Monday, 11 December 2017

Sentuhan Ibu

Kalau aku ditanya "Apa sih rasanya menjadi seorang ibu?"

Aku akan menjawab bahwa menjadi seorang ibu memang merupakan kehormatan tapi juga bukan hal yang mudah. Menjadi seorang ibu artinya harus siap berkorban mulai dari jam tidur yang akan berkurang drastis, puting lecet, berat badan yang tidak kunjung turun, stretchmark  di mana-mana sampai selalu belajar untuk mendidik anak-anak.

Dari semua hal yang aku sebutkan tadi, ada saat di mana terkadang aku ingin berhenti sejenak mengenakan jubah yang bertuliskan ibu. Tapi pada minggu lalu, aku jadi malu kalau harus berhadapan dengan seorang ibu yang istimewa dengan kasih yang luar biasa. Ibu itu bernama Yola Tsagia, yang memiliki anak yang istimewa bernama Odilia Queen Lyla yang kerap disapa Odil.



Kenapa istimewa?

Here is the story

9 tahun lalu saat melahirkan Odil, tidak pernah terbayangkan kalau putrinya yang cantik ini memiliki penyakit yang langka. Barulah setelah Odil berumur 6 tahun, dia baru mengetahui bahwa putrinya mengalami Treacher Collins Syndrome (TCS).

TCS merupakan kondisi langka yang disebabkan oleh kelainan genetika yag dibawa sejak lahir. Penyebabnya adalah adanya gen TCOF1 yang rusak. Hanya 40% kasus bersifat Autosomal Dominan di mana cukup diperlukan 1 orang tua yang mewariskan. Sisanya 60% kasus bersifat de novo artinya mutasi terjadi dengan sendirinya dan bisa terjadi kepada siapa saja.

Kelainan langka ini merusak susunan tulang di area kepala. Manifestasinya, bentuk kepala menjadi kecil, tidak memiliki tulang pipi, kelopak mata terkulai, rahang tidak berkembang, dan tulang-tulang telinga tengah tidak terbentuk. Kondisi ini membuat Odil mengalami kesulitan bernafas, kehilangan pendengaran hingga keterlambatan tumbuh kembang lainnya.

Pernah saat Odil sesak napas dan diberi obat antibiotik untuk TBC bahkan sempat divonis ADHD karena ketidaktahuan tenaga medis atas kelainan langka ini. Sebagai ibu, awalnya Yola denial, marah, hampir tidak bisa menerima kenapa bisa Odil yang mengalaminya. Tapi lambat laun, Yola bangkit dan berusaha mencari tahu lebih banyak mengenai TCS. Dari hasil pencariannya, Yola bertemu dengan dua orang ibu yang juga memiliki anak dengan kelainan langka sehingga mereka bersama sepakat membuat komunitas Indonesia Rare Disorders (IRD).

IRD terbentuk pada 24 September 2015 yang bertujuan untuk memberikan dukungan bagi penyandang maupun keluarga dengan rare disorders/ kelainan langka. IRD juga berupaya untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelainan langka melalui pemberian informasi, kerjasama, advokasi, serta pengadaan kegiatan. Harapan dengan adanya IRD, ada awareness dari masyarakat mengenai dengan kasus anak-anak dengan penyakit kelainan langka, begitu juga dengan tenaga medis. Anak-anak dengan kelainan langka juga punya hak yang sama seperti anak normal lainnya. Hak untuk memperoleh pelayanan medis karena kapan saja, kalau terjadi... ya anak-anak dengan kelainan langka ini bisa meninggal karena gagal napas.

Menurut psikolog Anggiastri Hanantyasari, wajar apabila para ibu dengan anak berkebutuhan khusus pasti akan lebih dulu mengalami fase denial dan marah. Oleh sebab itu ibu perlu calm down dan berdamai dengan diri sendiri agar siap menghadapi tantangan bersama dengan buah hati. Dan ada cara sederhana untuk membantu anak-anak dengan kebutuhan khusus ini hanya dengan menggunakan sentuhan ibu.


Sentuhan ibu terhadap buah hatinya dapat mempengaruhi respon di otak sehingga membuat nyaman, membantu perkembangan otak dan mental anak. Kehangatan sentuhan ibu memberikan kehangatan dunia kepada anak serta meningkatkan kemampuan anak mengeluarkan potensi dirinya seperti Yola yang mampu menemani Odil berprestasi di beberapa bidang.

Informasi lebih lanjut:

Indonesia Rare Disorders 
Langka | Nyata  | Berdaya

Website: www.inarare.org
Fanpage: https://www.facebook.com/IdRareDisorders
Email: indonesiararedisorders@yahoo.co.id
Handphone: +6256 1125261/ +6212 85963586

Sunday, 3 December 2017

Berkunjung ke Jakarta Aquarium



Juli lalu saat aku menikmati me time di salah satu mal di Jakarta, aku teringat akan sebuah tempat wisata baru tepat di sebelah mal yang sedang kukunjungi. 

read more: Mahkota Baru

Anak sulungku, Darren pernah mengatakan kalau ada akuarium yang baru di buka di dalam mal tersebut. Karena penasaran, aku pun akhirnya menuju akuarium tersebut sembari menunggu suami tiba menjemput.

 read more: Pesona S.E.A Aquarium

Dan saat tiba di sana, aku memang terkesima dengan konsep akuarium di dalam mal. Sejak kecil, hampir setiap bulan aku mengunjungi Ancol bersama kedua orangtuaku dan menyaksikan pertunjukan lumba-lumba. Bahkan aku pernah bercita-cita menjadi marine biologist. Aku berjanji pada diri sendiri kalau akan mengajak keluarga kecilku untuk menikmati Jakarta Aquarium suatu hari nanti.


Jakarta Aquarium merupakan destinasi baru rekreasi keluarga persembahan dari Taman Safari Indonesia (TSI) berkolaborasi dengan Aquaria Sdn.Bhd. Akuarium ini didirikan untuk menjawab tantangan Presiden Jokowi yang bertanya kepada salah satu perwakilan TSI yang ikut berkunjung ke beberapa negara di Asia Tenggara yang memiliki akuarium seperti itu.


Tempat wisata ini terdiri atas 2 bagian, Upper Level dan Lower Level.

Di Upper Level kita akan mendapati Entrance (pintu masuk) dengan desain di mana kita bisa berfoto ria. Sesaat setelah masuk ke dalam Jakarta Akuarium, kita akan menemukan area Diving Deep – Island and Habitat of Indonesia – Nurseries of The Sea.

 

Pada area Nurseries of The Sea, aku menemukan binatang darat. Ternyata, selain sebagai akuarium, Jakarta Aquarium juga merupakan taman satwa yang artinya memiliki satwa koleksi yang dilindungi maupun yang tidak. Taman satwa juga artinya memiliki sarana pemeliharaan, perawatan, pengembangbiakan satwa serta dokter hewan yang siaga 24 jam untuk memeastikan kondisi kesehatan satwa di Jakarta Aquarium. Gak lupa juga ada Otter Tunnel yang membuat anak-anak masuk dan ga mau keluar dalam waktu singkat.

Beranjak dari Upper level, kita akan menemukan Lower Level yang memiliki luas sebesar dua kali area Upper Level. Memasuki Lower Level kita akan disambut akuarium yang berada di tengah (Stairwell). Jangan lupa untuk mengabadikan seolah-olah kita sedang berada di dalam akuarium pada area Swirls and Jewels.

Kesenangan bertambah saat pengunjung dapat menyentuh binatang laut pada area Touch and Find dengan mencuci tangan terlebih dahulu di tempat yang telah disediakan.  Kita juga dapat melihat kecantikan ubur-ubur dalam berbagai jenis di Jellyfish Magic.

Setelah melewati berbagai area lagi di Lower Level, kita akan sampai di akurium terbesar (Southern Sea Gallery) di mana kita dapat menyaksikan ikan pari besar berenang bersama hiu dengan ditemani ikan-ikan lainnya. Yang menarik lagi, kita bisa menyaksikan pertunjukan yang diangkat dari kisah rakyat Indonesia yang dimainkan di dalam akuarium ini.


Terakhir, sempatkan untuk membawa anak-anak mewarnai binatang laut favoritnya dan menayangkannya secara virtual.

Urban mama dapat menikmati Jakarta Aquarium dengan membayar tiket sebesar mulai dari Rp175.000-Rp225.000 dan gratis untuk anak di bawah umur 2 tahun.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Jakarta Aquarium
Neo Soho @Podomoro City
Floor LG 101 – LGM 101
Jl. Letjen S. Parman Kav. 28, Jakarta 11470
T: 021-29209072
www.jakarta-aquarium.com 

Monday, 20 November 2017

THE CHILDREN'S PLACE

Punya dua anak bujang bagi aku persoalan gampang-gampang susah untuk mencari pakaian yang nyaman tapi tetap fashionable. Memang sih pakaian anak laki-laki hanya kemeja, kaos, celana... tapi kalau bisa mix and match yang okeh bisa keliatan keren lho!

Sabtu lalu, saat badan ini udah merasa agak baikan dari sakit tenggorokan selama lebih dari 2 minggu, aku menghadiri peluncuran The Children's Place, peritel busana anak terbesar di Amerika. The Children's Place membuka tokonya di 3rd floor Plaza Indonesia, Jakarta dan secara serentak juga dibuka di Gandaria City - Lippo Puri Mal - Paskal 23 Bandung - Pakuwon Mal Surabaya.

THE CHILDREN'S PLACE, 3rd Floor Plaza Indonesia

Ada apa aja sih di The Children's Place?

The Children's Place menyediakan pilihan fashion from head to toe anak mulai dari bayi hingga anak umur 14 tahun dengan harga terbaik. Koleksinya terdiri mulai dari denim, jegging, kaus bergambar, terusan, sepatu hingga aksesoris melengkapi penampilan anak untuk segala acara baik santai maupun formal.
Babies Collection
Pre teen collection

Girls Collection

Boys Collection



We are excited to bring The Children’s Place brand to the Indonesia market.  We have worked diligently to ensure a great brand experience for our customers and are confident that the value-fashion strategy will win the heart of Indonesian customer.” ujar Vinesh Juneja selaku penasihat untuk PT FAR Utama Indonesia (pemegang merek The Children's Place) di Indonesia.
Vishesh Juneja pada launching THE CHILDREN'S PLACE di Plaza Indonesia

Hadir pula beberapa celebrity mom  yang tertangkap kamera ponsel aku 
Revalina S Temat bersama keluarga kecilnya


Titi Kamal dengan Juna

Jane Elfers, President dan CEO The Children's Place, berkata, “We are excited to be partnering with Mr. JS Gill,  he has a proven track record of operating successful brands in South East Asia.  We are making significant strides in our International business, and we remain focused on providing great fashion and value for children around the world.”

Aku pun berkeliling toko dan menemukan berbagai koleksi yang cocok untuk Darren dan Dre. Apalagi ditambah dengan suguhan fashion show dari model cilik yang menggemaskan!



Gimana? Koleksinya gemesin banget ya?! Bikin aku pulang nenteng kantong belanjaan untuk pakaian Natal nanti *HAHAHAHA*

Akhirnya aku pulang dengan hati senang karena ada pilihan untuk pakaian anak-anak dengan harga terjangkau di THE CHILDREN'S PLACE!

For more information:
IG:  @childrensplaceindo

Wednesday, 8 November 2017

Dongeng Ajaib dari Para Pemimpi

Dongeng sebelum tidur….
Ceritakan yang indah, biar ku terlelap…
Dongeng sebelum tidur…
Mimpikan diriku, mimpikan yang indah…

Lirik di atas merupakan lagu yang berjudul “Dongeng”, dibawakan oleh sebuah grup musisi kakak beradik yang bernamakan Wayang.

Waktu masih lajang, aku memang sudah menaruh minat terhadap pendidikan anak melalui bercerita. Minatku ini bisa tersalurkan saat ikut menemani pacar pada saat itu menjadi seorang guru Sekolah Minggu. Aku ingat pernah berkeliling Sekolah Minggu di Jakarta untuk melakukan puppet show. Mungkin, ini juga salah satu alasanku memilih si dia sebagai pasangan hidup sekarang.

Dan, terbukti semenjak kami memiliki anak pertama, abank, panggilan sayangku terhadap suami sangat terlibat dalam setiap tumbuh kembang Darren.

Kami mulai memperkenalkan bercerita kepada si sulung sedini mungkin melalui buku bergambar. Awalnya memang sulit untuk membuat si bayi kecil ini fokus terhadap apa yang kami lakukan. Namun lambat laun, dia mulai tertarik dan selalu meminta untuk dibacakan buku cerita favoritnya.


Pernah ada masa di mana Darren merasa bosan dengan cerita yang sama. Aku pun mencoba untuk berdongeng dengan bermodalkan cerita buatan sendiri dan boneka tangan hadiah dari pembelian popok sekali pakai. Ternyata dia semakin tertarik dengan cerita yang aku bawakan melalui dongeng.

Awalnya aku hanya sebatas tahu bahwa mendongeng lebih baik daripada membiarkan anak diasuh oleh gadget. Pada kenyataannya, melalui dongeng, anak-anak mengasah kemampuan berimajinasi.

Menurut pendidik dan pendiri Yayasan Rangkul Keluarga Kita, Najelaa Shihab, “Dengan kesempatan berimajinasi, anak terus menumbuhkan kemerdekaan belajarnya. Kemampuan ini mengembangkan kreativitas anak dan mendorongnya untuk belajar efektif dan menjadi cerdas di masa depan.”

Hal ini pula yang membuat Ariyo Faridh Zidni membentuk komunitas dongeng yang bernamakan Ayo Dongeng Indonesia (ayoDI). Ariyo bermimpi akan Indonesia yang memiliki anak-anak yang cerdas, gemar belajar dan membaca. Dongeng atau cerita bisa “membawa” anak ke mana saja melalui imajinasinya. 


AyoDI konsisten untuk mengkampanyekan kegiatan mendongeng ke berbagai penjuru Indonesia. Komunitas sosial ini telah mengadakan Festival Dongeng Internasional Indonesia (FDII) sejak tahun 2015. Tahun ini, dengan mengangkat tema Cerita Ajaib, AyoDI berharap anak-anak Indonesia akan mampu berimajinasi seluas-luasnya dan mengembangkan kreativitasnya. “Dan di sinilah peran orangtua dan guru untuk menunjukkan keajaiban sebuah cerita kepada anak-anak,” ujar Ariyo yang juga merupakan Direktur FDII.


Kegiatan FDII layak mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, salah satunya Danone Indonesia melalui Bintang Nutricia. Arif Mujahidin, Communications Director Danone Indonesia, menambahkan, “Bintang Nutricia memiliki komitmen untuk menjadi partner dari orangtua dalam masa tumbuh kembang anak. Selain pemenuhan nutrisi yang tepat, anak juga harus dibangun kecerdasan kognitifnya agar tumbuh kembangnya optimal. Oleh karena itu, Bintang Nutricia mendukung pengembangan kognitif melalui kegiatan dongeng. Dongeng adalah aktivitas yang memiliki banyak manfaat, selain sebagai alat untuk mengembankan kecerdasan kognitif anak, dapat juga sebagai wahana mendekatkan hubungan keluarga.”

FDII 2017 yang berlangsung 4-5 November di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo mungkin sudah berlalu. Namun, jangan sedih, para pendongeng internasional akan mengadakan kunjungan serta roadshow ke beberapa kota di Indonesia.

Apa saja yang terjadi di FDII 4-5 November lalu?

Festival tersebut mempersembahkan puluhan pertunjukan dongeng dari pendongeng Indonesia dan mancanegara yaitu Kiran Shah (Singapura), Seung Ah Kim (Korea Selatan), Craig Jenkins (Inggris), Tanya Batt (Selandia Baru), dan Uncle Fat (Taiwan).

Selain pertunjukan dongeng, ada juga kelas-kelas dongeng yang dapat diikuti oleh pengunjung yang materinya beragam mulai dari cara berdongeng sampai berdongeng tanpa kata. Menarik bukan?

Istimewanya lagi, FDII kali ini kedatangan kelompok teater boneka asal Yogyakarta, Papermoon Puppet Theater. Pertunjukan boneka ini unik dan sangat personal karena cerita diciptakan berdasarkan permintaan penontonnya. Selain itu, Belalang Kupu Kupu yang merupakan kelompok teater boneka yang terdiri dari pendongeng AyoDI yang baru didirikan tahun ini tampil perdana. Kejutan lainnya datang dari penyanyi Andien yang mempersembahkan sebuah dongeng.


Pada kesempatan yang sama, AyoDI merilis buku kumpulan dongeng berjudul "Dongeng Ajaib, Kisah-kisah pilihan Ayo Dongeng Indonesia" yang diterbitkan oleh Noura Publishing. "Penerbitan buku ini adalah langkah bagus bagi AyoDI yang semakin mengukuhkan eksistensinya sebagai sebuah komunitas dongeng yang tidak hanya menguasai teknik mendongeng tapi juga menciptakan cerita-cerita yang bagus untuk anak-anak," ujar Pangestu Ningsih mewakili Penerbit Noura. Untuk pre order buku ini bisa langsung menghubungi Penerbit Noura.


 

6-8 November 2017, AyoDI dan para pendongeng internasional akan mengunjungi sekolah yang ada di JABODETABEK untuk menggelar dongeng. Tujuannya adalah agar dapat mempromosikan kegiatan dongeng di sekolah dalam skala kecil dan menebarkan virus mendongeng kepada anak-anak.

Tidak berhenti di sana, Ayo Dongeng Indonesia bersama para Pendongeng Internasional akan melakukan roadshow secara bersamaan yang dibagi ke beberapa tim, ke berbagai kota di Indonesia dengan jadwal sebagai berikut:

11 November 2017
Bogor, Yogyakarta, Surabaya, dan Banda Aceh
12 November 2017
Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Banda Aceh

Informasi lebih lanjut dapat dilihat di akun media sosial AyoDI
 
Tunggu apalagi, ajak seluruh anggota keluarga untuk mengikuti roadshow FDII 2017!

Selamat mendongeng!

Thursday, 12 October 2017

[SYUKUR PAGI] #7

7 (dibaca tujuh) adalah sebuah angka, sistem bilangan, dan nama dari glyph yang mewakili angka tersebut. Bilangan yang dilambangkan dengan angka 7 (Arab) atau VII (Romawi). Angka ini merupakan bilangan asli di antara 6 dan 8 yang juga adalah angka favoritku.

7 (tujuh) bulan yang lalu, awal Februari 2017, dengan sangat terpaksa, perusahaan network marketing tempat saya bekerja selama hampir satu tahun lamanya harus tutup. Beban operasional yang cukup besar tidak mampu ditutupi oleh pendapatan penjualan. Tentu saja, saat kabar sedih itu datang, ada rasa khawatir karena aku harus kehilangan nafkah yang jumlahnya cukup untuk memenuhi kebutuhanku dan keluarga. Dengan bermodalkan pesangon, aku harus pintar-pintar mengatur keuangan agar kebutuhanku terpenuhi tanpa harus berhutang.

Dan, apakah yang terjadi selama kurun waktu 7 bulan? Banyak! Banyak hal yang sudah terjadi hanya dalam waktu 7 bulan!

Monday, 25 September 2017

Ibu Bersinar

Saat aku masih lajang, semua kegiatan berpusat pada diri sendiri. Kegiatan yang bermula dari bangun tidur - sarapan ala kadarnya - berangkat bekerja - pulang ke rumah, sesekali hangout bersama teman dan begitu saja terus menerus setiap harinya. Mungkin kegiatan di atas tidak berubah banyak saat aku sudah menikah tapi hal tersebut berubah drastis sejak menjadi seorang ibu.

Monday, 29 May 2017

Bikin Kue Tanpa Oven, Bisa Gak Ya?

Siapa sih yang ga suka nyemil? Tentunya semua suka dong termasuk aku yang suka banget nyemil aneka kue kering. Saking sukanya, aku jadi kepengen bikin kue sendiri tapi niat ini terpaksa diurungkan karena aku ga punya oven, salah satu peralatan membuat kue yang penting. Sampai-sampai aku mau bikin kue tanpa oven tapi kira-kira bisa gak ya? Akan berhasil atau gagal total ya?

Tau gak sih, padahal mama aku itu jagoan bikin kue lho! dan setiap memasuki bulan puasa dan Idul Fitri, pasti beliau kebanjiran pesanan kue kering.  Dulu waktu belum berkeluarga, aku ikut membantu mama membuat kue pesanan tersebut jadi kurang lebih cukup tahu bahan serta proses pembuatannya. Nah sekarang setelah berkeluarga, aku kepengen juga dong bisa bikin kue yang enak buat suami dan anak-anak.

Tuesday, 16 May 2017

COMFI - It's SAFE, COZY and CLEAN

Adakah yang merasa kalau cuaca belakangan ini terasa panas?

Sudah beberapa hari ini aku memasang AC dengan suhu
20o dari malam hingga pagi padahal biasanya dengan suhu 25o saja sudah nyaman. Akibatnya bukan hanya aku saja yang kegerahan tapi Xiao Dre juga, dia jadi rewel dan sulit tidur karena kepalanya gerah dan basah akibat keringat.

Friday, 12 May 2017

Sudah Cek BalitaKita Di Tokopedia Belum?

Hal yang menggembirakan saat memiliki bayi adalah ketika para ibu mulai berburu perlengkapan bayi yang lucu-lucu.

Siapa yang mengalami hal di atas? Tentu saja aku juga mengalami hal yang sama

Waktu anak pertamaku lahir, memang aku mencari perlengkapan bayi yang lucu-lucu tapi ternyata mubazir karena ga sesuai fungsi! Aku sempat menyesal membeli beberapa keperluan bayi yang hanya lucu tapi ga berfungsi sama sekali, jadinya buang buang uang aja kan!

Saat aku dinyatakan hamil anak kedua, aku berjanji mau berburu perlengkapan bayi yang ga hanya lucu tapi punya fungsi yang membantu membuat kehidupanku sebagai seorang ibu menjadi lebih praktis. 

Monday, 10 April 2017

Lifebuoy ActivSilver Formula


Hello all, how are you?

Masih ingat kan ceritaku yang terpaksa harus menjalani Long Distance Love dengan pasangan?

Duh, sedih banget deh karena beberapa minggu lalu, suami dan ibu mertua sakit secara bersamaan dan aku ga bisa hadir 24 jam untuk merawat mereka.

Entah ya, kenapa aku merasa kalau kuman semakin kuat dibandingkan sewaktu dulu. Bahkan, rekan kerja aku juga ada yang anaknya harus dirawat di rumah sakit karena demam namun setelah dites darah masih belum terlihat jenis penyakit apa yang dideritanya, dokter hanya mengatakan bahwa ada virus saja.