Monday, 10 April 2017

Lifebuoy ActivSilver Formula


Hello all, how are you?

Masih ingat kan ceritaku yang terpaksa harus menjalani Long Distance Love dengan pasangan?

Duh, sedih banget deh karena beberapa minggu lalu, suami dan ibu mertua sakit secara bersamaan dan aku ga bisa hadir 24 jam untuk merawat mereka.

Entah ya, kenapa aku merasa kalau kuman semakin kuat dibandingkan sewaktu dulu. Bahkan, rekan kerja aku juga ada yang anaknya harus dirawat di rumah sakit karena demam namun setelah dites darah masih belum terlihat jenis penyakit apa yang dideritanya, dokter hanya mengatakan bahwa ada virus saja.

Dan hal ini juga dibenarkan oleh Senior Brand Manager Lifebuoy PT Unilever Indonesia Tbk , Evan Rickyanto saat memperkenalkan  inovasi terbaru Lifebuoy ActivSilver Formula yang mampu memberikan perlindungan tubuh dari kuman yang berevolusi menjadi  semakin kuat.

“Fenomena evolusi  kuman yang  membuatnya semakin kuat meningkatkan kekhawatiran Ibu akan kesehatan keluarga. Sesuai survey yang dilakukan Lifebuoy, 7 dari 10 orang ibu setuju kuman yang kian beragam dan pertahanan  tubuh yang lemah adalah penyebab anak sering sakit dibandingkan ketika mereka kecil dulu,” kata Evan Rickyanto.

“Keadaan kuman yang semakin kuat disebabkan antara lain karena kemampuan kuman beradaptasi dengan lingkungan, penggunaan obat-obatan terutama antibiotik yang tidak pada tempatnya serta tingkat populasi dan migrasi manusia yang tinggi,” jelas Dr. dr. Ariani Dewi Widodo SpA(K).

Salah satu hal  yang menyebabkan  tubuh menjadi lebih rentan terserang penyakit adalah karena polusi dan gaya hidup yang tidak sehat.  Nah, bayangkan kondisi tubuh yang sudah rentan tersebut diserang oleh kuman yang semakin agresif menyerang pertahanan tubuh, akibatnya seseorang yang sakit sembuh lebih lama.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, tentunya pepatah ini benar adanya. Upaya pencegahan dari bentuk infeksi kuman apapun dimulai dari penerapan kebiasaan hidup sehat yaitu Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan mandi minimal dua kali sehari.

“Untuk mendukung keluarga Indonesia menerapkan kebiasaan hidup sehat, ilmuwan Lifebuoy berhasil menghadirkan inovasi dan terobosan terbaru  melalui Lifebuoy ActivSilver Formula yang mampu meningkatkan efektifitas dalam memberikan perlindungan terhadap infeksi kuman penyebab penyakit yang berevolusi semakin kuat. Lifebuoy dengan ActivSilver Formula telah teruji efektif terhadap berbagai jenis kuman termasuk kuman yang lebih kuat,” tambah Evan.


Tekologi Silver telah lama dikenal sebagai antibakteri yang efektif serta banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.  Contohnya, penggunaan silver pada alat kesehatan yang terbukti dapat mencegah bakteri menempel hingga 99,9%. Ada juga penerapan teknologi silver pada salep luka dan perban  yang dapat membantu  mengurangi berkembangnya bakteri pada luka.


Di dalam keluargaku, Lifebuoy memang sudah menjadi andalan untuk menjaga kebersihan tubuh dan tangan. Dengan adanya Lifebuoy ActivFormula,  aku percaya keluargaku terlindungi dengan efektif melalui CPTS dan mandi teratur minimal 2 kali sehari.


Terima kasih Lifebuoy! 

Saturday, 1 April 2017

Spring Summer Collection from Mothercare


Duuuh gemes ya liat foto-foto di atas yang merupakan koleksi terbaru dari Mothercare.


Jadi, dalam rangka memperkenalkan koleksi terbaru Spring Summer 2017, Mothercare mengkampanyekan #iwearmothercare yang diawali dengan koleksi Urban Farm (0-24 bulan) dan Western Pop (2-10 tahun).

Koleksi Urban Farm didesain untuk anak usia 0-24 bulan dengan warna cerah seperti merah, kuning, hijau, dan biru dengan gambar yang didominasi produk floral untuk anak perempuan dan tanaman untuk anak laki-laki.

Sementara, koleksi Western Pop didesain untuk anak usia 2-10 tahun dengan warna biru yang mendominasi serta gambar floral untuk anak perempuan dan tema petualangan untuk anak laki-laki.


"Kita banyak melihat anak-anak yang berpakaian dengan style  dan desain yang diperuntukkan untuk orang dewasa. Koleksi Mothercare didesain dan disesuaikan dengan usia anak serta terlihat fashionable juga tetap memperhatikan keamanan dan kenyamanan pemakainya." ujar Lina Paulina, VP Mothercare dan Early Learning Centre Indonesia.

Mas Abi selaku Marketing Manager Mothercare Indonesia menambahkan, "Keamanan dan kenyamanan produk Mothercare bisa terlihat dari tidak adanya label yang dijahit pada bagian leher untuk menghindari iritasi kulit, bebas dari penggunaan bahan nikel seperti kancing dan zipper yang dapat menimbulkan karat, serta pelindung tangan pada sleepsuit sehingga bayi terhindar dari luka cakarnya sendiri.

Kampanye #iwearmothercare ingin mengajak orangtua menjadi personal stylist bagi anaknya dan Mothercare menghadirkan Bimo Permadi selaku celebrity stylist untuk berbagi pengetahuan seputar mix and match baju anak sehingga dapat terlihat fashionable.


Tips pertama dari Bimo, "Jangan takut memadukan denim on denim. Pilih denim dengan warna berbeda maka akan terlihat stand out."

Sedangkan tips kedua, "Layering dengan koleksi Mothercare tetap akan membuat anak nyaman karena bahannya menyerap keringat."

Terakhir, manfaatkan penawaran 3 pack Mothercare yang bernilai ekonomis dan memperbanyak koleksi mix and match pakaian anak.

Nah, ternyata mudah dan menyenangkan menjadi personal stylist anak sendiri.

Untuk penawaran apa saja yang sedang berlangsung, langsung saja klik #iwearmothercare

Wednesday, 15 March 2017

Multi Language at Early Age, Why Not?

Kekhawatiranku menjelang D2 berusia hampir 18 bulan adalah kemampuannya berbicara.

Bila dibandingkan kakaknya D1 yang lebih fasih berbicara saat seusianya, D1 lebih dulu menguasai kata dan mampu berbicara dua suku kata dengan jelas.

Karena aku masih mengungsi sementara di rumah orangtuaku, kebanyakan orangtuaku menggunakan bahasa daerah untuk berkomunikasi dengan D2 sedangkan aku terkadang bahasa Indonesia dan Inggris. Hal ini membuat aku mengira-ngira apakah ada hubungannya keterlambatan bicara (speech delay) dengan penggunaan multi bahasa sehari-hari.

Pas banget, beberapa waktu lalu aku diundang untuk mengetahui lebih banyak mengenai "Multi Language at Early Age, Why Not?" bersama English First, fX Sudirman dengan narasumber Roslina Verauli, MPsi.

Menurut teori perkembangan berbahasa, Naom Chomsky mengatakan bahwa di dalam otak manusia sudah lebih dulu ada program "Language Acquisition Device (LAD) yang memungkinkan bayi melakukan "analisis dan memahami aturan dasar" bahasa yang mereka dengar.

"Bayi memiliki kapasitas bawaan menguasai bahasa. Bayi yang multilingual tidak mengalami keterlambatan bicara," jelas psikolog Vera melalui buku "Life With Two Languages" tulisan Francois Grosjen, PhD (1984).

Perkembangan berbahasa yang kompleks pada bayi membutuhkan 6 tahap dan 7 modalitas.

TAHAPAN PERKEMBANGAN
USIA
Self regulation and interest of the world
0-3 months old
Forming relationship and affective vocal synchrony
2-7 months old
Intentional 2-way communication
8-12 months old
First words: sharing meaning in gestures and words
12-18 months old
Words combinations- sharing experience symbolically
18-24 months old
Early disclosure-reciprocal symbolic interaction


7 Modalitas diantaranya,
  • Shared Attention. Dua orang berbagi fokus terhadap suatu obyek.
  • Affective Engagement. Keterlibatan afeksi diantara orangtua dan bayi.
  • Reciprocity. Proses, tingkah laku dan situasi  timbal balik antar individu.
  • Shared Intention. Orangtua dan bayi memiliki niat yang sama saat berinteraksi.
  • Shared Forms and Meaning. Berbagi arti dalam menyampaikan sesuatu hal.
  • Sensory Processing and Audition. Berbicara melibatkan proses sensori dan kemampuan mendengar.
  • Motor Planning. Kemampuan untuk merencanakan, memahami, dan mengeluarkan kalimat dengan benar dari awal sampai akhir.
Fungsi bicara pada manusia melibatkan kerjasama SSP area Broca (area motorik bicara) dan area berpikir seperti intepretasi bunyi, kemampuan verbal, memori, alur berpikir hingga aspek emosi dan sosial individu.

Keunggulan anak multilingual:
  • Kognitif. Anak multilingual memiliki performa IQ lebih baik dalam tes atensi, penalaran analitikal, pembentukan konsep, kemampuan verbal dan fleksibilitas berpikir.
  • Sosiokultural. Anak yang multilingual lebih handal dalam kesadaran metalinguistik seperti mendeteksi kesalahan dalam grammar, memahami arti dan aturan dalam percakapan untuk berespon sopan/relevan/informatif serta memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik.
  • Personal. Mereka yang multilingual memiliki kemampuan bersaing dalam memperoleh pekerjaan yang lebih baik.
Kapan saat yang tepat untuk mengajarkan anak multilingual, apakah mulai dari masa kanak-kanak awal atau setelah anak menguasai bahasa ibu?

Berdasarkan penelitian terbaru dari Thompson & Nelson dalam Laura E. Berk, 2012, perkembangan area berbahasa pada korteks otak manusia mencapai optimal saat tiga tahun pertama kehidupannya seperti gambar di bawah ini:


Lalu, bagaimana dengan anak yang sering berbicara dalam bahasa bercampur-campur?

Code switching atau language mixing BUKAN pertanda anak mengalami "bingung bahasa" melainkan bagian dari proses untuk menguasai kedua bahasa dengan baik. Seiring usia, kondisi ini akan hilang dengan sendirinya.

Peran orangtua amat penting karena memberikan kesempatan pada anak untuk mendengar, mempelajari dan menggunakan multi bahasa dalam kegiatan sehari-hari dan apresiasi positif dari orangtua juga penting.

Berbahasa merupakan perilaku sosial disamping "mesin biologis"(tubuh) dan kapasitas kognitif (otak) dibutuhkan "interaksi aktif" anak dengan "manusia hidup dan sekitarnya".

Pesan psikolog Vera, bayi dan anak yang berusia di bawah 30 bulan tidak disarankan untuk belajar dari televisi atau pun gadget lainnya.

Kebanyakan speech delay pada bayi terjadi karena menonton tv terlalu lama, lebih dari 2 jam per hari tanpa didampingi orangtua.

Pada kesempatan yang sama, Meta Fadjria selaku pengajar senior di English First (EF) menerangkan bahwa mengajarkan bahasa asing pada anak usia dini memerlukan metode dan program yang tepat serta tidak lepas dari pendampingan intensif orangtua.

EF memiliki program Small Stars untuk usia 3-6 tahun yang proses pembelajarannya berdasarkan metode EFEKTA System, di mana anak akan melalui tahapan Learn, Try, Apply kemudian Certify.

Pada tahapan Learn, anak mempelajari materi bahasa Inggris  melalui buku dan interaksi dengan guru yang profesional serta disesuaikan dengan perkembangan usia anak.

Small Stars mengedepankan unsur fun melalui tokoh kartun yang jenaka, kegiatan menarik, nyanyian, flash cards, cerita pendek sampai permainan yang membuat anak tidak stres dalam menyerap bahasa Inggris.

Sedangkan tahapan Try, anak senantiasa didorong untuk mencoba berbicara bahasa Inggris terhadap teman sekelas dan guru, belajar cara menulis huruf dan berani mengutarakan pendapatnya. Melalui proses i ni, anak secara tidak langsung dipersiapkan untuk menghadapi masa sekolah.

Sementara pada tahapan  Apply, anak mengaplikasikan apa yang mereka pelajari dalam keadaan nyata melalui kegiatan Life Club. Kegiatan ini bertujuan agar anak bisa berbahasa Inggris dalam konteks nyata.

Tahap akhir yaitu Certify, anak diberi apresiasi atas kesuksesan mereka menuntaskan tahapan dalam Small Stars.

"Kunci keberhasilan dalam mengajarkan anak untuk bisa menguasai bahasa asing sejak dini adalah dukungan dan konsistensi orangtua. Tugas kami (EF) hanyalah sebagai partner untuk mendampingi anak bersama dengan orangtua dalam menjalani proses pembelajaran bahasa asing melalui program-program yang EF miliki," jelas Meta.


Donna Agnesia selaku brand ambassador EF mengungkapkan pengalamannya, "Saya sebagai orangtua sering tidak punya cukup waktu untuk bisa mengajarkan anak-anak bahasa Inggris dengan intensif. Oleh sebab itu, saya membutuhkan partner yang dapat memberikan pembelajaran bahasa Inggris dengan metode belajar yang sesuai dengan harapan saya, " ungkap Donna.

Dengan begitu, hilang sudah kekhawatiranku tentang bingung bahasa dan speech delay pada D2, malahan aku akan mencoba mengajarkan bahasa Inggris lebih intensif mulai hari ini.

Thursday, 9 March 2017

[SYUKUR PAGI] Nikmat Sehat

Kalau dibaca dari judulnya, udah tau kan postingan kali ini tentang kesehatan.

Hello readers, how is your morning?

Udah lama banget nih ga update  tentang Syukur Pagi, artikel terakhir tentang Reward Yourself.

Kali ini aku mau cerita kalau aku baru aja sembuh dari sakit maag beberapa waktu lalu.

Mungkin karena tanpa saya sadari tubuh ini stres berkepanjangan sejak akhir Januari 2017 di mana perusahaan tempat aku bekerja hampir setahun belakangan ditutup karena tidak tercapainya target revenue untuk menutupi cost perusahaan.

Sedih sih kehilangan penghasilan utama setiap bulannya yang jumlahnya lumayan lah , tapi ya seperti yang Rene Suhardono bilang, "Your Job is Not Your Career", pekerjaan bisa hilang kapan saja tapi diri yang berdaya bisa melakukan apa saja tanpa embel-embel jabatan pada organisasi.

Akhirnya, tubuh ini protes dan aku terpaksa harus beristirahat. Perasaan aku udah makan teratur, bersih karena selalu bekal dari rumah tapi aneh koq bisa kena maag. Itu tandanya, kondisi psikologis lebih berpengaruh terhadap hidup seseorang dibandingkan psikis.

Sakit maag aku pun bisa dibilang cukup kronis, mulai dari (maaf) BAB tiada henti, demam hanya satu hari dengan suhu tertinggi 38,4 serta perut dan sendi sakit seperti terkena tipes.

Menyiksa banget karena aku jadi bener-bener istirahat supaya aku bisa cepet sembuh dan pulih. Selama itu pula aku ga bisa ngapa-ngapain padahal deadline tulisan lagi banyak-banyaknya!

Sekarang sih aku udah pulih dan bisa beraktifitas normal kembali sambil menyesuaikan hidup yang tadinya rutin setiap pagi ke kantor tapi sekarang kantornya di rumah. Aku juga belajar menerima keadaan dan mulai menikmati kerja dari rumah ini karena bisa ngeliat perkembangan anak tapi kalau dari segi finansial, mudah-mudahan cukup untuk bisa aku tabungin buat Dana Pendidikan D1 dan D2!

Diri ini juga belajar menggantungkan hidup, percaya dan pengharapan kepada Yang Empunya Hidup bahwa semua yang terjadi kepadaku ada di dalam rancangan terbaik dan Dia ga akan membiarkan aku terpuruk.

Tetap sehat dan tetap semangat ya!

Tuesday, 7 March 2017

Mickey and The Roadster Racers

Mickey Mouse, salah satu karakter Disney yang ceria dan bersemangat menjadi kegemaran anak-anak tanpa terkecuali saya.

Setelah memiliki dua orang putra, tentunya  Mickey Mouse juga menjadi salah satu pilihan tontonan untuk mereka melalui saluran Disney Junior.

Sabtu, 4 Maret 2017 bertempat di Honey & Me, Jl. Wijaya IX No. 4A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan diadakan screening serial animasi terbaru Disney Junior “Mickey and The Roadster Racers”.


Mickey Mouse dan teman-temannya, Minnie, Pluto, Donald, Daisy dan Goofy  akan membawa penontonnya yaitu anak-anak berusia 2 tahun-7 tahun berpetualang penuh aksi di arena balap yang ditayangkan untuk meningkatkan pengetahuan sosial dan emosional tentang nilai-nilai persahabatan, kerjasama, optimisme dan sportifitas.

Mickey dan teman-teman akan menggunakan mobil kesayangan mereka yang dapat berubah menjadi mobil balap dengan kemampuan yang unik untuk berpetualang mengelilingi kota Hot Dog Hills. Selain sibuk di arena balap, Minnie dan Daisy juga menjalankan bisnis baru mereka sebagai Happy Helpers yang siap membantu siapa saja yang mengalami kesulitan. 


Anak-anak bisa mengikuti keceriaan dan semangat Mickey and The Roadster Racers dengan mendapatkan surat izin Roadster Racers mereka sendiri. Caranya, mulai 13 Maret 2017, orang  tua dapat mengunggah foto buah hati mereka ke Fan Page Disney Junior Asia dengan menyertakan deskripsi dari karakter Roadster Racers favorit mereka. Kisah paling menarik berkesempatan dipilih untuk mendapatkan surat izin Roadster Racers dan akan ditampilkan di Disney Junior! Waaah, aku juga mau ikutan!

Nah, buat kalian yang berada di Malaysia, akan ada Disney Junior Mickey and The Roadster Racers  Carnival, roadshow dengan menggunakan truk bertemakan Roadster Racers yang berkeliling di tiga daerah utama yaitu
  • Kuala Lumpur 15-26 Maret 2017
  • Penang 29 Maret-4 April 2017
  • Kota Bahru 6-8 April 2017 

Di Disney Junior Mickey and The Roadster Racers  Carnival, anak-anak dapat mengendarai, berlomba dan bermain untuk mendapatkan surat izin Roadster Racers mereka. Selain itu, anak-anak juga berkesempatan untuk bertemu Mickey serta bersenang-senang bersama dalam kegiatan bertemakan perlombaan balap.

Nama-nama beken dibalik produksi  Mickey and The Roadster Racers seperti Rob LaDuca (produser eksekutif), Mark Seidenberg (wakil produser ekskutif dan koordinator penyunting acara) pastinya akan membuat serial ini layak dinikmati seluruh anggota keluarga.

Serial ini juga akan menghadirkan tokoh papan atas yang menjadi bintang tamu, diantaranya pembawa acara Jay Leno (Billy Beagle), aktor  Tim Gunn (Robbie Roberts), chef  Gordon Ramsay (Chef Oxle), pembalap Nascar Jimmie Johnson (Jiminy Johnson) dan Danica Patrick (Dannie Sue).

Saksikan tayangan perdana Mickey and The Roadster Racers pada Jumat, 24 Maret 2017 di Disney Junior Asia Tenggara jam 07.00!


Selamat menonton!

Thursday, 2 March 2017

What you expect to eat when you are expecting

“Wah, selamat ya atas kehamilannya, makan yang banyak…kan yang makan sekarang dua orang”

“Lagi hamil ga boleh makan durian atau nanas lho!”

Kalimat-kalimat di atas tentu saja sering didengar oleh urban mama yang sedang hamil dan tidak jarang membuat  urban mama bingung serta kuatir.

Untuk menjawab semua kebingungan dan kekuatiran urban mama yang sedang hamil, TUM Luncheon yang berlangsung pada Sabtu, 4 Februari 2017 bertempat di DLAB, Menteng menghadirkan dr. Boy Abidin, SPOG yang berbagi pengetahuan seputar gizi dan nutrisi pada ibu hamil, dr. Merry dari Cordlife Indonesia yang berbagi pengetahuan mengenai tali pusat serta demo masak camilan sehat bersama Sandra dari Hello Sunshines.

Gizi dan Nutrisi Ibu Hamil
Menurut dr. Boy Abidin, SpOG, gizi dan nutrisi pada ibu hamil sebaiknya dimulai sejak seorang perempuan mulai dewasa yang ditandai dengan pertama kali menstruasi. Sejak saat itulah, seorang perempuan sudah siap menjadi seorang calon ibu karena organ reproduksinya telah siap. 

Nutrisi dan gizi pada ibu hamil yang baik penting untuk jangka pendek dalam perkembangan dan pertumbuhan otak janin, masa otot serta komposisi tubuh, metabolisme tubuh seperti enzim dan hormone. Sedangkan untuk jangka panjang, nutrisi dan gizi pada ibu hamil berperan untuk menunjang fungsi kognitif saat bersekolah formal, imunitas tubuh   dan menghindarkan tubuh dari obesitas, penuaan dini, penyakit kronis seperti diabetes, jantung, tekanan darah tinggi, kanker serta stroke.

Makanan yang dikonsumsi ibu hamil tidak serta merta langsung juga dikonsumsi oleh janin. Hal ini dikarenakan fungsi plasenta yang menyaring semua kebutuhan nutrisi janin sehingga hanya nutrisi terbaik yang diperlukan bayi saja yang terserap oleh tali pusat bayi.  Namun bukan berarti dengan adanya fungsi kerja plasenta ini urban mama yang sedang hamil  jadi makan sembarangan ya!

Seorang perempuan yang dinyatakan hamil sebaiknya segera mengkonsumsi asam folat dan zat besi. Asam folat sangatlah penting untuk mencegah cacat pada janin seperti Neural Tube Defect, Anencephalus ataupun Spina Bifida.

Bagi ibu hamil, konsumsilah makanan dengan nutrisi yang lengkap dan seimbang, perbanyak sayur dan buah kemudian dilengkapi dengan karbohidrat, protein, lemak secukupnya serta konsumsi air 2-3 liter per hari. Dengan nutrisi yang lengkap dan seimbang, urban mama yang sedang hamil akan terhindar dari kenaikan berat badan yang  berlebihan.

Idealnya kenaikan berat badan bagi ibu hamil adalah 10-15kg dengan asumsi trimester pertama kenaikan @1kg, trimester kedua dan ketiga @2kg.

Urban mama yang sedang hamil tentu saja diperbolehkan memakan makanan seperti durian atau nanas. Pilih durian yang masih segar dan belum beralkohol sedangkan bagi ibu hamil yang tidak memiliki asam lambung boleh saja mengkonsumsi nanas secukupnya.

Sebaiknya urban mama yang sedang hamil menghindari alcohol, kopi dan rokok. Ini juga berlaku bagi urban papa yang masih merokok baik rokok konvensional ataupun elektrik. Sisa asap yang menempel di baju urban papa dapat terhirup urban mama sebagai perokok pasif yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin. Jadi, urban papa biasakan untuk mandi bersih serta keramas saat akan berdekatan dengan  urban mama yang sedang hamil.

Keajaiban sel punca
Tali pusat adalah tali penghubung dari plasenta ke janin yang memungkinkan darah membawa oksigen dan nutrisi kepada janin dalam kandungan. Biasanya, sesaat bayi lahir, tali pusat akan dipotong  dan dibuang atau dikubur bersama dengan plasenta.

Darah tali pusat adalah sumber yang kaya akan sel punca atau disebut sebagai Hematopoetic stem cell (HSC) yang berperan untuk mengisi darah dan meregenerasi sistem kekebalan tubuh. 

Dengan kemampuan sel punca yang unik, sel ini dapat dipergunakan sebagai pengobatan standar untuk lebih dari 85 jenis penyakit. 


Sel punca dapat ditemukan di sumsum tulang maupun darah tepi, namun sel punca darah tali pusat lebih mudah untuk diambil dan digunakan apabila diperlukan. 

“Sebagai orangtua, tentunya kita ingin melindungi anak kita. Dengan menyimpan sel punca sekarang, kita memberikan anak dan keluarga kita pilihan terapi medis yang lebih banyak di masa mendatang,” jelas dr. Merry.

Informasi lebih lanjut mengenai bank tali pusat, silakan mengunjungi Cordlife Indonesia 

Selanjutnya acara TUM Luncheon dilanjutkan dengan demo membuat organic healthy snacks bersama Sandra dari Hello Sunshines yang juga mengakhiri TUM Luncheon pada hari itu.

*artikel ini pernah tayang di The Urban Mama

Thursday, 23 February 2017

Time to Play and Learn with ELC Indonesia

Anak dan bermain adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan bahkan tujuh tahun pertama dalam kehidupan seorang anak diisi dengan bermain.

Menurut dr. Markus Danusantoso, SpA,"Bermain merupakan sarana belajar yang bertujuan menambah pengalaman anak."

Beberapa hal positif perlunya anak bermain:
  • Meningkatkan fungsi dan ketajaman panca indera, tahapan perkembangan, mental dan emosi.
  • Merangsang perkembangan sistem saraf dan kecerdasan.
  • Membantu mengenai lingkungan sekitar.
  • Melatih agar anak lebih mandiri, mengendalikan emosi dan berinteraksi dengan orang lain.

Wah, ternyata banyak sekali manfaat bermain pada anak sehingga orang tua termasuk saya harus bijak memilih mainan bagi anak.

Untuk memilih mainan bagi anak, dr. Markus Danusantoso, SpA memberikan tips:
  • tidak berbahaya dan terbuat dari bahan bermutu
  • sesuai usia bayi dan anak
  • menarik dan menyenangkan
  • memiliki nilai belajar
  • sederhana (tidak rumit) dan harga pantas


Pada 25 Januari 2017, bertempat di Penang Bistro, Grand Indonesia, Jakarta, Early Learning Centre (ELC) meluncurkan kampanye "Time to Play and Learn" dengan mengutamakan konsep belajar sambil bermain.

Dalam kampanye tersebut, ELC merekomendasikan koleksi Discovery Zone yang didesain khusus untuk membantu anak menjelajahi hal baru dengan cara yang menyenangkan.

Lina Paulina selaku Vice President ELC Indonesia menerangkan bahwa, "Koleksi Discovery Zone disesuaikan untuk anak usia 0 hingga 18 bulan, di mana pada tahap awal perkembangan inilah panca indera anak dirangsang secara optimal."

Koleksi Discovery Zone mendukung perkembangan anak seperti tabel di bawah ini:

JENIS MAINAN
KATEGORI UMUR
ASPEK PERKEMBANGAN
Blossom Farm Snuggle Playmat
mulai 0 bulan
Memegang, memutar. Melatih jari tangan. Melatih konsentrasi. Mengenal berbagai jenis tekstur, bentuk, permukaan, warna.  Mengenal konsep “sebab akibat”
Light and Sound Buggy Driver
mulai 3 bulan
Memegang, memutar. Melatih jari tangan. Melatih konsentrasi. Mengenal bunyi.  Mengenal konsep “sebab akibat”
Wobble Toddle Ride On
mulai 9 bulan
Berjalan, mendorong, duduk, jongkok. Melatih Jari tangan. Memasukkan, memutar.
Whizz World Lights and Sounds
mulai 12 bulan
Koordinasi mata-jari tangan. Memegang, memutar, menekan. Melatih berdiri, jongkok. Keseimbangan, merambat. Melatih memori dan konsentrasi. Mengenal urutan aktivitas. Berbagi peran main bersama.
Activity Table
mulai 18 bulan
Koordinasi mata-jari tangan. Memegang, memutar, menekan. Melatih berdiri, jongkok. Keseimbangan, merambat. Melatih memori dan konsentrasi. Mengenal urutan aktivitas. Berbagi peran main bersama.

Biasanya aku juga memilih mainan untuk si kecil yang sesuai dengan tumbuh kembangnya seperti tabel di bawah ini:


Dre (17 bulan), saat ini dalam fase berjalan, mencoret-coret, berbicara 2 kata dan minum dari gelas sehingga aku memilih Shape Sorting House yang cocok untuk bayi mulai usia 6 bulan. 


Dengan Shape Sorting House, anak dibantu untuk:
  • Belajar mernagkak
  • Koordinasi mata-tangan untuk masuk-dorong mainan
  • Melatih jari tangan
  • Mengenal bentuk benda sesuai tempatnya
  • Konsep "benda hilang dan ada kembali" (object permanence)
  • Melatuh akurasi-presisi
  • Berbagi peran main bersama

Semakin banyak variasi mainan akan semakin meningkatkan perkembangan, pengalaman dan kecerdasan anak. Variasi mainan yang melibatkan peran orang lain akan meningkatkan interaksi sosial dan kerjasama yang harmonis sebagai dasar untuk hidup bermasyarakat yang baik.

Terima kasih ELC yang selalu menyediakan mainan anak berkualitas dengan konsep pertumbuhan karakter anak, dari semenjak lahir hingga usia 8 tahun.

Sunday, 12 February 2017

Long Distance Love


Sepuluh.


Dua bulan yang lalu saya memasuki usia pernikahan yang ke-10 tahun, usia pernikahan yang tidak sebentar tapi juga belum termasuk usia perkawinan yang “hebat”.

Tentunya banyak sekali hal yang saya dan suami alami selama perjalanan pernikahan kami, senang-sedih, sehat-sakit, mudah-sulit, bertengkar-mesra dan masih banyak lainnya.

Saya tidak pernah membayangkan bagaimana saya akan bisa mengalami Long Distance Love (LDL) bersama pasangan saya.

Bertahun-tahun kami menikah tidak pernah kami jauh berjarak, namun sudah sekitar 3 bulan ini kami LDL dikarenakan penataan rumah setelah renovasi yang belum rampung dan jarak menuju kantor tempat saya bekerja yang lebih dekat ditempuh dari rumah orangtua saya ketimbang rumah mertua, ya, kami masih menumpang dengan mertua.

Dulu, saat tengah malam, saya terbantu dengan Abank yang menggantikan popok Dre sementara saya menyusuinya.

Kini, saya harus mencari cara agar mengganti popok dan menyusui jalan bersamaan sehingga Dre tidak perlu terbangun dan sulit tertidur lagi… rasanya tentu saja lelah dan sedih tapi hanya ini opsi yang kami miliki untuk sementara waktu.

Ternyata, tinggal berjauhan tidaklah mudah dan saya salut dengan pasangan yang memutuskan untuk menjalani LDL karena satu dan lain hal.

Selama ini, kehadiran pasangan di samping saya terasa penting… sekarang, saya hanya bisa bersyukur kalau beberapa hari sekali kami masih bisa bertemu.

Biasanya kami bertemu saat makan siang atau menyempatkan untuk memiliki quality time berdua saja tanpa anak-anak.

Seberapa jauh jarak yang membentang, hubungan cinta dengan pasangan harus dipelihara.

Let's grow old together, don't grow apart!

*artikel ini pernah tayang di The Urban Mama

Monday, 23 January 2017

Bayi Yang Aktif Bergerak

Dalam rangka memperingati Hari Ibu pada Desember 2016 lalu, aku diundang The Urban Mama dan Pampers Indonesia untuk menghadiri #TUMNgopiCantik dengan tema "Aktif Bergerak Pakai Pampers"

Aku masih inget undangan event Pampers pertama kali pada tahun 2015, sebulan setelah aku melahirkan Xiao Dre yang berguna banget dan akhirnya keterusan sampai sekarang #PakaiPampers buat Xiao Dre.

Tentu saja sebagai seorang ibu, tumbuh kembang bayi merupakan hal yang utama, rasanya menggembirakan sekali kalau Xiao Dre sudah bisa berjalan setelah berusia satu tahun lebih, sudah mengerti pertanyaan mendasar seperti "Dre mau mamam (makan)?" dan terlalu banyak momen istimewa yang membahagiakan.

#TUMNgopiCantik kali ini menghadirkan Febrina Herlambang (Senior Communication Manager P&G),  Feni, salah satu urban mama dan dr. Catherine M. Sambo, SpA yang akrab dipanggil dr. Mayung.


Menurut dr. Mayung,SpA, pertumbuhan dan perkembangan anak berlangsung pesat pada 3 tahun pertama kehidupannya yang sering disebut golden years.

Agar tumbuh kembang anak maksimal, ada 3 kebutuhan dasar yang harus terpenuhi dengan seimbang yaitu:
  • Asuh: nutrisi, pakaian, imunisasi, perumahan, kebersihan diri
  • Asih: rasa aman dan nyaman, kasih sayang, harga diri, kebebasan, kebutuhan akan rasa sukses
  • Asah: stimulasi, keluarga, sekolah, masyarakat
"Setiap pengalaman yang dirasakan oleh si kecil akan memberikan input sensori yang menjadi bekal perkembangan kecerdasan dan kreatifitas di masa depan. Stimulasi dini pada bayi yang dimulai dari kesehatan kulit untuk mendukung tumbuh kembang anak yang optimal. Kebersihan dan kenyamanan juga merupakan aspek yang penting untuk diperhatikan dalam menjaga kesehatan kulit bayi sehingga kelembutan kulitnya tetap terjaga" lanjut dr. Mayung, SpA.

Kenapa kelembutan merupakan salah satu faktor penting dalam pertumbuhan bayi?

Memperhatikan kesehatan kulit si kecil merupakan langkah awal untuk mendukung tumbuh kembang optimal karena saat mereka terhindar dari penyakit, mendapatan stimulasi dini yang tepat dengan bebas bergerak secara aktif serta memiliki waktu istirahat yang berkualitas.

Struktur kulit bayi umur 0-2tahun sangat tipis karena ikatan antar selnya masih lemah dan halus serta memiliki pigmen yang lebih sedikit sehingga belum mampu mengatur temperatur seperti halnya anak anak dengan usia yang lebih tua atau orang dewasa.

Selain itu, kenyamanan pada kulit bayi juga dapat membantu mereka untuk tertidur pulas dan efektif, sehingga mendapatkan istirahat yang berkualitas dan tidak sering terbangun karena merasa sesak atau pun tidak nyaman.

Tips dari dr. Mayung, SpA untuk membantu ibu menggantikan popok bayi buat si kecil yang tentunya memerlukan kesabaran dan keterampilan tersendiri:
  • Ajak anak bermain. Berikan aktivitas menarik saat mengganti popok, misalnya mengajak si kecil bernyanyi agar perhatiannya teralihkan. Coba juga untuk menaruh mainan kesukaan si kecil di mulut agar si kecil berusaha meraih mainan tersebut. 
  • Menggoda si kecil. Ibu dapat menggerakkan jadi di atas perut dan kaki agar si kecil merasa senang sehingga ibu mudah menggantikan popoknya. 
  • Wajah lucu. Menghibur bayi dengan cara menghadirkan mimik wajah yang lucu sangat membantu untuk memudahkan.

Bicara soal tidur berkualitas tentu saja berhubungan dengan popok yang dipakai si kecil dan aku memilih Pampers semenjak Xiao Dre lahir.

"Pampers telah berkomitmen untuk hadir dalam setiap perjalanan tumbuh kembang si kecil. Pampers sangat memahami pentingnya kualitas popok sekali pakai bagi kesehatan kulit bayi. Popok yang berkualitas baik dapat membuat si kecil merasa nyaman saat tidur atau melakukan aktivitas lainnya," ujar Febrina Herlambang.


Pada kesempatan itu, Pampers Indonesia memperkenalkan Pampers Premium Care Pants, popok bayi untuk si kecil yang aktif dilengkapi dengan lotion dan perawatan kulit terbaik untuk membuat kulit bayi tetap lembut dan membantu bayi tetap nyaman untuk menjelajahi dunianya.

Berikut 5 keunggulan Pampers Premium Care Pants:


Pamper Premium Care Pants juga dilengkapi dengan urine indicator  yang akan berubah warna menjadi biru saat popok sudah penuh, jadi ibu tahu kapan perlu mengganti popok bayi. Tambahan juga ada roll tape yang dapat digunakan untuk membuang popok lebih ringkas.


Pengalaman yang sama dalam memilih popok terbaik bagi si kecil juga dirasakan oleh Feni, ibu dari Kami dan Yaya. 

Menurutnya, orangtua harus selalu belajar dengan baik tentang perkembangan anak sesuai dengan usia perkembangannya serta tidak membatasi aktivitas si kecil baik di dalam maupun luar ruang. 

Tips dari Feni dalam mendukung agar bayi aktif bergerak:
  • Memilih popok yang dapat membuat anak nyaman untuk mendukung kegiatannya tetap aktif bergerak
  • Pakai popok yang tahan hingga 12 jam sehingga bayi dapat tidur nyenyak, dan proses tumbuh kembang bayi tidak terganggu
  • Penting untuk  menemani bayi bermain dan pastikan popoknya fleksibel sehingga si kecil bebas bergerak dan tidak terganggu aktivitasnya
  • Sebagai orangtua, kita harus menikmati setiap momen dengan si kecil karena masa tumbuh kembang anak hanya terjadi sekali seumur hidup dan tidak dapat diulang, jadi pastikan selalu untuk memberi yang terbaik.