Showing posts with label birth. Show all posts
Showing posts with label birth. Show all posts

Saturday, 29 June 2019

Sentuhan Cinta Johnson's, Ungkapan Cinta Ibu

Mei 2019, keponakanku bertambah satu! Iya, keponakan perempuanku lahir prematur dengan berat dua koma satu kilogram saja. Dia diberikan nama, sebut saja baby G. Keponakanku terpaksa lahir prematur karena kondisi ibu yang kelelahan serta air ketuban yang sudah keruh. Baby G terpaksa harus menginap di NICU untuk satu bulan lamanya. Duh, rasanya sedih melihat bayi kecil dipasangi alat penunjang kesehatan dan terpaksa terpisah dari ibunya. Ada banyak kekhawatiran mengenai tumbuh kembang baby G, padahal periode emas bayi itu sangat penting.

Periode emas atau 1000 hari pertama kehidupan seorang bayi adalah periode yang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang bayi di periode berikutnya, dari bayi hingga beranjak dewasa. Selain nutrisi yang cukup, faktor penentu lain agar periode emas optimal adalah seberapa besar cinta (afeksi) yang didapat. Salah satunya melalui sentuhan cinta ibu yang diberikan setiap harinya.

Wednesday, 4 October 2017

Septemberian 2015 Picnic Twogether

Aku masih ingat waktu hamil dan melahirkan Dre, putra bungsuku.... enggak terasa, dia sudah genap berumur 2 tahun!

Orang bilang umur 2 tahun merupakan masa sulit dan dikenal dengan fase terrible two. Jujur saja, saya enggak merasa kesulitan saat mengasuh Darren (putra sulungku) pada usia 2 tahun. Dia merupakan salah satu batita yang manis dan penurut.

Akankah Xiao Dre bisa menjadi batita yang manis dan penurut seperti kakaknya? We'll see soon! Tapi untuk saat ini, mungkin aku akan fokus kepada cerita birthday bash September 2015 birthclub.  

Birthclub ini awalnya terbentuk dari sebuah forum komunitas online parenting. Namun karena ada beberapa hal yang mengganjal maka birthclub tersebut dengan terpaksa ditutup! Hal tersebut enggak serta merta membubarkan persahabatan yang sudah terjalin di antara kami, para ibu dari bayi-bayi lucu yang lahir di bulan September 2015. Dengan beranggotakan 50 ibu, tersebar di beberapa daerah di Indonesia dan bahkan ada yang di Belanda, kami memiliki agenda rutin untuk bertemu. Biasanya kami berkumpul saat makan siang, arisan dan meet up apabila sedang liburan ke daerah yang di mana salah satu ibu birthclub tinggal.

Akhir tahun 2016, kami merencanakan untuk mengadakan birthday bash  yang ke-2 pada September 2017. Kami pun mulai menyisihkan sebagian dari arisan untuk digunakan saat birthday bash nanti. Waktu pun berjalan dan tiba-tiba saja sudah bulan September 2017!

Tibalah hari yang dinanti, birthday bash yang kedua diselenggarakan pada 30 September 2017 di Villa Cinere Mas dengan tema "Picnic Twogether"


Acara dimulai dengan sambutan dan ucapan syukur dari perwakilan Birth Club September 2015. Kemudian dilanjutkan dengan games sederhana dan makan siang.

Selesai makan siang, tim dari the Aesthetics Dental & Skin Clinic memperkenalkan jasa pelayanan dan produk terbaru mereka, Skin in A Bottle yang aman untuk bayi.


Rangkaian Skin in A Bottle terdiri atas:
  • Baby Lotion & Telon seharga Rp85.000
  • Baby Shampoo & Body Wash seharga Rp70.000
  • Calming Cream seharga Rp55.000

Setelah semua yang hadir lengkap, maka acara dilanjutkan dengan peniupan lilin dan pemotongan kue yang kami pesan di kuemamayo.


Tanpa terasa, waktu juga yang membatasi perayaan Birth Club September 2015 kali ini. Segenap keluarga besar Birth Club September 2015 mengucapkan terima kasih kepada:

Party Planner: Zara Zora

Goodie bag for toddlers: hello little gifts
 

Goodie bag for family: Ardena food

Voucher: momizi cakes


See you next year babies!

Thursday, 2 March 2017

What you expect to eat when you are expecting

“Wah, selamat ya atas kehamilannya, makan yang banyak…kan yang makan sekarang dua orang”

“Lagi hamil ga boleh makan durian atau nanas lho!”

Kalimat-kalimat di atas tentu saja sering didengar oleh urban mama yang sedang hamil dan tidak jarang membuat  urban mama bingung serta kuatir.

Saturday, 22 October 2016

Happy Birthday Sonshines

Hello!

Rasanya baru sekejap mata aku melahirkan Xiao Dre dan sekarang bayi itu sudah berumur genap satu tahun.

Seperti beberapa tahun lalu saat putra sulung saya berulang tahun yang pertama, kami hanya merayakannya meniup lilin pada hari H dan acara syukuran mengundang keluarga saja saat akhir pekan.

Tapi ulang tahun Xiao Dre yang pertama amat berbeda, tidak ada perayaan pas hari H dikarenakan aku sakit sehari menjelang ulang tahun Xiao Dre.

Tuesday, 15 December 2015

Bahagia Ketika Hamil dan Paska Melahirkan


Dua minggu lalu, aku berkesempatan hadir di acara Jumpa Pakar Ayahbunda dan Bio Oil dengan tema "Tetap Happy + Percaya Diri Saat Hamil dan Paska Melahirkan" di Hotel Double Tree Jakarta by Hilton. 

Psst, aku sampai ternganga lho begitu masuk ke dalam  kawasan Double Tree, semoga suatu hari nanti bisa menginap di sini!

Senang sekali deh melihat antusiasme dari moms to be dan bunda-bunda yang baru saja melahirkan seperti aku, datang pagi-pagi dan siap untuk "mendapatkan ilmu" dari para pakar yang hadir.


Acara dibuka oleh MC cantik, Amy Zein dan pemred Ayahbunda, Imesh dilanjutkan dengan paparan dari Dr. Srie Prihianti, SpKK, PhD.

Perubahan kulit:
KEHAMILAN
PASKA MELAHIRKAN
Hiperpigmentasi (Linea Nigra, Melasma)
Kulit kendur
Jerawat
Rambut rontok
Gatal
Keloid paska operasi Caesar




Setelah melihat perubahan kulit yang terjadi saat hamil dan paska melahirkan, ada perawatan yang bisa dilakukan agar kulit kembali sehat:
  • Mandi dengan sabun yang lembut dan mengandung pelembab ekstra.
  • Menggunakan pelembab segera sesudah mandi agar pelembab dapat terserap sempurna dan dapat memperbaiki elastisitas kulit. Nah, pelembab ini bisa didapatkan dari Bio Oil, dry oil yang dapat membantu kulit menjadi lebih sehat bila digunakan secara rutin sebanyak 2x sehari selama 3 bulan. Untuk info lebih lanjut tentang apakah Bio Oil, bisa dibaca di sini
  • Gunakan tabir surya dengan daya proteksi yang sesuai dengan aktifitas baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Gunakan kembali setelah dua jam memakai tabir surya agar proteksi maksimal.
  • Gaya hidup sehat melalui pola makan yang sehat, nutrisi seimbang dan cairan yang cukup.
  • Olahraga rutin minimal 3x dalam seminggu.
Sesi selanjutnya merupakan sesi yang tidak kalah menarik yang dibawakan oleh psikolog cantik, Roslina Verauli, MPsi, Psi yang akrab dipanggil mbak Vera.



Menurut survey "Listening to Mothers" bumil merasakan Confident sekaligus juga Overwhelmed dengan keadaan dirinya dan para suami ternyata juga merasakan hal yang sama!

"Kehamilan ibarat drama tiga babak namun kita bisa menjadikannya tanpa drama," jelas mbak Vera, MPsi Psi. 

Babak pertama, hadirnya individu baru yang menyebabkan tubuh berubah, seksualitas menurun, morning sickness dan cemas. Bumil sebaiknya konsultasi kehamilan dengan ditemani oleh suami, meminta support dan relaksasi dengan melakukan me time. Calon ayah harus peka dengan kebutuhan bumil dan juga waspadai couvade syndrome yaitu sindrom "hey daddy is pregnant too".

Babak kedua, The Most Fun Part of Pregnancy di mana bumil sudah dapat merasakan gerakan janin, morning sickness berkurang bahkan hilang!

Babak ketiga, Get Ready for Birth! Pada trimester 3 ini, perubahan tubuh bumil seperti mudah jatuh, lelah, sukar tidur, hemorrhoids, rashes & itches, stretch marks, ngompol dan sebagainya yang dapat membuat bumil depresi maka perlu support dari suami agar bumil rileks dan happy.
Drama tiga babak mudah-mudahan dapat dilalui oleh bumil tanpa drama ya karena ternyata ada babak baru lagi paska melahirkan yaitu Welcome Home New Family! This is the REAL life!

For new moms, take your time to recover! Dengan bertambahnya peran yang mengakibatkan meningkatnya tanggung jawab, para ibu baru perlu mewaspadai kelelahan, baby blues, dan depresi paska melahirkan yang dapat menimbulkan konflik rumah tangga!

Para Ayah baru perlu peka pada kebutuhan pasangannya, terlibat dalam pengasuhan dan berperan aktif dalam mengurus rumah tangga.

Mbak Vera, MPsi Psi juga meminta hadirin untuk menilai tingkat kebahagiaan yang dirasakan pada hari itu. Aku menilai tingkat kebahagiaan yang dirasakan saat itu di angka 8, kenapa? Karena aku merasa pede dengan kehadiran anak kedua yang saat ini masih ASI eksklusif.

Terima kasih Ayahbunda dan Bio Oil atas undangannya, sesinya bermanfaat sekali!

- @HoneyJT -
[Valid RSS]

Wednesday, 7 October 2015

Cerita Kelahiran Xiao Dre

As promise, I will post the birth process of my second son, Xiao Dre :)

Awal September 2015
Papa aku menelepon dan menanyakan kabar kehamilanku serta tanggal perkiraan lahir. Papa mengucap, "Melahirkan tanggal 19 September 2015 juga baik"
Aku anggap itu sebagai doa dan restu dari papa namun hanya Xiao Dre yang dapat menentukan kapan dia akan lahir :)

14 September 2015
Aku sedang BBM-an di grup the Joseps yang berisi ipar-ipar. Aku mengutarakan kegundahan kalau belum ada tanda-tanda Xiao Dre akan lahir. Sejujurnya aku lupa seperti apa kontraksi palsu itu. Hasil kunjungan terakhir  ke obgyn juga dinyatakan bahwa kepala Xiao Dre walau posisi sudah di bawah namun masih melayang alias belum masuk sepenuhnya ke dalam panggul. Ditambah lagi kalau plasentaku sudah mulai mengalami pengapuran. Duh, rasanya gundah gulana! Aku takut kalau harus menjalani operasi kalau sampai minggu depan, 22 Sep belum ada tanda-tanda akan melahirkan secara normal karena usia kandunganku sudah mencapai 40 minggu.

Setiap malam aku mengafirmasi Xiao Dre kalau 22 September 2015 merupakan tenggat waktu, akan diputuskan apabila dia belum mau lahir maka aku harus menghadapi meja operasi. Mungkin saja opsi pertama yang akan ditawarkan adalah induksi. Kebanyakan induksi melebihi rasa sakit dari kontraksi alami serta bisa saja pembukaan jalan lahir tersendat sehingga bukan tidak mungkin akan berakhir di meja operasi.

Aku menyampaikan ketakutanku kepada Xiao Dre dan meminta agar dia mau lahir secara spontan sebelum 22 September 2015. Aku juga meminta agar Xiao Dre membantu mendorong dari dalam saat persalinan tiba nanti sama seperti yang aku afirmasikan kepada Darren dulu :)

Suami pun meminta kepada Xiao Dre  untuk lahir setelah acara sosialisasi aman berkendara bersama Maxxio selesai.

18 September 2015
Ini merupakan Jumat terakhir sebelum aku cuti melahirkan. Berdasarkan pengalaman melahirkan Darren yang mundur seminggu maka aku memang sengaja mengajukan cuti yang mepet dengan hari perkiraan lahir supaya jatah cuti bisa maksimal aku pakai untuk berlama-lama dengan Xiao Dre. Karena cuti terakhir, aku memutuskan untuk keluar dari kantor jam 16.00 dengan dijemput oleh suami dan Darren. Kami memutuskan untuk mengambil goodie bag Parenting Club Mothercare di salah satu mal di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Yes! We had so much fun! Kami ke toko buku, makan pizza dan ke Snappy untuk menemani suami mempersiapkan data untuk sosialisasi aman berkendara di salah satu SMK di Jakarta Timur. Bahkan aku sempat berkicau di Twitter berharap kalau akan segera kontraksi karena berkeliling mal :)

19 September 2015
06.00  Aku bangun untuk membantu abank (panggilan sayangku kepada suami) mempersiapkan konsumsi yang akan dibawa  untuk sosialisasi aman berkendara. Selesai membantu dan mengantar abank kedepan pintu pagar, aku sarapan dan memutuskan untuk istirahat sebentar karena pinggang yang pegal akibat terlalu lama duduk.

10.00  Aku terbangun dan merasa "basah" di bawah sana. Kuatir dengan merembesnya air ketuban, aku mengecek celana dalam dan ternyata bukan air ketuban yang merembes melainkan flek kecoklatan, mungkin hari ini saatnya, aku membatin. Akhirnya aku putuskan untuk segera mandi dan bersiap ke rumah sakit kalau kontraksi sudah mulai teratur. Aku memberitahu abank yang baru saja selesai menyelenggarakan acara sosialisasi aman berkendara dan menelepon mama untuk didoakan semoga Xiao Dre bisa lahir hari ini.

12.00  Kontraksi masih timbul tenggelam. Abank sudah menghubungi dr. Caroline Tirtajasa, SpOG dan aku sudah diminta untuk datang ke RS Omni Pulomas segera karena berkaitan dengan permintaan darah yang harus dilakukan segera mengingat kondisi Hb-ku rendah untuk melahirkan, yaitu hanya 9,5. Namun karena kontraksi masih timbul tenggelam, aku memutuskan untuk makan siang dan beristirahat dulu di rumah sebelum berangkat ke rumah sakit.

14.00  Aku mempraktekkan Tapas Acupressure Technique (TAT) yang diajarkan oleh mas Reza Gunawan agar kontraksi bisa lebih konstan dan berjalan lancar.

15.30  Masih belum ada perkembangan dari kontraksi yang konstan, namun akhirnya aku memutuskan ke rumah sakit bersama abank dan Darren karena mau CTG untuk melihat kondisi Xiao Dre.

16.00  Perjalanan menuju rumah sakit dilancarkan dan aku segera menemui bidan jaga di rumah sakit. Bidan jaga melakukan pemeriksaan dalam dan mengatakan bahwa bukaan sudah 2-3, wah aku tentunya senang bukan main! Berarti sebentar lagi aku akan bertemu mahluk kecil yang selama 9 bulan lebih aku bawa di dalam perutku :)
Setelah diperiksa dalam, Xiao Dre di CTG... terlihat bahwa jantungnya baik dan kontraksiku memang belum teratur.

17.00  Selesai CTG, aku diharuskan oleh obgyn-ku untuk langsung diobservasi yang artinya tidak boleh pulang lagi ke rumah. Semua administrasi yang diperlukan untuk rawat inap termasuk permintaan darah diurus oleh suamiku. Untuk permintaan darah di PMI, kalau bisa menyertakan Kartu Keluarga (KK) agar mendapatkan potongan harga.

18.00  Karena telah diputuskan akan rawat inap maka aku meminta makan malam karena perut mulai lapar lagipula aku juga perlu tenaga cadangan, jaga-jaga kalau melahirkan pada hari berikutnya. Saat makan malam, kontraksi yang aku rasakan sudah 5-10 menit sekali. Setelah makan malam, obgyn-ku datang dan melakukan periksa dalam dan dia mengatakan kalau pembukaan baru 1! Lhaaaa, gak jadi seneng deh aku.... masa baru bukaan 1, bakalan lama nih proses persalinanku :(

19.00  Kedua orangtuaku sudah datang untuk menemani dan memberikan semangat dalam menjalankan persalinan. Aku pun sudah meminta dukungan doa dari saudara-saudara seiman di grup whatsapp dan Tante Dede juga sudah secara langsung mendoakanku agar proses persalinan berjalan lancar. I really need lotsa prayer!  Karena merasa proses persalinan ini akan panjang, aku meminta abank untuk mengantar Darren kembali ke rumah. Setelah ditinggal abank dan Darren, kontraksi semakin intens, dan aku hanya bisa meremas tangan mama saat gelombang cinta itu datang! *maaf ya Ma, pasti tanganmu sakit aku remas sedemikian rupa*

21.30  Setelah menikmati gelombang cinta yang terus menerus, tiba-tiba *blup* ketubanku pecah! Spontan aku langsung berteriak, "Suster, ketuban saya pecah"
Suster pun datang dan bilang kalau aku sudah mengalami pembukaan yang lengkap dan segera dipersiapkan untuk melakukan persalinan. Obgyn-ku pun sudah ditelepon dan dalam perjalanan menuju rumah sakit. Aku segera dipindahkan dari ruang observasi ke ruang persalinan. Tepat saat rasa panas terasa di bawah sana yang artinya kepala bayi akan segera keluar, obgyn-ku sudah tiba dan aku sudah diperbolehkan untuk mengejan. Jujur saja, aku gak tau mengejan itu seperti apa! Kata orang, mengejan itu seperti orang yang mau *maaf* pup! Tapi aku gak pernah mengejan kalau sedang melakukan urusan yang satu itu. Akhirnya obgyn-ku menggunakan bahasa yang paling sederhana yaitu, "Berakkin aja!" *HAHAHAHA*

21.47 Akhirnya, dengan satu kali mengejan saja, Xiao Dre sudah lahir :)


Selamat datang ke dunia barumu nak, terima kasih karena sudah membantu mama menjalani proses persalinan yang minim intervensi :)

Selesai melahirkan aku masih harus bermalam di ruang observasi karena harus ditransfusi darah, agar kondisiku bisa segera pulih karena harus mengasuh newborn.

And, somebody's blood saves my life!

Aku juga mau mengucapkan terima kasih tak terhingga untuk teman-teman WA, Pdt Dede S Moeljana  yang telah turut mendoakan proses kelahiran Xiao Dre, papa dan mama yang menemani, mama mertua, suami, dr. Caroline Tirtajasa, SpOG yang segera datang tanpa aku perlu menunggu lama, bidan Maemunah dan suster Anita yang telaten mengurusku.

Melahirkan hanya awal dari perjalanan panjang mengasuh anak, masih ada perjuangan panjang untuk menyusui ☺

Semoga proses menyusui pun berjalan lancar!

- @HoneyJT -