Showing posts with label life. Show all posts
Showing posts with label life. Show all posts

Thursday, 20 February 2020

Seeing Past in National Museum of Singapore

Halo semuanyaaa,
udah lama banget nih aku enggak update blog parenting ini... biasa deh, sibuk, enggak ada waktu yang jadi alasannya padahal semua bisa dikerjakan tergantung prioritasnya gimana dan seperti apa *oops

Kalian masih inget cerita aku dan keluarga bertemu dengan duo panda super gemas, Jia Jia dan Kai Kai?

Di hari ketiga aku dan keluarga liburan di negara little red dot, kami berkunjung ke museum nasional Singapura yaitu National Museum of Singapore. Sebelumnya memang aku udah pernah mengunjungi National Museum of Singapore dan jatuh cinta dengan arsitektur bangunannya. Dengan menggunakan gaya arsitektur Eropa yaitu desain Neo Palladian, National Museum of Singapore merupakan salah satu deretan tempat wisata wajib kunjung saat liburan ke Singapura.

National Museum of Singapore merupakan museum tertua yang dimiliki Singapura. Di dalam museum ini pengunjungnya dapat belajar mengenai sejarah negara ini yang dimulai sejak tahun 1849. Selain itu, museum ini juga memiliki tema-tema setiap bulannya. Kebetulan saat kami berkunjung, tema yang diangkat adalah tentang Perang Dunia II. Yang mana sejarah tentang Perang Dunia II menjadi salah satu ketertarikan anak aku yang sulung. Tapi sayang, karena si bungsu sakit, kami pun harus berdamai dengan situasi dan tidak bisa berlama-lama mengunjungi museum ini. Hopefully, someday D1 and I can revisit this museum!

baca juga: Anti Panik saat anak sakit di tempat liburan

HOW TO GET THERE
Berangkat dari  Footprints Hostel, kami menuju stasiun MRT di stasiun Jalan Besar (DT22) menuju Bencoolen MRT Station dan keluar di sana. Dari stasiun MRT Bencoolen, kami berjalan sekitar 4 menit menuju National Museum of Singapore. Dan tibalah kami di National Museum of Singapore. 

INSIDE THE MUSEUM
Museum ini memiliki 4 (empat) lantai:



Level Basement biasanya digunakan untuk pameran dengan tema khusus, salah satunya seperti Perang Dunia II yang sedang berlangsung saat itu.


Untuk bisa memasuki museum di Level 1 yang berisikan tentang sejarah Singapura, pengunjung diharuskan masuk melalui pintu di Level 2. Ada baiknya bila kamu mengunjungi museum ini, kamu sebaiknya menjelajahi Level 2 terlebih dahulu. Kenapa? Karena di level 2 ini kamu bisa melihat Singapore Living Gallery yang di dalamnya seperti team lab Future Park Jakarta. Setelah puas menjelajah Level 2, barulah kamu memasuki pintu masuk menuju Singapore History Gallery.

Level 3 ada tertulis Canning Entrance, yep, ini merupakan salah satu jalan tembus menuju Fort Canning! Fort Canning sedang heits saat ini dan menjadi tempat incaran untuk berfoto!




National Museum of Singapore cocok banget untuk dikunjungi oleh keluarga bahkan bayi sekalipun karena fasilitas penyewaan stroller dan nursing room tersedia. Ada juga loker yang bisa kamu sewa kalau membawa koper dan lainnya. Selain itu, tersedia juga resto dan kafe yang makanannya cocok untuk anak. Ak juga memutuskan untuk makan siang di Food For Thought bersama keluarga. Nanti kapan-kapan aku review ya Food For Thought ini.

ADMISSION
Untuk warganegara dan permanent resident Singapura, tidak perlu membayar tiket. Sedangkan untuk non warganegara, begini harga masuknya:


Permanent Galleries

(All Level 1 & 2 Galleries and Glass Rotunda)
 Special Exhibition
An Old New World:
From the East Indies
to the Founding of Singapore,
1600–1800
 All Galleries
(Permanent &
Special Exhibition)
 Standard Adult  $15 $18 $26
Concession1
Senior (60 years and above)
Student2
Special Access3
  $10 $14 $19

Untuk informasi lebih lengkap, kamu bisa mengunjungi:
National Museum of Singapore
website: https://www.nationalmuseum.sg/
address: 93 Stamford Road, singapore 178897
IG: @natmuseum_sg
Open daily: 10AM-7PM

related articles

Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blog, IG, FB and Twitter.



Monday, 17 September 2018

We Met Jia Jia and Kai Kai


Masih ingat kan cerita anak bungsu aku yang mendadak demam saat tiba di bandara Changi? 
Setelah memutuskan beristirahat selama sisa hari pertama, keesokannya dia masih hangat suhu badannya tapi karena aku sudah membeli tiket wisata dari mbak Darling JJS jadi kami memutuskan berangkat dengan berbekal makanan dan obat-obatan.

Baca juga: SIN, the day!

Agenda hari kedua kami di Singapura sebenarnya cukup padat. 
Pagi hari kami akan berkunjung ke Singapore River Safari kemudian siang menuju sore kami akan berjalan-jalan di sekitar Chinatown apabila si bungsu sehat. Jadi kami membuat agenda kami fleksibel mengikuti kondisi kesehatan D2.

Thursday, 5 July 2018

The Social Media Generation

Picture from pixabay

Berawal dari chat WA group yang membahas pemblokiran sementara aplikasi Tik Tok oleh Menkominfo, Rudiantara sampai kepada seorang anak remaja berusia 13 tahun dengan akun bernama Bowo Alpenliebe.

Remaja yang bernama asli Prabowo Mondardo ini terkenal karena video yang diunggahnya di aplikasi tik tok dan memiliki banyak penggemar khususnya remaja putri. Dan yang mengerikan, banyak remaja putri yang rela menjual ginjal hanya untuk bertemu dengannya. Tidak berhenti di situ, yang ekstrim lagi, ada yang mau membuat agama baru dengan Bowo sebagai tuhannya.

Kehebohan terjadi saat netizen menghujat Bowo yang membuat acara Meet and Greet berbayar seharga Rp80.000. Kalau aku sih melihat Rp80.000 harga yang wajar untuk nonton bareng di salah satu bioskop di Jakarta Timur. Tapi, memangnya Bowo itu siapa sampai kalau mau bertemu dengannya saja kita harus mengeluarkan uang?

Monday, 11 December 2017

Sentuhan Ibu

Kalau aku ditanya "Apa sih rasanya menjadi seorang ibu?"

Aku akan menjawab bahwa menjadi seorang ibu memang merupakan kehormatan tapi juga bukan hal yang mudah. Menjadi seorang ibu artinya harus siap berkorban mulai dari jam tidur yang akan berkurang drastis, puting lecet, berat badan yang tidak kunjung turun, stretchmark  di mana-mana sampai selalu belajar untuk mendidik anak-anak.

Dari semua hal yang aku sebutkan tadi, ada saat di mana terkadang aku ingin berhenti sejenak mengenakan jubah yang bertuliskan ibu. Tapi pada minggu lalu, aku jadi malu kalau harus berhadapan dengan seorang ibu yang istimewa dengan kasih yang luar biasa. Ibu itu bernama Yola Tsagia, yang memiliki anak yang istimewa bernama Odilia Queen Lyla yang kerap disapa Odil.



Kenapa istimewa?

Here is the story

9 tahun lalu saat melahirkan Odil, tidak pernah terbayangkan kalau putrinya yang cantik ini memiliki penyakit yang langka. Barulah setelah Odil berumur 6 tahun, dia baru mengetahui bahwa putrinya mengalami Treacher Collins Syndrome (TCS).

Wednesday, 8 November 2017

Dongeng Ajaib dari Para Pemimpi

Dongeng sebelum tidur….
Ceritakan yang indah, biar ku terlelap…
Dongeng sebelum tidur…
Mimpikan diriku, mimpikan yang indah…

Lirik di atas merupakan lagu yang berjudul “Dongeng”, dibawakan oleh sebuah grup musisi kakak beradik yang bernamakan Wayang.

Waktu masih lajang, aku memang sudah menaruh minat terhadap pendidikan anak melalui bercerita. Minatku ini bisa tersalurkan saat ikut menemani pacar pada saat itu menjadi seorang guru Sekolah Minggu. Aku ingat pernah berkeliling Sekolah Minggu di Jakarta untuk melakukan puppet show. Mungkin, ini juga salah satu alasanku memilih si dia sebagai pasangan hidup sekarang.

Dan, terbukti semenjak kami memiliki anak pertama, abank, panggilan sayangku terhadap suami sangat terlibat dalam setiap tumbuh kembang Darren.

Kami mulai memperkenalkan bercerita kepada si sulung sedini mungkin melalui buku bergambar. Awalnya memang sulit untuk membuat si bayi kecil ini fokus terhadap apa yang kami lakukan. Namun lambat laun, dia mulai tertarik dan selalu meminta untuk dibacakan buku cerita favoritnya.


Pernah ada masa di mana Darren merasa bosan dengan cerita yang sama. Aku pun mencoba untuk berdongeng dengan bermodalkan cerita buatan sendiri dan boneka tangan hadiah dari pembelian popok sekali pakai. Ternyata dia semakin tertarik dengan cerita yang aku bawakan melalui dongeng.

Awalnya aku hanya sebatas tahu bahwa mendongeng lebih baik daripada membiarkan anak diasuh oleh gadget. Pada kenyataannya, melalui dongeng, anak-anak mengasah kemampuan berimajinasi.

Menurut pendidik dan pendiri Yayasan Rangkul Keluarga Kita, Najelaa Shihab, “Dengan kesempatan berimajinasi, anak terus menumbuhkan kemerdekaan belajarnya. Kemampuan ini mengembangkan kreativitas anak dan mendorongnya untuk belajar efektif dan menjadi cerdas di masa depan.”

Hal ini pula yang membuat Ariyo Faridh Zidni membentuk komunitas dongeng yang bernamakan Ayo Dongeng Indonesia (ayoDI). Ariyo bermimpi akan Indonesia yang memiliki anak-anak yang cerdas, gemar belajar dan membaca. Dongeng atau cerita bisa “membawa” anak ke mana saja melalui imajinasinya. 


AyoDI konsisten untuk mengkampanyekan kegiatan mendongeng ke berbagai penjuru Indonesia. Komunitas sosial ini telah mengadakan Festival Dongeng Internasional Indonesia (FDII) sejak tahun 2015. Tahun ini, dengan mengangkat tema Cerita Ajaib, AyoDI berharap anak-anak Indonesia akan mampu berimajinasi seluas-luasnya dan mengembangkan kreativitasnya. “Dan di sinilah peran orangtua dan guru untuk menunjukkan keajaiban sebuah cerita kepada anak-anak,” ujar Ariyo yang juga merupakan Direktur FDII.


Kegiatan FDII layak mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, salah satunya Danone Indonesia melalui Bintang Nutricia. Arif Mujahidin, Communications Director Danone Indonesia, menambahkan, “Bintang Nutricia memiliki komitmen untuk menjadi partner dari orangtua dalam masa tumbuh kembang anak. Selain pemenuhan nutrisi yang tepat, anak juga harus dibangun kecerdasan kognitifnya agar tumbuh kembangnya optimal. Oleh karena itu, Bintang Nutricia mendukung pengembangan kognitif melalui kegiatan dongeng. Dongeng adalah aktivitas yang memiliki banyak manfaat, selain sebagai alat untuk mengembankan kecerdasan kognitif anak, dapat juga sebagai wahana mendekatkan hubungan keluarga.”

FDII 2017 yang berlangsung 4-5 November di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo mungkin sudah berlalu. Namun, jangan sedih, para pendongeng internasional akan mengadakan kunjungan serta roadshow ke beberapa kota di Indonesia.

Apa saja yang terjadi di FDII 4-5 November lalu?

Festival tersebut mempersembahkan puluhan pertunjukan dongeng dari pendongeng Indonesia dan mancanegara yaitu Kiran Shah (Singapura), Seung Ah Kim (Korea Selatan), Craig Jenkins (Inggris), Tanya Batt (Selandia Baru), dan Uncle Fat (Taiwan).

Selain pertunjukan dongeng, ada juga kelas-kelas dongeng yang dapat diikuti oleh pengunjung yang materinya beragam mulai dari cara berdongeng sampai berdongeng tanpa kata. Menarik bukan?

Istimewanya lagi, FDII kali ini kedatangan kelompok teater boneka asal Yogyakarta, Papermoon Puppet Theater. Pertunjukan boneka ini unik dan sangat personal karena cerita diciptakan berdasarkan permintaan penontonnya. Selain itu, Belalang Kupu Kupu yang merupakan kelompok teater boneka yang terdiri dari pendongeng AyoDI yang baru didirikan tahun ini tampil perdana. Kejutan lainnya datang dari penyanyi Andien yang mempersembahkan sebuah dongeng.


Pada kesempatan yang sama, AyoDI merilis buku kumpulan dongeng berjudul "Dongeng Ajaib, Kisah-kisah pilihan Ayo Dongeng Indonesia" yang diterbitkan oleh Noura Publishing. "Penerbitan buku ini adalah langkah bagus bagi AyoDI yang semakin mengukuhkan eksistensinya sebagai sebuah komunitas dongeng yang tidak hanya menguasai teknik mendongeng tapi juga menciptakan cerita-cerita yang bagus untuk anak-anak," ujar Pangestu Ningsih mewakili Penerbit Noura. Untuk pre order buku ini bisa langsung menghubungi Penerbit Noura.


 

6-8 November 2017, AyoDI dan para pendongeng internasional akan mengunjungi sekolah yang ada di JABODETABEK untuk menggelar dongeng. Tujuannya adalah agar dapat mempromosikan kegiatan dongeng di sekolah dalam skala kecil dan menebarkan virus mendongeng kepada anak-anak.

Tidak berhenti di sana, Ayo Dongeng Indonesia bersama para Pendongeng Internasional akan melakukan roadshow secara bersamaan yang dibagi ke beberapa tim, ke berbagai kota di Indonesia dengan jadwal sebagai berikut:

11 November 2017
Bogor, Yogyakarta, Surabaya, dan Banda Aceh
12 November 2017
Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Banda Aceh

Informasi lebih lanjut dapat dilihat di akun media sosial AyoDI
 
Tunggu apalagi, ajak seluruh anggota keluarga untuk mengikuti roadshow FDII 2017!

Selamat mendongeng!

Thursday, 12 October 2017

[SYUKUR PAGI] #7

7 (dibaca tujuh) adalah sebuah angka, sistem bilangan, dan nama dari glyph yang mewakili angka tersebut. Bilangan yang dilambangkan dengan angka 7 (Arab) atau VII (Romawi). Angka ini merupakan bilangan asli di antara 6 dan 8 yang juga adalah angka favoritku.

7 (tujuh) bulan yang lalu, awal Februari 2017, dengan sangat terpaksa, perusahaan network marketing tempat saya bekerja selama hampir satu tahun lamanya harus tutup. Beban operasional yang cukup besar tidak mampu ditutupi oleh pendapatan penjualan. Tentu saja, saat kabar sedih itu datang, ada rasa khawatir karena aku harus kehilangan nafkah yang jumlahnya cukup untuk memenuhi kebutuhanku dan keluarga. Dengan bermodalkan pesangon, aku harus pintar-pintar mengatur keuangan agar kebutuhanku terpenuhi tanpa harus berhutang.

Dan, apakah yang terjadi selama kurun waktu 7 bulan? Banyak! Banyak hal yang sudah terjadi hanya dalam waktu 7 bulan!

Wednesday, 4 October 2017

Septemberian 2015 Picnic Twogether

Aku masih ingat waktu hamil dan melahirkan Dre, putra bungsuku.... enggak terasa, dia sudah genap berumur 2 tahun!

Orang bilang umur 2 tahun merupakan masa sulit dan dikenal dengan fase terrible two. Jujur saja, saya enggak merasa kesulitan saat mengasuh Darren (putra sulungku) pada usia 2 tahun. Dia merupakan salah satu batita yang manis dan penurut.

Akankah Xiao Dre bisa menjadi batita yang manis dan penurut seperti kakaknya? We'll see soon! Tapi untuk saat ini, mungkin aku akan fokus kepada cerita birthday bash September 2015 birthclub.  

Birthclub ini awalnya terbentuk dari sebuah forum komunitas online parenting. Namun karena ada beberapa hal yang mengganjal maka birthclub tersebut dengan terpaksa ditutup! Hal tersebut enggak serta merta membubarkan persahabatan yang sudah terjalin di antara kami, para ibu dari bayi-bayi lucu yang lahir di bulan September 2015. Dengan beranggotakan 50 ibu, tersebar di beberapa daerah di Indonesia dan bahkan ada yang di Belanda, kami memiliki agenda rutin untuk bertemu. Biasanya kami berkumpul saat makan siang, arisan dan meet up apabila sedang liburan ke daerah yang di mana salah satu ibu birthclub tinggal.

Akhir tahun 2016, kami merencanakan untuk mengadakan birthday bash  yang ke-2 pada September 2017. Kami pun mulai menyisihkan sebagian dari arisan untuk digunakan saat birthday bash nanti. Waktu pun berjalan dan tiba-tiba saja sudah bulan September 2017!

Tibalah hari yang dinanti, birthday bash yang kedua diselenggarakan pada 30 September 2017 di Villa Cinere Mas dengan tema "Picnic Twogether"


Acara dimulai dengan sambutan dan ucapan syukur dari perwakilan Birth Club September 2015. Kemudian dilanjutkan dengan games sederhana dan makan siang.

Selesai makan siang, tim dari the Aesthetics Dental & Skin Clinic memperkenalkan jasa pelayanan dan produk terbaru mereka, Skin in A Bottle yang aman untuk bayi.


Rangkaian Skin in A Bottle terdiri atas:
  • Baby Lotion & Telon seharga Rp85.000
  • Baby Shampoo & Body Wash seharga Rp70.000
  • Calming Cream seharga Rp55.000

Setelah semua yang hadir lengkap, maka acara dilanjutkan dengan peniupan lilin dan pemotongan kue yang kami pesan di kuemamayo.


Tanpa terasa, waktu juga yang membatasi perayaan Birth Club September 2015 kali ini. Segenap keluarga besar Birth Club September 2015 mengucapkan terima kasih kepada:

Party Planner: Zara Zora

Goodie bag for toddlers: hello little gifts
 

Goodie bag for family: Ardena food

Voucher: momizi cakes


See you next year babies!

Monday, 25 September 2017

Ibu Bersinar

Saat aku masih lajang, semua kegiatan berpusat pada diri sendiri. Kegiatan yang bermula dari bangun tidur - sarapan ala kadarnya - berangkat bekerja - pulang ke rumah, sesekali hangout bersama teman dan begitu saja terus menerus setiap harinya. Mungkin kegiatan di atas tidak berubah banyak saat aku sudah menikah tapi hal tersebut berubah drastis sejak menjadi seorang ibu.

Thursday, 9 March 2017

[SYUKUR PAGI] Nikmat Sehat

Kalau dibaca dari judulnya, udah tau kan postingan kali ini tentang kesehatan.

Hello readers, how is your morning?

Udah lama banget nih ga update  tentang Syukur Pagi, artikel terakhir tentang Reward Yourself.

Kali ini aku mau cerita kalau aku baru aja sembuh dari sakit maag beberapa waktu lalu.

Mungkin karena tanpa saya sadari tubuh ini stres berkepanjangan sejak akhir Januari 2017 di mana perusahaan tempat aku bekerja hampir setahun belakangan ditutup karena tidak tercapainya target revenue untuk menutupi cost perusahaan.

Saturday, 31 December 2016

The Best of 2016

Hello everyone!

Sejak tahun 2014, aku selalu bikin highlights atas segala hal yang terjadi, begitu juga dengan tahun 2015 dan sepertinya tahun ini juga mau melakukan yang sama!

Setahun sudah kita lewati 2016, tanpa terasa banyak hal yang telah terjadi di dalam kehidupan kita sepanjang tahun ini, suka duka, sehat sakit, mudah sulit, semua!

Ada beberapa hal yang menjadi momen terbaik sepanjang tahun 2016 yang membuat aku tidak henti-hentinya bersyukur atas berkat dan anugerah yang aku nikmati,

Friday, 9 December 2016

10 Things I MAD About You


Today, our 10 years of togetherness.

I still remember two years ago when we celebrate our wedding anniversary just the two of us, how time flies too fast!

We make it for 10 years now and counting.

We may not always agree with each other but we agree we will always love each other, no matter what.

This 10 Things I MAD about you list's came to mind several days ago. The idea is to remind myself why I choose abank as my husband.

And, here is my 10 Things I MAD About You:

Wednesday, 30 November 2016

6 Kebiasaan Untuk Menjaga Rumah Tetap Bersih dan Sehat

Siapa sih yang gak senang melihat instagram feed  tentang rumah yang minimalis dan serba putih karena kelihatan bersih?

Beberapa teman di instagram pun memiliki postingan tentang rumah mereka yang instagramable banget! Seneng banget deh ngeliatnya, tapi rasa senang itu lama kelamaan jadi rasa iri! Iri  dalam artian yang positif, aku kepengen juga punya rumah yang bikin betah, bersih dan sehat... perkara instagramable, itu hanya bonus!

Friday, 25 November 2016

One Fine Date

Sudah pernah baca kan Cerita Payung?

Demi untuk mengajarkan putra sulungku tentang kesederhanaan, minggu lalu aku mengajaknya menemaniku bekerja dengan menggunakan bus TransJakarta berdua saja.

Sebelum berangkat, aku sudah sounding kalau kami akan berangkat menggunakan bus TransJakarta dan D1 harus siap dengan segala kondisi yang ada, berdesakan, mengantri, kepanasan dan berdiri.

Tuesday, 15 November 2016

Cerita Payung


Hello!

Pernah denger 'November Rain' kan? 

Emang deh cuaca akhir akhir ini bikin mager! Minggu lalu aja, sepanjang hari Sabtu-Minggu diguyur hujan lebat dan yang menyedihkan di daerah Bandung kena banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.

Semoga kondisi Bandung bisa semakin membaik tapi kayaknya akhir Desember gak akan ke Bandung dulu deh buat staycation padahal aku udah haus liburan HAHAHAHA.

Jadi gini, kemarin Jakarta diguyur hujan lebat dan  semalam seperti biasanya aku pulang menggunakan angkutan umum, bus TransJakarta padahal sudah diminta suami untuk menggunakan transportasi berbasis aplikasi tapi karena jam sibuk dan hujan biasanya bakalan lama deh dapetnya....kan aku pengen cepet sampe rumah biar bisa main sama Xiao Dre. Waktu tempuh dengan Bus TransJakarta kurang lebih satu jam, jadi aku udah bisa prediksi jam berapa akan sampai. 

Cerita payung dimulai saat bus berhenti di halte Sarinah, 

Tuesday, 8 November 2016

This Too Shall Pass


Rasanya sudah satu bulan aku gak update blog!

Banyak banget masalah yang datang dan gak udah-udah, sampe aku mau hilang ditelan bumi aja rasanya.

Aku itu paling ga bisa terima kenyataan kalau ada anggota keluarga yang sakit, rasanya tuh patah hati!

Saturday, 22 October 2016

Happy Birthday Sonshines

Hello!

Rasanya baru sekejap mata aku melahirkan Xiao Dre dan sekarang bayi itu sudah berumur genap satu tahun.

Seperti beberapa tahun lalu saat putra sulung saya berulang tahun yang pertama, kami hanya merayakannya meniup lilin pada hari H dan acara syukuran mengundang keluarga saja saat akhir pekan.

Tapi ulang tahun Xiao Dre yang pertama amat berbeda, tidak ada perayaan pas hari H dikarenakan aku sakit sehari menjelang ulang tahun Xiao Dre.

Monday, 26 September 2016

[SYUKUR PAGI] Reward Yourself

Good morning!

How is your morning?

Mine is busy but good! Sibuk banget sampe ga bisa update blog!

Beberapa waktu lalu, pagi hari saat berangkat ke kantor menggunakan bus transjakarta, aku melihat aksi unjuk rasa di depan stasiun Gambir yang isinya kurang lebih tentang pertanyaan mengapa mereka ternacam di-PHK. Duh, sedih ya ngeliat kayak gitu, sempat kepikiran gimana dengan anak-anak kalau orangtuanya dipecat dan terpaksa harus putus sekolah. Makanya, kita yang sudah punya pekerjaan yang layak dan nyaman harus bersyukur sekaligus gak lupa untuk berdaya bagi lingkungan sekitar kita. Enggak usah deh merasa iri dengan kesuksesan orang lain, yang padahal kalau kita mau tau, dia sukses karena dia bekerja 100 kali lebih keras dibandingkan dengan kita.

Kali ini aku mau ngomongin soal menghargai diri sendiri. Penghargaan terhadap diri itu datangnya dari kita sendiri, kalau datang dari orang lain, kita akan rendah diri. Seringkali banyak orang terjebak dengan opini orang lain tentang dirinya. Kalau kata kata orang lain sudah mulai membuat kamu sedih, inget aja lagunya Christina Aquilera "I am beautiful no matter what they say"

Thursday, 4 August 2016

Healthy Breakfast

Selamat pagi!

"Udah sarapan belum? Sarapan apa?"

Pasti kalau ditanya pertanyaan di atas,  jawabannya ada yang nyabu, nasduk.... eits, jangan salah sangka dulu.... nyabu adalah nyarapan bubur.

Monday, 25 July 2016

Wednesday, 20 July 2016

[CISARUA] Day 1 Night at Caravan

Darren, putra sulung aku sekarang sedang menyukai binatang kadal dan caravan, apalagi setelah menyaksikan Edward Suhadi's Campervan Trip, dia berkhayal suatu hari juga bisa merasakan hal yang sama.