Showing posts with label Darren. Show all posts
Showing posts with label Darren. Show all posts

Monday, 17 September 2018

We Met Jia Jia and Kai Kai


Masih ingat kan cerita anak bungsu aku yang mendadak demam saat tiba di bandara Changi? 
Setelah memutuskan beristirahat selama sisa hari pertama, keesokannya dia masih hangat suhu badannya tapi karena aku sudah membeli tiket wisata dari mbak Darling JJS jadi kami memutuskan berangkat dengan berbekal makanan dan obat-obatan.

Baca juga: SIN, the day!

Agenda hari kedua kami di Singapura sebenarnya cukup padat. 
Pagi hari kami akan berkunjung ke Singapore River Safari kemudian siang menuju sore kami akan berjalan-jalan di sekitar Chinatown apabila si bungsu sehat. Jadi kami membuat agenda kami fleksibel mengikuti kondisi kesehatan D2.

Monday, 11 June 2018

Anti Panik saat anak sakit di tempat liburan

Memiliki anak yang mudah diajak liburan memang menyenangkan. Darren, si sulung memang terbiasa menggunakan jalur darat dan udara sejak usianya belum satu tahun. Aku enggak pernah mengalami D1 mendadak sakit saat bepergian, pokoknya memori liburan kami indah sekali!

Maret lalu, kami sekeluarga liburan ke negara singa nyembur banyu. Persiapannya memakan waktu 4 tahun dengan menabung karena aku juga mengajak papi dan mami ikut serta.

read more: Liburan Pertama Kali Ke Singapura

Perjalanan pun lancar,  D2 tertidur saat pesawat take off. Ketika mendarat, mendadak tubuh D2 demam! Celakanya, aku enggak membawa obat penurun demam yang biasa dikonsumsinya. Yang aku bawa hanya minyak atsiri peppermint yang dapat digunakan untuk membantu meredakan demam. Aku pun berharap setelah diolesi minyak atsiri, demam D2 bisa turun sehingga kami bisa melanjutkan liburan.

Monday, 1 January 2018

W.O.N.D.E.R



pic courtesy of  www.teaser-trailer.com
Seminggu lalu, saat ngobrol melalui grup WA saya jadi tahu bahwa ada sebuah film yang wajib ditonton oleh seluruh anggota keluarga berjudul “Wonder”.

Penasaran, saya pun mulai membaca sinopsis film ini dan memutuskan untuk menonton bersama suami dan anak sulung saya, Darren.

Film dimulai dengan kehebohan persalinan yang dilalui oleh Isabel Pullman (diperankan oleh Julia Roberts) dengan didampingi suaminya, Nate Pullman (diperankan oleh Owen Wilson).

Friday, 25 November 2016

One Fine Date

Sudah pernah baca kan Cerita Payung?

Demi untuk mengajarkan putra sulungku tentang kesederhanaan, minggu lalu aku mengajaknya menemaniku bekerja dengan menggunakan bus TransJakarta berdua saja.

Sebelum berangkat, aku sudah sounding kalau kami akan berangkat menggunakan bus TransJakarta dan D1 harus siap dengan segala kondisi yang ada, berdesakan, mengantri, kepanasan dan berdiri.

Saturday, 22 October 2016

Happy Birthday Sonshines

Hello!

Rasanya baru sekejap mata aku melahirkan Xiao Dre dan sekarang bayi itu sudah berumur genap satu tahun.

Seperti beberapa tahun lalu saat putra sulung saya berulang tahun yang pertama, kami hanya merayakannya meniup lilin pada hari H dan acara syukuran mengundang keluarga saja saat akhir pekan.

Tapi ulang tahun Xiao Dre yang pertama amat berbeda, tidak ada perayaan pas hari H dikarenakan aku sakit sehari menjelang ulang tahun Xiao Dre.

Monday, 25 July 2016

Wednesday, 20 July 2016

[CISARUA] Day 1 Night at Caravan

Darren, putra sulung aku sekarang sedang menyukai binatang kadal dan caravan, apalagi setelah menyaksikan Edward Suhadi's Campervan Trip, dia berkhayal suatu hari juga bisa merasakan hal yang sama.

Monday, 25 April 2016

Happy 66th Blessday, Dad!

10 April

I always love April month because my dad and I share same birthday J



This year, he is 66 years old... what a number... 

I am very grateful that he still productive and healthy, the most important thing in life.

As usual, we always celebrates our blessday (the way I called 'birthday' because you are blessed to have another year alive) at my parents house. My mom will be busy cooking for the entire family and she cooked more that five menus on several hours! Yeah, she is super mom, nobody can beat her, seriously! J

Okay, enough talking about my mom, let's talk about my dad J

Tuesday, 19 April 2016

[SYUKUR PAGI] Whatta Week


Udah lama banget aku gak cerita soal Darren di blog karena konsen urus bayi :p

Kali ini aku mau berbagi cerita yang aku namakan 'Syukur Pagi' :)

Kenapa 'Syukur Pagi'? Karena banyak hal yang terjadi di pagi hari yang patut disyukuri and it really brighten my day  😊

Begini ceritanya, 

Monday, 15 February 2016

Mandi Busa Cukup Satu Tetes

Untuk menjaga kebersihan tubuh, penting sekali untuk mandi dua kali sehari dengan sabun yang tepat. Mengapa harus dengan sabun yang tepat? Karena dengan sabun yang tepat, kuman dapat dibasmi tetapi kulit tetap terawat.

Sedari kecil, aku akrab dengan sabun batang yang kadang-kadang saat dipakai bisa jatuh dan jadi kotor. Ditambah lagi sekarang anak sulung aku, D1 senang sekali mandi sambil bermain busa. D1 pernah kepergok aku sedang mencelupkan sabun batang ke dalam bak air mandi. Kalau kayak begitu,  yang ada kita malah mentransfer kuman ke kulit sendiri....Serem kan?!

Sunday, 20 December 2015

Breastfeeding Experience


Gak kerasa nih kalau hari ini cuti melahirkan aku berakhir, yang artinya harus kembali ke kantor full time dan meninggalkan Xiao Dre yang telah genap tiga bulan di rumah. Cerita kelahiran Xiao Dre bisa dibaca di sini.

Lewat tulisan ini, aku ingin berbagi pengalamanku menyusui Xiao Dre.

Dulu, 8 tahun yang lalu, saat melahirkan Darren, proses menyusui tidak berjalan sesuai yang aku inginkan. Minimnya pengetahuan dan persiapan tentang manajemen ASI menyebabkan aku menyusui Darren sampai usianya hampir dua bulan. Hal ini juga yang membuatku sempat menyalahkan diri sendiri karena tidak dapat memberikan hak menyusu langsung kepada Darren. Namun, akhirnya aku berdamai dengan diri sendiri dan menyadari bahwa ketika itu aku masih muda, masih kaget dengan perubahan yang ada dan tidak berpengalaman.

Setelah mengetahui diriku hamil lagi (cerita kehamilanku dapat dibaca di sini), aku bertekad untuk dapat memberikan ASI kepada calon bayi yang akan lahir. Aku mulai mempersiapkan diri mengikuti seminar tentang ASI yang dapat dibaca di sini.

Mengapa aku bertekad untuk dapat menyusui anak kedua? Tentunya karena aku tahu keuntungan dari menyusui untuk ibu dan bayi. Bagi ibu, menyusui dapat menyusutkan rahim kembali ke ukuran sebelum hamil, mencegah kanker payudara dan rahim, praktis dan hemat secara ekonomi *alasan supaya budget tas dan sepatu bisa tetap terpenuhi walau punya bayi baru :p*. Lagipula ASI merupakan hak dari bayi, janganlah kita merampas hak tersebut! Sedangkan keuntungan ASI untuk bayi, mencegah alergi yang ditimbulkan susu formula, dan ASI merupakan sumber imunitas tubuh terbaik bagi bayi.

Bersyukur kepada Tuhan bahwa proses menyusui Xiao Dre terbilang mudah, aku hampir tidak mengalami masalah yang berarti dalam kurun waktu tiga bulan ini. ASI berlimpah, latch on tepat dan berat badan Xiao Dre yang ideal merupakan hadiah terindah :)

Benar sekali bahwa menyusui adalah berpusat dari pikiran busui. Saat pikiran mengatakan bahwa aku sanggup menyusui Xiao Dre secara eksklusif sampai 6 bulan dan air susu mencukupi segala kebutuhannya, maka itulah yang terjadi.

Jadi, bagi ibu baru yang sedang berjuang memberikan ASI, tetap semangat! 

Aku juga mau berbagi beberapa peralatan penting dalam menyusui Xiao Dre sejak dia lahir.

Breast Shell dari Dr Browns ini bermanfaat sekali buat aku karena seringkali puting yang lecet kalau tertempel bra menjadi semakin perih :(
Breast Shell berbeda dengan Nipple Shield. Nipple Shield melindungi puting agar tidak lecet sedangkan Breast Shell membantu puting yang lecet agar segera sembuh. This is a must have item for breastfeeding moms! Walaupun sepertinya bahan breast shell ini keras namun setelah aku pakai, lembut dan nyaman, jangan merasa terintimidasi dari bentuknya ya :)


Aku suka sekali dengan produk reuseable dan konsep gaya hidup go green, makanya langsung membeli juga Washable Breast Pads Dr Browns. Namun sayang sekali bahan breast pad ini menempel di kulit sehingga aku kuatir bisa tertelan oleh Xiao Dre saat menyusu. Memang sebelum menyusui sebaiknya payudara dibersihkan dengan waslap hangat, tapi kalau sedang berada di luar rumah tentunya merepotkan.

Akhirnya aku memutuskan untuk memakai Disposable Breast Pad Gabag, daya serap dan tampungnya tinggi sehingga aku tidak pernah mengalami kebocoran ASI.
Sebagai ibu menyusui yang bekerja, artinya aku sudah harus bersiap menabung ASI untuk mencukupi kebutuhan Xiao Dre selama aku berada di kantor. Untuk menyimpan ASI perah, pilihanku jatuh kepada Breastmilk Bag Gabag, jadi hemat tempat di kulkas atau pun freezer. Selain itu plastik ASI Gabag siap pakai, BPA Free, dilengkapi kolom tanggal serta jam dan penutupnya zip lock.

Yang penting dan gak boleh lupa adalah pompa ASI. Investasi terbesar busui adalah pompa ASI baik manual atau pun elektrik. Aku lebih memilih pompa ASI manual karena selain lebih ekonomis, kita dapat mengatur seberapa kuat tarikan pompa sehingga tidak perlu kuatir merasa kesakitan. Pompa ASI manual juga mampu mengosongkan payudara lebih baik dari pompa elektrik. Pompa ASI manual Pigeon ini aku dapatkan dari limpahan adik ipar yang kinerjanya masih baik. Aku sudah mulai memompa sejak di rumah sakit dan memberikan kolostrum untuk pertama kalinya kepada Xiao Dre.

We, breastfeeding moms shouldn't ashamed because nursing in public! Why? Because we feed our children! Ini pesan dari Le Leche League tentang menyusui di ruang terbuka :)
Untuk dapat menyusui di ruang terbuka di kala tidak tersedia nursery room yang nyaman, sedia nursing cover saja! Miliki 2-3 nursing cover dan tempatkan di beberapa bagian, di tas busui, di tas bayi dan di dalam mobil atau ruangan kantor. Nursing cover aku dapatkan dari komunitas kesayangan The Urban Mama :)

Di awal aku sudah menekankan untuk mencari informasi dan pengetahuan tentang ASI apabila ingin menyusui. Aku membeli Buku Pintar ASI dan Menyusui yang ditulis mbak Monik di Gramedia, isinya sangat lengkap, mulai dari kenapa harus ASI, mengatasi payudara yang sakit, manajemen ASI sampai peraturan mengenai hak busui! Wajib punya dan dibaca sebelum mulai menyusui!

Aku juga membeli ASI booster, Organic Mother's Milk, teh herbal yang di dalamnya terdapat kata-kata penyemangat bagi busui. Aku tidak mengkonsumsi teh ini secara rutin setiap hari namun aku minum bila sedang ingin atau saat ASI sedang sedikit karena kurang istirahat. Rasa teh ini buatku enak, memang ada bau khas tapi menikmati teh di sore hari sambil membaca buku, ah, rasanya rileks sekali!

Agar busui tetap percaya diri, pemilihan bra yang tepat juga amatlah penting! Bra menyusui haruslah berbahan nyaman dan menyerap keringat, memudahkan busui untuk melepas serta mengancingkan bra dengan satu tangan, tanpa kawat tapi mampu menopang payudara serta mempertahankan postur tubuh yang baik. Pilihanku jatuh kepada Mothercare Nursing Bra, yang memenuhi semua kriteria di atas.

Last but not least, dukungan terbesar untuk dapat lancar menyusui adalah dari orang-orang terdekat seperti suami, orangtua, mertua dan sahabat.

Let's breastfeed, it might be hard but worth it!

If you have question about breastfeeding, just drop your comments and I'll be pleased to help!

- HoneyJT -

Wednesday, 9 December 2015

A Day with Peya Peyo


Beberapa minggu lalu, kami sekeluarga diberi kesempatan oleh Peya Peyo untuk bermain di rumah dinas walikota Bogor, Kang Bima.

Siapakah Peya Peyo?

Peya Peyo awalnya merupakan online shop milik pasangan Age dan Dieta, salah satu member The Urban Mama yang sering aku temui bahkan kami pernah nge-gym bareng!

Berbekal dari pengalaman Age dan Dieta mengenai cara belajar anak akhirnya mereka berinisiatif menjadikan Peya Peyo sebagai fasilitator anak untuk belajar sambil bermain bersama dengan orangtua.

Nah seperti apa kegiatan "Yuk Main di Bogor" ? Let the pictures give us some clue!



Walau tiba  terlambat, kami masih sempat untuk mengikuti dua acara terakhir dari serangkaian acara yang ada.

Awalnya Darren enggan mengikuti acara tersebut namun setelah "mulai panas", dia ikutan juga membantu teman-temannya mengisi air di permainan "Pipa Bocor"

Menyenangkan sekali melihat anak-anak dapat menikmati bermain di alam terbuka, walaupun harus bangun lebih pagi dari akhir pekan biasanya. Terbukti kan kalau main di luar ruangan itu menyenangkan, lebih segar dan anak jadi lebih menghargai alam sekitarnya. Terima kasih ya Peya Peyo, sudah menjadi sarana anak-anak untuk jadi lebih dekat dengan alam juga :)

Setiap bulan Peya Peyo mengadakan kelas, jadwalnya bisa ditemukan di sini

Selamat bermain bersama anak-anak ya!

- @HoneyJT -

Thursday, 12 November 2015

Hidup praktis berkat uPang

Memiliki bayi artinya kebersihan menjadi hal yang utama dan tidak boleh ditawar karena bayi senang sekali menggigit dan memasukkan segala jenis barang ke dalam mulut mereka.

Terutama  barang keperluan bayi pada awal pertama kehadirannya harus steril seperti urusan persusuan mulai dari pompa ASI, botol penyimpannya sampai media pemberian ASIP.

Saat memiliki anak pertama, semua perlengkapan bayi aku steril dengan direbus tapi ternyata ada risiko kalau perlengkapan bayi belum BPA Free sehingga dapat melepas plastik yang sifatnya karsinogenik.

Untuk anak kedua, aku mulai menggunakan alat steril yang menggunakan uap panas dari air yang  dimasukkan kedalamnya.

Namun yang paling menyebalkan adalah  harus menunggu sisa uap air di perlengkapan bayi hilang dengan cara dilap atau dianginkan. Terkadang bila dilap dengan tisu, ada sisa tisu yang tertinggal, bisa bahaya bila tertelan bayi! Sedangkan kalau dianginkan, keringnya lama, buang waktu dan aku kuatir kalau ada debu yang menempel sehingga kemudian aku mulai mencari alat steril tanpa uap. 

Setelah bertanya pada google, bertemulah aku dengan uPang (baca: yupang), sebuah UV Sterilizer tanpa air pertama di dunia yang berasal dari Korea dan kini telah hadir di Indonesia.


uPang telah diuji dan disertifikasi oleh Food and Drug Administration (FDA)  Amerika  dan enam organisasi kesehatan dunia lainnya.

Lalu, apa keunggulan uPang?

  •  Hemat waktu. uPang dapat mensteril sebanyak 16 botol dalam sekali pemakaian.


  • Hemat energi. Daya listrik penggunaan uPang hanya sebesar 35watt yang artinya penghematan tagihan listrik.
  • Steril tanpa air yang artinya semua dapat disteril, mulai dari perlengkapan bayi, mainan, alat make up, gadget seperti handphone dan tablet.


  • Tanpa risiko terbakar. Anda tidak perlu memanaskan air,  menggunakan penjepit botol karena setelah disterilisasi, botol sudah kering, tidak panas dan siap digunakan.
  • Mengeliminasi 99,9% bakteri berbahaya seperti E. Coli, Staphylococcus Aureus, Salmonella Typhimurium, Pseudomonas Aeruginosa.
  • Cara penggunaan yang mudah. Anda hanya perlu menekan salah satu dari tiga  tombol yang tersedia yaitu Automatic (Dry+UV Sterilization), UV Sterilization atau Ventilation. 


Automatic digunakan  untuk mengeringkan dan mensterilkan perlengkapan bayi berbahan kaca dan plastik.


UV Sterilization digunakan untuk mensterilkan perlengkapan yang tidak perlu dikeringkan seperti mainan, boneka, gadget. Yap! Gadget seperti smartphone dan tablet, canggih kan?!



Ventilation digunakan untuk menghilangkan bau dan membersihkan udara di dalam uPang.

Terima kasih uPang yang sudah memberikan solusi yang praktis, aman dan nyaman untuk kesehatan dan sterilisasi perlengkapan bayi.

Produk uPang bisa didapatkan di sini

Hidup aku jadi praktis berkat uPang! *smiling ear to ear*

@HoneyJT

*artikel ini dipublikasikan oleh The Urban Mama setelah melalui proses editing di sini

Monday, 20 July 2015

Melawan Stigma Dengan Cinta


Jatah cuti dan liburan akan segera berakhir? Gak perlu kuatir karena banyak tempat di Jakarta yang bisa dikunjungi dan yang pasti murah meriah :)

Beberapa kali melewati sebuah museum yang ada patung gajahnya, aku penasaran ingin berkunjung namun  ternyata belum kesampaian sampai sekarang, malah yang lebih beruntung untuk berkunjung terlebih dahulu adalah suami dan Darren.

Sabtu, 30 Mei 2015 yang lalu mereka berdua menyambangi Museum Nasional atau yang lebih dikenal dengan nama Museum Gajah sementara aku menghadiri seminar tentang ASI dan parenting.


Mereka berangkat dari Sarinah Thamrin dengan menggunakan Jakarta City Tour Bus

Museum Nasional dibuka hanya pada hari Selasa sampai dengan Minggu, untuk detil harga tiket yang menurutku sangat terjangkau dapat dilihat di sini

Ada apa saja di dalam Museum Nasional ini? Mari kita lihat foto-foto yang terkumpul :)



Koleksi Museum Nasional ini cukup beragam mulai dari benda prasejarah sampai benda pencetak uang.

Selain itu, agar menarik saat ini Museum Nasional banyak mengadakan kegiatan untuk anak-anak. Salah satunya dukungan untuk Melawan Stigma dengan Cinta untuk anak-anak Disabilitas dengan menggambar dan Darren ikut ambil bagian didalamnya :)


Dengan dukungan dari IKEA Foundation Save the Children, semoga dapat memperbanyak anak Indonesia penyandang disabilitas dan keluarga mendapatkan haknya melalui akses rehabilitasi berbasis masyarakat, dukungan masyarakat, dan pendidikan yang berkualitas.Sehingga anak Indonesia penyandang disabilitas dapat menikmati kehidupan yang layak dalam kondisi yang bermartabat, serta mempromosikan kemandirian dan memfasilitasi anak untuk dapat berpartisipasi aktif dalam masyarakat.

Ayo ke Museum!

- HoneyJT - 

Saturday, 11 July 2015

Pregnancy Journey: 28 weeks Nesting Instinct

Memang ya kalau jadi ibu hamil itu senengnya beberes rumah!

Apalagi ditambah kondisi kamar anak yang sudah harus direnovasi agar adik bayi nanti nyaman tidur karena manfaat tidur kan banyak banget, bisa baca manfaatnya tidur bagi bayi dan anak di link ini!

Hal pertama yang aku lakukan untuk merenovasi kamar anak adalah menentukan bagaimana desain kamar yang baru. Biasanya aku mulai browsing internet dan melihat-lihat referensi desain kamar tidur anak dan ketemu deh sama akun twitternya Kansai Paint yaitu @ColouringLifeID

Awal pertama tahu tentang Kansai Paint adalah saat diajak #NgecatBareng Rumah Harapan

Aku memutuskan tetap memakai warna hijau namun dengan tone yang lebih hangat dibandingkan warna cat dinding yang dulunya shocking green :D

Hal kedua yang aku perhatikan untuk merenovasi kamar adalah anggaran. Jangan sampai anggarannya membengkak namun hasil renovasi biasa-biasa saja! Aku mengganggarkan sekitar tiga juta rupiah untuk merenovasi kamar anak dengan masih mempergunakan furniture yang masih layak pakai seperti baby tuffle dan rak buku yang aku sulap menjadi rak gantung. Just recycle, reuse and reduce!

Make over Baby tuffle yang sudah berumur 12 tahun 
Cara make over baby tuffle ini bisa dibaca di sini

Untuk rak gantung, aku alihkan fungsi yang awalnya rak buku dan mengecatnya dengan Super White Color of Ftalit from Kansai Paint, cat sintetis yang diformulasikan dengan pigmen berkualitas, memiliki daya tutup dan daya lekat terbaik di kelasnya.


Sedangkan untuk cat dinding kamar anak, aku menggunakan Kansai EcoClean, cat interior premium dengan resin Full Acrylic bermutu tinggi dan teknologi Flourosurfactant- melindungi dinding dari setiap noda dan kotoran yang menempel untuk jangka waktu panjang.

Selain Kansai EcoClean, aku juga menggunakan cat PROPERTY Anti Bacteria Pro Health System, yang memberikan perlindungan jangka panjang dengan teknologi anti bakteri Bio-Pruf yang secara efektif terus bekerja selama lapisan cat masih menempel di dinding.

The big brother who urge to help



Cat PROPERTY ini tidak mengandung timbal dan beraroma apel segar sehingga aman bagi bayi dan anak, jadi sang kakak pun senang bisa membantuku untuk mengecat kamarnya.


Make over rak buku menjadi rak gantung

Rak gantung pun sudah jadi, ditambah dengan ide untuk menutupi besi siku, aku tempatkan foto-foto Darren saat masih bayi dan karya cross stitch-ku. Desain kamar yang luasnya 3m x 4 m ini dikerjakan olehku dan suami.

The cozy corner for reading a book or breastfeeding


Aku juga memindahkan area belajar Darren yang awalnya di ruang keluarga ke dalam kamar agar dia lebih konsentrasi saat belajar. Selain itu, aku juga bisa memakai meja belajarnya kalau sedang akhir pekan dan menulis blog seperti sekarang ini.

The Expenses dengan total Rp2.760.980 (below my budget :D ):
  • Perlengkapan renovasi seperti kuas, paku, lampu dll Rp689.650
  • Cat Rp641.330
  • Meja Belajar Rp130.000
  • Ongkos tukang dan asistennya untuk 5 hari Rp1.300.000
Selamat merenovasi kamar tidur anak ya!


- Honey JT -

Monday, 8 June 2015

Museum for A Railway Fans


Awal mula aku tahu tentang Museum Transportasi karena baca artikel di sini nih :)

Karena kegemaran Darren (saat itu usia 3 tahun) akan kereta api, terutama kereta api uap aku mengajaknya ke Museum Transportasi di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Ini merupakan pertama kalinya Darren ke museum.

Dan benar saja, sekalinya kesana Darren ketagihan!

Setiap kali ke Museum Transportasi, Darren gak mau pulang!  HAHAHA 

Selain karena koleksi kereta api yang sangat tua dan cukup lengkap, Museum Transportasi ini memang punya sudut-sudut yang bagus banget untuk difoto :)

Saat kami kesana, selalu ada kumpulan orang-orang yang sibuk berfoto entah untuk foto pre wedding, kelompok atau pun katalog fesyen.


Museum Transportasi beroperasi Senin-Minggu (08.00-16.00) dengan harga tiket masuk Rp2.000 per orang. Tiket masuk gerbang TMII Rp10.000 per orang, mobil Rp10.000, motor Rp6.000  dan sepeda Rp1.000. Tergolong affordable bukan? Selain itu juga, tempat ini bisa menjadi sarana anak untuk belajar tentang transportasi :)

Sebenarnya Museum Transportasi ini dibagi menjadi beberapa bagian. Pada bagian pintu gerbang, terdapat pesawat Garuda Indonesia dan helikopter SAR. Ada juga bagian mobil, taksi serta bus yang letaknya harus dijangkau dengan berjalan kaki ke bagian dalam.

Pada bagian belakang juga masih terdapat kereta api, turn table serta terowongan.


Bagi anak-anak yang tidak terlalu menyukai kereta api, ada tempat penyewaan becak mini yang juga dapat dimanfaatkan oleh orangtua.

Apabila Anda ingin mengajak keluarga untuk berkunjung ke Museum Transportasi, ada beberapa hal yang dapat dilakukan:
  • Waktu. Sebaiknya berkunjung pada saat pagi hari atau sore hari karena matahari tidak terlalu terik. 
  • Perlengkapan Anak. Karena museum ini termasuk luas, ada baiknya Anda membawa stroller agar tidak kesulitan untuk menggendong anak bila dia sudah mulai lelah. 
  • Makanan dan Minuman. Bawalah makanan dan minuman yang cukup agar perut tidak kelaparan dan tubuh tidak dehidrasi. Ada gazebo yang dapat dipergunakan untuk duduk menikmati makanan dan minuman yang dibawa tapi ingat ya untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan museum karena tersedia banyak tempat sampah sehingga tidak ada alasan untuk meninggalkan sampah makanan di sembarang tempat!
  • Kamera dan baterai. Siapkan kamera Anda untuk merekam keseruan bertamasya di Museum Transportasi
  • Have fun. Lupakan sejenak setrikaan pakaian yang menggunung atau bahkan rumah yang masih berantakan. Bersenang-senanglah sementara waktu karena Anda dan keluarga layak mendapatkannya :)

Selamat bertamasya!

- HoneyJT-

Monday, 16 March 2015

Pregnancy Journey: 12 weeks



Hello world!

Iya nih udah lama banget gak update blog dikarenakan mabok! Ya mabok karena aku hamil lagi :)

Awal Januari 2015, aku kunjungan ke obgyn karena ada keluhan sakit di perut bawah sebelah kiri. Diperiksa ternyata ada miom. Seminggu kemudian, aku mual terus menerus sepanjang hari akhirnya memutuskan untuk USG lanjutan abdominal lengkap dan diketahui dari hasil USG tersebut bahwa terdapat kantung kehamilan yang diperkirakan berumur 5 minggu.

Well, that surprised us!

Aku gak mengira kalau akan hamil dalam waktu dekat! Tapi mungkin memang sudah rejeki dan sudah waktunya untuk memiliki tambahan anggota keluarga baru di tengah kondisi rumah tangga yang udah enak dan nyaman banget. Gimana gak nyaman, Darren sudah mulai sibuk dengan aktivitasnya, aku mulai menikmati event lari yang hampir setiap minggu diselenggarakan di Jakarta!

Aku berharap kalau kehamilan yang kedua ini akan berjalan lancar di samping memiliki miom juga.

Beberapa perubahan yang aku alami selama trimester pertama:

MUAL dan MUNTAH
Namanya bumil pasti ada mual, tapi bersyukur kalau mual dan muntah kehamilan kedua ini tidak seperti saat aku hamil Darren. Hamil kali ini masih bisa beraktivitas full di kantor dengan beberapa kali jackpot.
Tapi begitu sampai di rumah langsung gak bisa ngapa-ngapain, jadi kasihan sama Darren karena dia terpaksa belajar tanpa ditemani aku. Bersyukur hasil ulangannya bagus-bagus :) *mamah bangga luar biasa*
Mual dan muntah memang biasa terjadi pada bumil, itu artinya si janin berkembang dengan baik. Aku gak bisa berkata, "nikmati aja mual muntahnya" pada bumil yang mengalami mual dan muntah karena gak nikmat tapi semoga bumil di luar sana bisa melewati periode ini dan janin berkembang dengan sehat dan sempurna!
Solusi: coba makan porsi kecil 5-6x sehari, perut gak boleh terlalu kosong karena asam lambung bisa naik, minum air hangat ditambah irisan jahe juga amat menolong mengurangi mual :)

BAWANG PUTIH dan BAWANG MERAH
Kalau lagi gak hamil emang jarang sih temenan sama bawang putih tapi sohiban banget sama bawang merah yang digoreng. Tapi begitu tau hamil langsung deh mual dan eneg kalau cium bawang putih, bawang merah dan bawang goreng :(
Solusi: makan makanan yang gak pakai bawang putih atau bawang merah. Emang sih rasanya cemplang banget tapi lebih baik cemplang daripada muntah terus menerus dan gak ada gizi yang masuk.

AYAM dan IKAN
Untuk sementara, musuhan dulu sama ayam dan ikan. Susah bener makan ayam dan ikan, bener-bener gak suka daging sama sekali!
Solusi: untuk mengganti protein hewani bisa makan tempe tahu atau telur ayam kampung.

NGIDAM BUAH-BUAHAN yang MANIS
Entah kenapa kehamilan kali ini sukanya buah yang manis, kepengen banget makan rambutan, mangga dan jambu air. Bersyukur banget rambutan dikirimin sama tetangga yang habis panen, tinggal mangga dan jambu air yang belum kesampaian :)
Solusi: makan beragam jenis buah-buahan supaya tidak sembelit dan konstipasi.

BAU
Aku memang punya penciuman yang tajam, mungkin ada hubungannya sama shio aku yang adalah anjing :p
Tapi saat hamil, hidung ini super duper sensitif! Bahkan aku gak bisa banget cium sabun mandi yang selama ini aku pakai, sebel banget sama bau minyak kayu putih, kesel sama bau pewangi pakaian.... pokoknya semua serba salah!
Solusi: menghindari produk yang berbau tajam, pakai produk yang tidak berpewangi.

MSG
Ini yang menurut aku aneh, gak bisa sama sekali kena MSG! Kalau kemakan MSG langsung mabok sepanjang hari! It look like Xiao Dre is a mindful eater :)
Solusi: makan di mana dan apapun, minta tanpa MSG. Beberapa tempat makan non MSG yang aku tahu: Gado-Gado AA Kelapa Gading, gak cuma jual gado-gado tapi ada nasi uduk, soto dan lainnya dan Me i Mo, tempat makan Manado yang ada di Mal Ambasador, Kuningan (dekat Bakmi GM)

SAKIT
Setiap kehamilan aku mengalami yang namanya sakit. Waktu hamil Darren sampai harus diopname karena diare muntah akibat makan gado-gado dekat kantor yang kotor di trimester kedua. Kehamilan kali ini sakit flu dan maag di trimester awal, akhirnya menyerah minum obat OTC.
Solusi: perbanyak asupan vitamin, minum air yang cukup karena sudah ada cairan ketuban yang dibutuhkan janin dan istirahat yang cukup.

Kalau kamu, apa cerita trimester pertamamu? Silakan share ya :)

@HoneyJT