang memberi inspirasi kepada Dave Hendrik.

Wow! 34 kue dan 34 orang yang berbeda di ulang tahunnya yang ke 34 J

Dan saya salah satu yang beruntung!

Keberuntungan saya dimulai saat saya ikut menyahut di account twitter milik Dave Hendrik.

Sebuah kelompok yang dimulai dari penulis di blog Multiply, menggalang dana sejak tahun 2009 untuk anak- anak Indonesia agar mereka bisa menggapai mimpi mereka yang dinamakan Helping Hands Project. Postingan lebih lanjut bisa dibaca disini.

Pencapaian terbesar tahun ini bagi saya adalah meluangkan waktu untuk menjadi sukarelawan event yang berlangsung 23 Juli lalu bersama dengan suami :)

Dan inilah yang membuat saya terpilih untuk dikirimi kue lezat dari Dave Hendrik.

Happy birthday Dave Hendrik, you makes my day!

May God always keep his eyes upon you J

Dave Hendrik sendiri menginspirasi saya melalui gerakan #3gratitudes selama 21 hari dan sejak saat itu saya semakin bersyukur atas apa yang telah diberi oleh yang Maha Kuasa terhadap saya J

Thank you so much Dave Hendrik, Willy Priyoko and Breadtalk Indonesia J

Sampai post ini dibuat pun saya masih terheran- heran J

Friday, 5 August 2011

Happy Birthday 5 Aug 2011

Mama, lahir dari keluarga sederhana 67 tahun silam di Bogor
Mama, wanita yang menikah dengan alm. Papa Josep sejak tahun 1970
Mama, pensiunan guru
Mama, seorang mama dari 4 orang anak
Mama, seorang oma dari 3 orang cucu

Mama, yang memberi kebebasan bagi anak- anaknya untuk tumbuh dan berkembang
Mama, yang membantu menjaga Darren di kala saya dan suami sibuk bekerja
Mama, yang rela bangun setiap subuh untuk memastikan makanan tersedia sepanjang hari di meja makan
Mama, yang selalu berdoa bagi kami anak- anaknya

Terima kasih untuk selalu ada saat kami membutuhkanmu,
Terima kasih untuk selalu berdoa bagi kami anak- anakmu,
Terima kasih untuk selalu menjadi mama yang penuh kasih dan cinta bagi kami,

Selamat Ulang Tahun,
Sejahtera dan Sehatlah Selalu,

dari kami,
anak, menantu dan cucu- cucu

Monday, 25 July 2011

#Misi21 Volunteer of Helping Hands Project 2011




Salah satu bucket list saya adalah menjadi sukarelawan di sebuah organisasi khususnya tentang anak- anak.

Saya selalu menyukai dunia anak yang penuh dengan warna dan tawa.

Rasanya bahagia bisa melihat seorang anak tertawa lepas tanpa beban.

Keinginan untuk menjadi sukarelawan sudah sejak lama ada.

Tepat di Paskah tahun ini, saya mempertanyakan diri saya sendiri, "What have I done to contribute to society?"

Sampai akhirnya saya bertemu kembali dengan teman SMA saya yang bernama Citra Savitri.

Citra memulai project yang dinamakan Helping Hands Indonesia bersama teman sesama komunitas blogger Multiply.

Misi Helping Hands adalah mengembalikan mimpi anak- anak untuk menggapai cita- citanya kembali. Mengapa anak- anak yang dipilih ? Karena anak- anak masih memiliki banyak kesempatan untuk berkembang dan bekarya.

Beberapa donasi sejak tahun 2009 telah disalurkan kepada anak- anak SDN Sukamanah Bandung (2009), Yayasan Kasih anak Kanker Indonesia (2010).

Dan kebetulan tahun ini Helping Hands akan membantu anak- anak rumah singgah nelayan Muara Kamal.

Satu minggu sebelum event digelar, saya menyatakan ikut sebagai salah seorang relawan. Di detik- detik terakhir suami tercinta juga menyatakan dukungannya dengan ikut terjun sebagai relawan juga! *tidak ada hal yang paling membuat saya haru selain dukungannya ini*


Acara dilaksanakan bertepatan dengan Hari Anak Nasional 23 Juli 2011 bertempat di Taman Budaya Sentul dengan tema "Aku dan Alam, Bermain dan Bertualang"


Acara dipandu oleh @sisogi dan @idfipancani , mereka pun sangat peduli anak.


Acara dirangkai sedemikian rupa agar anak- anak belajar sambil bermain :)




everyone got a goodie bag :)

Tarian Topeng Ireng dan Grasak

this boy is a good dancer :)

Kak Ariyo yg passionnya adalah mendongeng untuk anak Indonesia :)

kakak- kakak dari @popzzle menghibur dengan nyanyian anak- anak :)

Donasi diserahkan kepada pengurus Rumah Singgah Anak Kampung Nelayan Muara Kamal kemudian ditutup dengan hand print di kain dan anak- anak bermain di wahana permainan yang ada :)

Kepuasan batin tak terkira setelah event ini selesai dan kenyataan bahwa donasi yang diserahkan dapat membantu anak- anak ini melanjutkan mimpi mereka!

Let's give hope a hand, kejar mimpi sampai ke bintang!

Selamat Hari Anak Indonesia, tetaplah bermimpi anak- anak Indonesia :)

Wednesday, 13 July 2011

His first (real) swimming


Hi everyone,

Glad that today I am able to send Darren to school.

Today he has his swimming intracurricular lesson and after that, he went home which means no class today.



He has his big grin for the rest off the day!



And I am very grateful for the school schedule that starts on 8 am, so I can drop him to school everyday.

I love my motherhood :)

Monday, 11 July 2011

His 1st day of kindergarten journeys :)


Finally,

I can be the one who passed the school gate with him :)

Remember when I crossing my finger to accompany you on your first day at school ?

I keep my promise to you son because I love you :)

Friday, 1 July 2011

When July come

Well, It is July now....

I sit a while and keep thinking what have I done for last semester in 2011.

I thank God for the chances that come and go, I thank God because my son can sit on dining table when he has his meal, I thank God because the IHSG reach 3,900 today.

Simply, I thank God for everything in my life... the bad ones, the good ones.

Every single step, I continue to grateful for himself... for he is my god, a true living God...

Heavenly Dad, it's been a while I don't cry of anything!

Now, tears out from my eyes and my heart says thank you.

Thank you,
your daughter