Showing posts with label book review. Show all posts
Showing posts with label book review. Show all posts

Sunday, 20 December 2015

Breastfeeding Experience


Gak kerasa nih kalau hari ini cuti melahirkan aku berakhir, yang artinya harus kembali ke kantor full time dan meninggalkan Xiao Dre yang telah genap tiga bulan di rumah. Cerita kelahiran Xiao Dre bisa dibaca di sini.

Lewat tulisan ini, aku ingin berbagi pengalamanku menyusui Xiao Dre.

Dulu, 8 tahun yang lalu, saat melahirkan Darren, proses menyusui tidak berjalan sesuai yang aku inginkan. Minimnya pengetahuan dan persiapan tentang manajemen ASI menyebabkan aku menyusui Darren sampai usianya hampir dua bulan. Hal ini juga yang membuatku sempat menyalahkan diri sendiri karena tidak dapat memberikan hak menyusu langsung kepada Darren. Namun, akhirnya aku berdamai dengan diri sendiri dan menyadari bahwa ketika itu aku masih muda, masih kaget dengan perubahan yang ada dan tidak berpengalaman.

Setelah mengetahui diriku hamil lagi (cerita kehamilanku dapat dibaca di sini), aku bertekad untuk dapat memberikan ASI kepada calon bayi yang akan lahir. Aku mulai mempersiapkan diri mengikuti seminar tentang ASI yang dapat dibaca di sini.

Mengapa aku bertekad untuk dapat menyusui anak kedua? Tentunya karena aku tahu keuntungan dari menyusui untuk ibu dan bayi. Bagi ibu, menyusui dapat menyusutkan rahim kembali ke ukuran sebelum hamil, mencegah kanker payudara dan rahim, praktis dan hemat secara ekonomi *alasan supaya budget tas dan sepatu bisa tetap terpenuhi walau punya bayi baru :p*. Lagipula ASI merupakan hak dari bayi, janganlah kita merampas hak tersebut! Sedangkan keuntungan ASI untuk bayi, mencegah alergi yang ditimbulkan susu formula, dan ASI merupakan sumber imunitas tubuh terbaik bagi bayi.

Bersyukur kepada Tuhan bahwa proses menyusui Xiao Dre terbilang mudah, aku hampir tidak mengalami masalah yang berarti dalam kurun waktu tiga bulan ini. ASI berlimpah, latch on tepat dan berat badan Xiao Dre yang ideal merupakan hadiah terindah :)

Benar sekali bahwa menyusui adalah berpusat dari pikiran busui. Saat pikiran mengatakan bahwa aku sanggup menyusui Xiao Dre secara eksklusif sampai 6 bulan dan air susu mencukupi segala kebutuhannya, maka itulah yang terjadi.

Jadi, bagi ibu baru yang sedang berjuang memberikan ASI, tetap semangat! 

Aku juga mau berbagi beberapa peralatan penting dalam menyusui Xiao Dre sejak dia lahir.

Breast Shell dari Dr Browns ini bermanfaat sekali buat aku karena seringkali puting yang lecet kalau tertempel bra menjadi semakin perih :(
Breast Shell berbeda dengan Nipple Shield. Nipple Shield melindungi puting agar tidak lecet sedangkan Breast Shell membantu puting yang lecet agar segera sembuh. This is a must have item for breastfeeding moms! Walaupun sepertinya bahan breast shell ini keras namun setelah aku pakai, lembut dan nyaman, jangan merasa terintimidasi dari bentuknya ya :)


Aku suka sekali dengan produk reuseable dan konsep gaya hidup go green, makanya langsung membeli juga Washable Breast Pads Dr Browns. Namun sayang sekali bahan breast pad ini menempel di kulit sehingga aku kuatir bisa tertelan oleh Xiao Dre saat menyusu. Memang sebelum menyusui sebaiknya payudara dibersihkan dengan waslap hangat, tapi kalau sedang berada di luar rumah tentunya merepotkan.

Akhirnya aku memutuskan untuk memakai Disposable Breast Pad Gabag, daya serap dan tampungnya tinggi sehingga aku tidak pernah mengalami kebocoran ASI.
Sebagai ibu menyusui yang bekerja, artinya aku sudah harus bersiap menabung ASI untuk mencukupi kebutuhan Xiao Dre selama aku berada di kantor. Untuk menyimpan ASI perah, pilihanku jatuh kepada Breastmilk Bag Gabag, jadi hemat tempat di kulkas atau pun freezer. Selain itu plastik ASI Gabag siap pakai, BPA Free, dilengkapi kolom tanggal serta jam dan penutupnya zip lock.

Yang penting dan gak boleh lupa adalah pompa ASI. Investasi terbesar busui adalah pompa ASI baik manual atau pun elektrik. Aku lebih memilih pompa ASI manual karena selain lebih ekonomis, kita dapat mengatur seberapa kuat tarikan pompa sehingga tidak perlu kuatir merasa kesakitan. Pompa ASI manual juga mampu mengosongkan payudara lebih baik dari pompa elektrik. Pompa ASI manual Pigeon ini aku dapatkan dari limpahan adik ipar yang kinerjanya masih baik. Aku sudah mulai memompa sejak di rumah sakit dan memberikan kolostrum untuk pertama kalinya kepada Xiao Dre.

We, breastfeeding moms shouldn't ashamed because nursing in public! Why? Because we feed our children! Ini pesan dari Le Leche League tentang menyusui di ruang terbuka :)
Untuk dapat menyusui di ruang terbuka di kala tidak tersedia nursery room yang nyaman, sedia nursing cover saja! Miliki 2-3 nursing cover dan tempatkan di beberapa bagian, di tas busui, di tas bayi dan di dalam mobil atau ruangan kantor. Nursing cover aku dapatkan dari komunitas kesayangan The Urban Mama :)

Di awal aku sudah menekankan untuk mencari informasi dan pengetahuan tentang ASI apabila ingin menyusui. Aku membeli Buku Pintar ASI dan Menyusui yang ditulis mbak Monik di Gramedia, isinya sangat lengkap, mulai dari kenapa harus ASI, mengatasi payudara yang sakit, manajemen ASI sampai peraturan mengenai hak busui! Wajib punya dan dibaca sebelum mulai menyusui!

Aku juga membeli ASI booster, Organic Mother's Milk, teh herbal yang di dalamnya terdapat kata-kata penyemangat bagi busui. Aku tidak mengkonsumsi teh ini secara rutin setiap hari namun aku minum bila sedang ingin atau saat ASI sedang sedikit karena kurang istirahat. Rasa teh ini buatku enak, memang ada bau khas tapi menikmati teh di sore hari sambil membaca buku, ah, rasanya rileks sekali!

Agar busui tetap percaya diri, pemilihan bra yang tepat juga amatlah penting! Bra menyusui haruslah berbahan nyaman dan menyerap keringat, memudahkan busui untuk melepas serta mengancingkan bra dengan satu tangan, tanpa kawat tapi mampu menopang payudara serta mempertahankan postur tubuh yang baik. Pilihanku jatuh kepada Mothercare Nursing Bra, yang memenuhi semua kriteria di atas.

Last but not least, dukungan terbesar untuk dapat lancar menyusui adalah dari orang-orang terdekat seperti suami, orangtua, mertua dan sahabat.

Let's breastfeed, it might be hard but worth it!

If you have question about breastfeeding, just drop your comments and I'll be pleased to help!

- HoneyJT -

Monday, 25 May 2015

Pregnancy Journey: 22 Weeks- What I Read


Hello everyone, I hope that you are all healthy and happy!

I wanna share what I read during my second pregnancy :)

Kembali hamil dalam kurun waktu tujuh tahun membuat aku lupa sebagian hal tentang kehamilan dan persalinan, makanya perlu baca-baca lagi nih!


9 Bulan yang Menakjubkan - Tim Majalah Ayahbunda
Buku ini adalah buku pertama yang aku beli dan baca saat hamil tujuh tahun lalu. Kini, aku pun masih membaca buku ini karena isinya masih relevan dengan dunia kehamilan dan persalinan namun sudah dicetak ulang dengan sampul yang terbaru :)
Asiknya buku ini dibaca secara perlahan per trimester kehamilan, sampai tiba pada bagian proses persalinan. Bagian ini menurut aku juga penting untuk mempersiapkan para ibu hamil bahwa proses persalinan dibagi beberapa tahapan dan dengan mengetahui tahapan-tahapan tersebut, maka bumil lebih siap menghadapi persalinan secara spontan atau alamiah.

Sabtu Bersama Bapak - Adhitya Mulya
Ini merupakan novel yang dibuat oleh seorang bapak yang dalam kehidupan nyatanya memiliki dua orang anak laki-laki. Lewat novel ini, sang bapak ingin anak-anaknya bisa mengenal cinta, keluarga dan kehidupan walau wujud fisik sang bapak tidak ada :)


Screamfree Parenting - Hal Edward Runkel
Buku ini aku beli saat ada sale besar-besaran di Gramedia Matraman. Saat itu, aku tertarik dengan judulnya, bagaimana mengasuh anak tanpa harus tarik urat! Dulu aku sering banget tarik urat dalam mengasuh si Kakak tapi sekarang aku udah belajar bahwa "berteriak" gak akan membuat anak melakukan hal yang kita inginkan. Jadi, ngapain capek-capek tarik urat.... cuma bikin keriput aja....HAHAHAHA

Evariny Andriana adalah seorang hypnobirthing therapist. Melalui buku ini aku belajar berafirmasi bahwa kehamilan merupakan hal yang menyenangkan dan hasilnya, aku gak merasakan mual muntah yang berlebihan  pada kehamilan ini dibandingkan saat mengandung si Kakak :)
Mencerdaskan anak bukan hanya persoalan jago matematika semata tapi bagaimana memiliki kecerdasan emosional dan spiritual adalah yang terpenting :)



Aku melihat buku ini pertama kalinya di rak buku kakak ipar aku. When terrible two stages arrived, you were really clueless! Bersyukur aku dapat meminjam buku ini dan mendapatkan panduan bagaimana menghadapi si Kakak. Melalui buku ini aku jadi mengerti apa yang ada di dalam benak dan pikiran si Kakak dalam enam tahun pertama kehidupannya :)

So, what books do you read? 

- @HoneyJT -  

Tuesday, 17 July 2012

Catatan #AyahASI

Penulis: @ID_AyahASI
Penerbit: buah hati
#AyahASI

Hal pertama yang melintas di benak saya, apa yang mereka lakukan sebagai Ayah (ASI) ? Memangnya mereka bisa menyusui?

Menyusui di masyarakat Indonesia memang masih dianggap sebagai bagian urusan ibu, tugas ayah cukup hanya memberikan nafkah bagi keluarga.

Awal mula buku ini hadir karena sebuah gerakan di dunia maya tentang peran aktif para ayah dalam mendukung ibu menyusui.

Seorang ayah ASI yang juga turut menulis buku ini adalah Shafiq Pontoh. Saat itu Shafiq merasa bahwa literatur mengenai ASI sangat membosankan sehingga tercetus ide untuk membuat komik agar enak di baca.

Gayung bersambut, ke delapan Ayah ASI memutuskan untuk membuat buku yang dapat memberikan pemahaman tentang ASI dengan gaya bahasa yang santai tanpa berkesan menggurui.

Buku ini di tulis berdasarkan pengalaman masing- masing Ayah ASI menjadi partner ibu menyusui. Ada yang mengerti mengenai ASI sebelum menikah, pemberian ASI bagi bayi prematur bahkan menyusui tandem!

Buku ini terdiri dari lima bab dan dilengkapi dengan ilustrasi gambar yang menarik :)

Buku ini dilengkapi pemahaman seperti apakah ASI itu, info yang benar dan mitos tentangnya, apa yang harus dilakukan agar produksi, pemberian ASI dan ASIP lancar.

Sebagai seorang finance geek ada satu bagian yang saya suka, hal. 119


Buku ini bukan semata untuk di baca oleh para ayah, namun wajib dimiliki semua keluarga Indonesia yang peduli akan tumbuh kembang buah hatinya.
The only experience we've had with fatherhood was through our own fathers- which, if you haven't noticed, ain't exactly the model for how things work anymore- Jim Nelson

Thursday, 16 February 2012

Supernova: Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh

Novel Dee yang pertama ini berkisah tentang 2 anak muda yang pergi ke Amerika untuk menuntut ilmu.

Dhimas dan Ruben memiliki visi yang sama akan sebuah cerita mengenai ksatria, puteri dan bintang jatuh.

Ksatria adalah Ferre yang akrab dipanggil Re. Re dikisahkan sebagai seorang yang memiliki segalanya namun selalu merana dalam kisah percintaan.

Putri adalah Rana, seorang istri dan wakil pemimpin redaksi sebuah majalah ibukota yang ditugasi untuk mewawancarai Re yang saat itu menjadi ikon dan pujaan wanita di Indonesia.

Bintang Jatuh adalah Diva, supermodel papan atas.

Alur cerita :

Entah kenapa baru kali ini Re merasakan yang namanya cinta, jatuh cinta dan dijatuhi cinta tapi sayang, dia jatuh cinta pada orang yang salah. Ia jatuh cinta pada seorang rana yang telah bersuami.

Sedangkan Rana juga menyadari bahwa dia hanyalah boneka dari situasi dan lingkungan yang telah membesarkannya tanpa bisa membuat dan melakukan keputusannya sendiri. Rana juga jatuh cinta pada Re. Mereka harus backstreet karena secara status sosial Rana dikawini oleh Arwin yang masih merupakan keturunan ningrat.

Sampai pada suatu hari, Rana harus dirawat di rumah sakit sedangkan Re hanya bisa menatap tanpa memeluk, mencintai tanpa memiliki. Arwin mengetahui perselingkuhan Rana dan membebaskan Rana untuk memilih dirinya atau Re. Rana luluh oleh ketulusan arwin dan memutuskan hubungan dg Re.

Re frustrasi hingga akhirnya dia bertemu dengan Diva. Dan untuk kedua kalinya bunga- bunga (entah bunga cinta atau hanya kekaguman saja) bersemi di hati Re. Lambat laun diketahui bahwa sang Supernova adalah Diva. Dan pada akhir cerita, Diva dikisahkan meninggalkan tanah airnya untuk menaklukkan alam seperti kegemaran Gio yang mencintai Diva setulus hati.

*image from dee-idea

Wednesday, 5 May 2010

Rich Dad's Prophecy part 2



Finally i had chances to finished this thick book...

here are the resumes... Enjoy it people...

Rich Dad said, “Everyone has the ability to build a financial ark to survive and flourish in the future but you must invest time in your financial education to build an ark with a solid foundation.”

As Warren Buffet says, “Investing must be rational, if you can’t understand it, don’t do it.”

Without a financial education, it takes a lot more money to get rich and a lot more money to stay rich.

The higher your financial IQ , the less money it takes to get rich. The lower your financial IQ the more money it takes.

Before you invest in something, invest the time to understand it.

That is where financial intelligence comes from. It comes from investing time in real world.

Financial Intelligence does not come from handing your money over to a fund manager and hoping and praying he or she does a good job.

You do not increase your financial intelligence investing in that way.

Investing in your financial education may not pay off early in the process but it does seem to pay off later.

If you want to become rich, start out investing a lot time before you begin investing a lot of money.

Your most important control of all is to take control over yourself and how you manage your money.

If you can do that, you can build a rich ark and captain it wisely.

Taking control of the ark or being in control doesn’t mean you have to do much.

All you have to do is be willing to be in control.

The opinion from Rich Dad about borrowing money from bank is :
First of all, bankers lend money to both fools and alchemist. Fools turn cash to trash and alchemist turn trash to cash. Bankers do not really care as long as you have the money to pay them back.

And secondly, if you are a fool, you will pay higher rates of interest. The bigger the fool, the higher the interest rate.

So the bankers love you. Your business make a lot of money and you are turning cash into trash.

Many people, low income wage earners to high income wage earners are in financial trouble because too much of their money goes to buy things that glitter.

We have all heard of poor or middle people spending money for newest and expensive gadget, cars , branded shoes, clothes etc.

There is nothing wrong with name brand glitter.

The problem is, too many people have assets columns overwhelmingly invested in glitter.

Many professional investors look only in darkness.

They are looking for the small start up company that will grow into and international giant.

They are not looking for a brand name CEO.

Many are looking for an entrepreneur, laboring away in a basement or garage, working on the next product that will solve the next big problem facing humanity.

Its not the glitter that counts, it’s the CASH FLOW.

The point is, million of people , rich and poor are in financial trouble because they are fools for the glitter.

If you love the glitter, you should not be captain of the ship.

If you are to become captain, you must control the fool in you that tends to be attracted to the glitter rather than the gold.

To be captain of your ship, take control of yourself which means taking control of your income statement and your balance sheet.

Always remember thet your balance sheet is the cargo hold of your ark regardless if you load it or not.

If you want to be rich, you must know the difference between an asset and a liability.

Warren Buffet, America’s richiest investor, believes that understanding accounting is a form of self- defense.

On this subject he said: “ When managers want to get across the facts of a business to you, it can be done within the rules of accounting.

Unfortunately, when they want to play games, at least in some industries, it can also be done within rules of accounting.

If can’t recognize the differences, you shouldn’t be in the equity picking business.”

He means if you are not financially literate, you shouldn’t be picking stocks.

Picking stocks without first knowing how to read company’s financial statements is gambling, not stock picking.

Warren Buffet often says, “If you cannot control your emotions you cannot control your money.”

Investing means freedom, wealth and security. The risk and the alternative are worth it.

Our emotions are powerful forces and emotional thoughts have the power to become self-fulfilling prophecies if not controlled.

If you are to become captain of your own ark, one of the most important controls is the control over your emotions.

There were 3 (three) levels of controlling thought. They are lower, middle and higher thought.

When someone is speaking from their lower levels of thought, they often say things such as “investing is risky” or “what if I lose”. When it comes to money, most people never get out of the lower levels of thought.

If you decide that you do not want these lower level emotions to run your thinking, you need both the middle level as well as the higher levels to pull you out.

This is one reason why financial education is so important.

Because once you learn about finances, you can rely upon your middle mind to break the grip of fear and doubt of your lower emotional mind.

#1 Control over your excuses
What really important is character not occupation.

Excuses are lies you tell yourself.

Growing up means not using the facts of our lives as excuses for our lives.

Be more honest with yourself, raise the standard on yourself.

Everytime you make an excuse, you’re acting like a baby.

Excuses hold us back, no one else.

Excuses are the words coming from the loser in you.

Solving financial problems or challenges increases your financial intelligence.

The importance of growing up is to be more honest by being more truthful with themselves.

#2 Control over your vision
a.Keep your word
Integrity simply means whole or complete. That means that your thoughts, words and your actions need to be the same. If you will do that, the future is yours.

b.Keep an open mind and your ears tuned for change.
Since changes are now invisible, you will have to see more with your mind than your eyes.

c.Learn to read financial statements
A financial statement allows the mind to see the true financial condition of the investment. Many times a banker decides to lend or not to lend you money in the first three minutes.

d.Use technology
e.Watch for bigness
f.Watch for changes in the laws
g.Watch out for inflation
h.Pay close attention to government handling of its social program

#3 Control over the rules
a.Saving money VS Borrowing

b.Owner of a business rather than an employee of a business

c.Keep your daytime job and start a part time business (Build it, Buy it, Franchise, Network Marketing)

d.Invest n small real estate properties

e.Plan on becoming rich rather than becoming a high income person with a lot of money

f.Understand how professional investors protect themselves from market crashed.

g.Don’t be worsify- diversify

h.Always remember that you are the entrepreneur, the visionary and the leader. Never let your advisors run your business.

i.Just because someone is smart and went to good school does not mean they know anything about the real world of business or investing.

#4 Control over your time
a.Getting rich faster
If you are working hard on somebody else’s ark, you may want to set aside some spare time to build your own ark.

b.I love my work
Loving what you do is very important. Many people love their work but their work will not provide for long term needs. It’s time we invested some time in our future.

c.Investing is becoming investors
Today, it is no longer enough to be professionally competent. We all need to be professionally and financially competent. A small investment in your financial education can gain you massive amount of financial time.

d.Health and wealth
Wealth is the number of days you could survive without working while still maintaining your standard of living.
More specifically, wealth is measured in time more than money.

Financial Freedom means having more free time.

“My time frame for holding a stock is forever,” Warren Buffet says.

•Invest in yourself
Invest some time finding the long and short term reasons why you want to learn something. You may want to sit down and write down your goals and the reason you want to achieve your goals. It is the reasons that get you energy to move forward.

Invest some time in learning the technical knowledge required to achieve your goals.

Invest some time learning via real- life trial and error

#5 Control over your destiny
a.Drawing out the rich person in you
Kiyosaki recommend people keep their daytime job and start a part time business or start investing in a small piece of income real estate, simply because it takes a few years to learn the basics.

b.Be a tough parents
Warren Buffet is just as tough on his children as he is on his employees. He doesn’t believe that if you love somebody the way to do him good is to give him something he’s not entitled to.

c.Money does not make you rich
Study, read a lot, started small and made many mistakes, find good advisors and mentors are the factor that makes you rich.

d.Not having money makes you richer
Because had no money became rich, had no education become genius, had no security to fall back on found freedom.

e.What do you want to be when you grow up ?
Regardless whether you grow up to be rich or poor, grow up to be people who can be trusted.