Showing posts with label Singapore. Show all posts
Showing posts with label Singapore. Show all posts

Wednesday, 29 July 2020

Boleh Makan di dalam Museum


Jalan-jalan tanpa jajan tentunya enggak lengkap!

Aku mau bahas salah satu restoran ramah anak yang terletak di dalam National Museum of Singapore, Food For Thought. 

Jadi, hampir di setiap museum yang ada di Singapura punya restoran yang comfy dan instagramable maka enggak boleh ketinggalan untuk merasakan suasana makan di dalam museum.


Menu yang disajikan di Food For Thought cocok untuk anak dan dewasa mulai dari brunch sampai makan berat. Ada kuliner lokal sampai western food.


Minum kopi sambil ditemani kicau burung itu rasanya menyenangkan sekali! Aselik ambience-nya tuh gokil! Buat orang introvert macam aku gini sih pasti bakalan suka banget sama resto di dalam museum ini!


Restoran ini ramah anak juga dilengkapi dengan highchair. Harga makanannya mulai dari SGD7 sampai SGD23. Rasanya, cocok di lidah aku sekeluarga, hepi!



Food For Thought
93 Stamford Road #01-04/05
National Museum of Singapore
Singapore 178897
P. +65 6338 9887
Email: nms@foodforthought.com.sg
Website| Instagram | Fan Page

 Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blog, IG, FB and Twitter.

Thursday, 20 February 2020

Seeing Past in National Museum of Singapore

Halo semuanyaaa,
udah lama banget nih aku enggak update blog parenting ini... biasa deh, sibuk, enggak ada waktu yang jadi alasannya padahal semua bisa dikerjakan tergantung prioritasnya gimana dan seperti apa *oops

Kalian masih inget cerita aku dan keluarga bertemu dengan duo panda super gemas, Jia Jia dan Kai Kai?

Di hari ketiga aku dan keluarga liburan di negara little red dot, kami berkunjung ke museum nasional Singapura yaitu National Museum of Singapore. Sebelumnya memang aku udah pernah mengunjungi National Museum of Singapore dan jatuh cinta dengan arsitektur bangunannya. Dengan menggunakan gaya arsitektur Eropa yaitu desain Neo Palladian, National Museum of Singapore merupakan salah satu deretan tempat wisata wajib kunjung saat liburan ke Singapura.

National Museum of Singapore merupakan museum tertua yang dimiliki Singapura. Di dalam museum ini pengunjungnya dapat belajar mengenai sejarah negara ini yang dimulai sejak tahun 1849. Selain itu, museum ini juga memiliki tema-tema setiap bulannya. Kebetulan saat kami berkunjung, tema yang diangkat adalah tentang Perang Dunia II. Yang mana sejarah tentang Perang Dunia II menjadi salah satu ketertarikan anak aku yang sulung. Tapi sayang, karena si bungsu sakit, kami pun harus berdamai dengan situasi dan tidak bisa berlama-lama mengunjungi museum ini. Hopefully, someday D1 and I can revisit this museum!

baca juga: Anti Panik saat anak sakit di tempat liburan

HOW TO GET THERE
Berangkat dari  Footprints Hostel, kami menuju stasiun MRT di stasiun Jalan Besar (DT22) menuju Bencoolen MRT Station dan keluar di sana. Dari stasiun MRT Bencoolen, kami berjalan sekitar 4 menit menuju National Museum of Singapore. Dan tibalah kami di National Museum of Singapore. 

INSIDE THE MUSEUM
Museum ini memiliki 4 (empat) lantai:



Level Basement biasanya digunakan untuk pameran dengan tema khusus, salah satunya seperti Perang Dunia II yang sedang berlangsung saat itu.


Untuk bisa memasuki museum di Level 1 yang berisikan tentang sejarah Singapura, pengunjung diharuskan masuk melalui pintu di Level 2. Ada baiknya bila kamu mengunjungi museum ini, kamu sebaiknya menjelajahi Level 2 terlebih dahulu. Kenapa? Karena di level 2 ini kamu bisa melihat Singapore Living Gallery yang di dalamnya seperti team lab Future Park Jakarta. Setelah puas menjelajah Level 2, barulah kamu memasuki pintu masuk menuju Singapore History Gallery.

Level 3 ada tertulis Canning Entrance, yep, ini merupakan salah satu jalan tembus menuju Fort Canning! Fort Canning sedang heits saat ini dan menjadi tempat incaran untuk berfoto!




National Museum of Singapore cocok banget untuk dikunjungi oleh keluarga bahkan bayi sekalipun karena fasilitas penyewaan stroller dan nursing room tersedia. Ada juga loker yang bisa kamu sewa kalau membawa koper dan lainnya. Selain itu, tersedia juga resto dan kafe yang makanannya cocok untuk anak. Ak juga memutuskan untuk makan siang di Food For Thought bersama keluarga. Nanti kapan-kapan aku review ya Food For Thought ini.

ADMISSION
Untuk warganegara dan permanent resident Singapura, tidak perlu membayar tiket. Sedangkan untuk non warganegara, begini harga masuknya:


Permanent Galleries

(All Level 1 & 2 Galleries and Glass Rotunda)
 Special Exhibition
An Old New World:
From the East Indies
to the Founding of Singapore,
1600–1800
 All Galleries
(Permanent &
Special Exhibition)
 Standard Adult  $15 $18 $26
Concession1
Senior (60 years and above)
Student2
Special Access3
  $10 $14 $19

Untuk informasi lebih lengkap, kamu bisa mengunjungi:
National Museum of Singapore
website: https://www.nationalmuseum.sg/
address: 93 Stamford Road, singapore 178897
IG: @natmuseum_sg
Open daily: 10AM-7PM

related articles

Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blog, IG, FB and Twitter.



Monday, 17 September 2018

We Met Jia Jia and Kai Kai


Masih ingat kan cerita anak bungsu aku yang mendadak demam saat tiba di bandara Changi? 
Setelah memutuskan beristirahat selama sisa hari pertama, keesokannya dia masih hangat suhu badannya tapi karena aku sudah membeli tiket wisata dari mbak Darling JJS jadi kami memutuskan berangkat dengan berbekal makanan dan obat-obatan.

Baca juga: SIN, the day!

Agenda hari kedua kami di Singapura sebenarnya cukup padat. 
Pagi hari kami akan berkunjung ke Singapore River Safari kemudian siang menuju sore kami akan berjalan-jalan di sekitar Chinatown apabila si bungsu sehat. Jadi kami membuat agenda kami fleksibel mengikuti kondisi kesehatan D2.

Sunday, 24 June 2018

[SIN] The Day!

Sabtu, 17 Maret 2018 akhirnya tiba, hari itu merupakan hari aku sekeluarga terbang ke Singapura (SIN) untuk liburan sekejap.

read more: Buat Paspor Tanpa Calo

Aku menggunakan maskapai penerbangan Jetstar yang didapatkan dari traveloka. Jangan tanya berapa harga tiket pesawat yang dibayarkan karena aku membeli tiket pesawat pp beserta dengan hostel (private room) selama 4D3N total seharga Rp8.266.594 untuk 4 orang dewasa dan 2 orang anak. Kalau dihitung murah juga ya, per orang hanya membayar Rp1.378.000 untuk tiket CGK-SIN pp beserta hostel 4D3N!

read more: Berburu Tiket Pesawat dan Akomodasi Murah

Jadwal pesawat boarding adalah jam 12:35, aku dan keluarga berangkat menuju Soekarno Hatta International Airport (SHIA), Cengkareng Terminal 2 (T2) pada jam 10:00. Sehari sebelumnya suami sudah memesan taksi Bluebird dan meminta armada Honda Mobilio karena jumlah penumpang dewasa sebanyak 4 orang dan 2 orang anak (umur 10 tahun dan 2 tahun) serta bagasi yang cukup banyak.

Monday, 11 June 2018

Anti Panik saat anak sakit di tempat liburan

Memiliki anak yang mudah diajak liburan memang menyenangkan. Darren, si sulung memang terbiasa menggunakan jalur darat dan udara sejak usianya belum satu tahun. Aku enggak pernah mengalami D1 mendadak sakit saat bepergian, pokoknya memori liburan kami indah sekali!

Maret lalu, kami sekeluarga liburan ke negara singa nyembur banyu. Persiapannya memakan waktu 4 tahun dengan menabung karena aku juga mengajak papi dan mami ikut serta.

read more: Liburan Pertama Kali Ke Singapura

Perjalanan pun lancar,  D2 tertidur saat pesawat take off. Ketika mendarat, mendadak tubuh D2 demam! Celakanya, aku enggak membawa obat penurun demam yang biasa dikonsumsinya. Yang aku bawa hanya minyak atsiri peppermint yang dapat digunakan untuk membantu meredakan demam. Aku pun berharap setelah diolesi minyak atsiri, demam D2 bisa turun sehingga kami bisa melanjutkan liburan.

Thursday, 3 July 2014

Negeri Singa Nyembur Banyu

Masih ingat cerita bagaimana saya merasa sangat gugup membayangkan bepergian ke luar negeri di sini?

Akhirnya hari itu tiba juga!

Setelah memilih dan memilah penerbangan yang jamnya sesuai dan ongkosnya murah di kantong, maka perjalanan ke negeri singa nyembur banyu kali ini saya memakai tiger airways (sayangnya saat blogpost ini tayang, tigerair mandala berhenti beroperasi).

Perjalanan kali ini saya sekeluarga bersama dengan mama mertua, adik ipar dan anaknya. Setelah satu jam lebih, kami tiba di Changi Airport.


Kesan pertama menjejakkan kaki ke negeri singa nyembur banyu ini adalah bersih dan serba teratur. 

Bersyukur kami memiliki sepupu, Agnes yang berdomisili di negeri ini sehingga dia bisa menjadi tour guide selama kami di sana.

Kami bergegas menuju tempat penjualan kartu EZ Link. 

Kenapa memilih EZ Link, kenapa tidak memilih Singapore Tourist Pass (STP)?
Kami memilih EZ Link karena waktu berkunjung yang sangat minim.
Itinerary kami adalah Soekarno Hatta- Changi Airport, Resort World Sentosa, hotel di China Town, besoknya kami langsung menuju Johor via darat :)



Jadi, EZ Link lebih hemat ketimbang STP. Kartu EZ Link seharga SGD12.00 per orang dan gratis untuk anak yang berumur dibawah enam tahun (tentunya petugas penjualan kartu EZ Link akan meminta paspor anak yang dimaksud) sedangkan STP seharga SGD20.00 per orang untuk satu hari.

Dari MRT Changi Airport, tibalah kami di Vivo City Mall. Selain mau menuju Resort World Sentosa, kami memutuskan untuk makan siang di Vivo City Mall.



Vivo City merupakan salah satu mal yang besar dan ramai!

Selesai makan siang, kami bergegas ke Harbour Front MRT Station yang letaknya satu bangunan dengan Vivo City dan bersiaplah untuk melihat antrian yang mengular. Walaupun antrian mengular dan banyak sekali namun gak ada tuh acara dorong-dorongan seperti yang kerap terjadi di Jakarta. Mungkin juga karena masyarakatnya yang sudah terbiasa untuk menunggu dan armada yang ada juga sudah terukur kapan akan tiba.

Hanya beberapa menit, kami sudah sampai di Resort World Sentosa. Tujuan kami bukanlah Universal Studio Singapore (USS) tetapi S.E.A Aquarium.

Menurut saya, untuk dapat menikmati USS yang begitu besar dan tematik lebih baik nanti saja saat anak-anak sudah lebih besar dan dapat menikmati wahana yang tersedia di sana :)

Sebelum masuk ke S.E.A Aqurium, kami foto-foto dulu di depan USS :)








Kami tiba di RWSS dengan membawa koper dan tas ransel. Jangan kuatir apabila Anda tidak bepergian dengan anak, Anda dapat menyewa loker yang tersedia di USS maupun Adventure Cove dan pastikan memiliki uang kecil untuk transaksi di mesinnya. Sedangkan kalau Anda membawa anak, ada baiknya meninggalkan koper Anda di hotel, biasanya check in hotel di SG mulai jam dua siang.

Penjelasan tentang S.E.A Aquarium akan hadir di blog saya yang lainnya.



Darren terkagum-kagum dengan akuarium yang sangat besar, isinya ikan pari raksasa berenang atau malah terbang melayang di dalamnya :D


Saking besarnya, akuarium itu dijadikan lattar untuk pertunjukkan boneka tentang melestarikan laut, kreatif sekali! Bersenang-senang sambil mengedukasi :)

Lelah? Sudah pasti!

Saya pun saking lelahnya sudah tidak mampu lagi untuk narsis berfoto-foto tapi memori tentang negeri ini akan selalu melekat di dalam ingatan :)


Saya merasa seperti di dalam film Deep Blue Sea :D


I really loves the interior of S.E.A Aquarium!

Setelahnya kami menuju Dragon Court hotel untuk beristirahat dengan kapasitas enam orang dewasa namun tanpa sarapan. Anda sudah bisa menebak kan di mana kami menginap? Ya, kami menginap di China Town! Tempat yang ramai dengan tawaran souvenir khas SG :)

Saya menyempatkan makan malam di sebuah rumah makan yang menyajikan makanan khas cina dan berburu souvenir untuk teman-teman kantor.

Niat hati ingin menjelajah lebih banyak namun kaki sudah meronta kesakitan :p

Di penghujung hari, Darren bilang kalau dia senang dan dia ingin Indonesia juga bisa maju seperti Singapura :)

Ini juga yang merupakan misi saya memperkenalkan dunia luar bagi Darren agar tak menjadi katak dalam tempurung, agar mampu menghargai orang lain yang berbeda dan agar dia semakin mencintai Indonesia :)

Mission accomplished ;)

Thank you universe! Thank you Agnes!


I'll comeback soon, I promise you, SG!

Perincian biaya yang keluar selama di SG bisa dibaca di sini