Sunday, 14 August 2011

Surprise!! :)

Senin, 15 Agustus 2011

Seperti biasanya, saya harus bangun untuk berangkat kerja, membangunkan Darren dan mengurus keperluannya untuk sekolah.

Saya memulai hari ini lebih pagi dari biasanya.

Entah, hari ini rasanya berbeda dari biasanya.

Terkadang saya malas bangun di Senin pagi, tapi kali ini saya begitu bersemangat!

Perjalanan ke kantor pun lancar jaya J

Tidak berapa lama, datang OB mengetuk dan memberitahu bahwa ada kiriman kue menunggu di belakang.

Sedikit heran karena hari ini bukanlah hari ulang tahun saya dan tidak ada peristiwa penting dalam kehidupan saya.

Biasanya suami suka memberikan kejutan kecil saat hari kasih sayang, ulang tahun saya dan ulang tahun pernikahan kami.

Namun, hari ini rasanya tidak ada yang special… kira- kira dari siapa ya kiriman kue yang lezat ini ?

Aha!

Saya baru ingat @willypriyoko mengatakan akan ada kejutan melalui e-mail yang beberapa hari lalu saya kirimkan.

Dan ternyata benar, @davehendrik mengirimkan 34 buah kue kepada 34 orang yang beruntung dan juga melakukan pencapaian yang memberi inspirasi kepada Dave Hendrik.

Wow! 34 kue dan 34 orang yang berbeda di ulang tahunnya yang ke 34 J

Dan saya salah satu yang beruntung!

Keberuntungan saya dimulai saat saya ikut menyahut di account twitter milik Dave Hendrik.

Sebuah kelompok yang dimulai dari penulis di blog Multiply, menggalang dana sejak tahun 2009 untuk anak- anak Indonesia agar mereka bisa menggapai mimpi mereka yang dinamakan Helping Hands Project. Postingan lebih lanjut bisa dibaca disini.

Pencapaian terbesar tahun ini bagi saya adalah meluangkan waktu untuk menjadi sukarelawan event yang berlangsung 23 Juli lalu bersama dengan suami :)

Dan inilah yang membuat saya terpilih untuk dikirimi kue lezat dari Dave Hendrik.

Happy birthday Dave Hendrik, you makes my day!

May God always keep his eyes upon you J

Dave Hendrik sendiri menginspirasi saya melalui gerakan #3gratitudes selama 21 hari dan sejak saat itu saya semakin bersyukur atas apa yang telah diberi oleh yang Maha Kuasa terhadap saya J

Thank you so much Dave Hendrik, Willy Priyoko and Breadtalk Indonesia J

Sampai post ini dibuat pun saya masih terheran- heran J

Friday, 5 August 2011

Happy Birthday 5 Aug 2011

Mama, lahir dari keluarga sederhana 67 tahun silam di Bogor
Mama, wanita yang menikah dengan alm. Papa Josep sejak tahun 1970
Mama, pensiunan guru
Mama, seorang mama dari 4 orang anak
Mama, seorang oma dari 3 orang cucu

Mama, yang memberi kebebasan bagi anak- anaknya untuk tumbuh dan berkembang
Mama, yang membantu menjaga Darren di kala saya dan suami sibuk bekerja
Mama, yang rela bangun setiap subuh untuk memastikan makanan tersedia sepanjang hari di meja makan
Mama, yang selalu berdoa bagi kami anak- anaknya

Terima kasih untuk selalu ada saat kami membutuhkanmu,
Terima kasih untuk selalu berdoa bagi kami anak- anakmu,
Terima kasih untuk selalu menjadi mama yang penuh kasih dan cinta bagi kami,

Selamat Ulang Tahun,
Sejahtera dan Sehatlah Selalu,

dari kami,
anak, menantu dan cucu- cucu

Monday, 25 July 2011

#Misi21 Volunteer of Helping Hands Project 2011




Salah satu bucket list saya adalah menjadi sukarelawan di sebuah organisasi khususnya tentang anak- anak.

Saya selalu menyukai dunia anak yang penuh dengan warna dan tawa.

Rasanya bahagia bisa melihat seorang anak tertawa lepas tanpa beban.

Keinginan untuk menjadi sukarelawan sudah sejak lama ada.

Tepat di Paskah tahun ini, saya mempertanyakan diri saya sendiri, "What have I done to contribute to society?"

Sampai akhirnya saya bertemu kembali dengan teman SMA saya yang bernama Citra Savitri.

Citra memulai project yang dinamakan Helping Hands Indonesia bersama teman sesama komunitas blogger Multiply.

Misi Helping Hands adalah mengembalikan mimpi anak- anak untuk menggapai cita- citanya kembali. Mengapa anak- anak yang dipilih ? Karena anak- anak masih memiliki banyak kesempatan untuk berkembang dan bekarya.

Beberapa donasi sejak tahun 2009 telah disalurkan kepada anak- anak SDN Sukamanah Bandung (2009), Yayasan Kasih anak Kanker Indonesia (2010).

Dan kebetulan tahun ini Helping Hands akan membantu anak- anak rumah singgah nelayan Muara Kamal.

Satu minggu sebelum event digelar, saya menyatakan ikut sebagai salah seorang relawan. Di detik- detik terakhir suami tercinta juga menyatakan dukungannya dengan ikut terjun sebagai relawan juga! *tidak ada hal yang paling membuat saya haru selain dukungannya ini*


Acara dilaksanakan bertepatan dengan Hari Anak Nasional 23 Juli 2011 bertempat di Taman Budaya Sentul dengan tema "Aku dan Alam, Bermain dan Bertualang"


Acara dipandu oleh @sisogi dan @idfipancani , mereka pun sangat peduli anak.


Acara dirangkai sedemikian rupa agar anak- anak belajar sambil bermain :)




everyone got a goodie bag :)

Tarian Topeng Ireng dan Grasak

this boy is a good dancer :)

Kak Ariyo yg passionnya adalah mendongeng untuk anak Indonesia :)

kakak- kakak dari @popzzle menghibur dengan nyanyian anak- anak :)

Donasi diserahkan kepada pengurus Rumah Singgah Anak Kampung Nelayan Muara Kamal kemudian ditutup dengan hand print di kain dan anak- anak bermain di wahana permainan yang ada :)

Kepuasan batin tak terkira setelah event ini selesai dan kenyataan bahwa donasi yang diserahkan dapat membantu anak- anak ini melanjutkan mimpi mereka!

Let's give hope a hand, kejar mimpi sampai ke bintang!

Selamat Hari Anak Indonesia, tetaplah bermimpi anak- anak Indonesia :)

Wednesday, 13 July 2011

His first (real) swimming


Hi everyone,

Glad that today I am able to send Darren to school.

Today he has his swimming intracurricular lesson and after that, he went home which means no class today.



He has his big grin for the rest off the day!



And I am very grateful for the school schedule that starts on 8 am, so I can drop him to school everyday.

I love my motherhood :)

Monday, 11 July 2011

His 1st day of kindergarten journeys :)


Finally,

I can be the one who passed the school gate with him :)

Remember when I crossing my finger to accompany you on your first day at school ?

I keep my promise to you son because I love you :)

Friday, 1 July 2011

When July come

Well, It is July now....

I sit a while and keep thinking what have I done for last semester in 2011.

I thank God for the chances that come and go, I thank God because my son can sit on dining table when he has his meal, I thank God because the IHSG reach 3,900 today.

Simply, I thank God for everything in my life... the bad ones, the good ones.

Every single step, I continue to grateful for himself... for he is my god, a true living God...

Heavenly Dad, it's been a while I don't cry of anything!

Now, tears out from my eyes and my heart says thank you.

Thank you,
your daughter

Monday, 20 June 2011

Recap Minggu 13- 19 Juni 2011

Saya mencoba untuk menulis blog secara berkala untuk terapi jiwa :)

Kali ini saya akan menceritakan mengenai kehidupan saya selama satu minggu penuh.

Diawal minggu, saya kedatangan seorang staff baru.
Disaat hati ini memiliki banyak pertanyaan atas apa yang diberi oleh Sang Pencipta, tiba- tiba saya diingatkan saat melihat tim kerja saya di dalam satu ruangan yang sama dengan saya.
Tiba- tiba saja rasa memiliki sebagai sebuah keluarga muncul.
Ya, saya merasa saya berkewajiban untuk mendidik dan mengasuh mereka untuk mereka dapat bekerja dengan segenap hati.

Ada beberapa peluang yang bagus juga datang, tapi hanya Tuhanlah yang paling mengerti apa yang saya butuhkan. Tentunya saya wajib untuk mencoba tantangan tersebut, I do my very best and God will do the rest... so I don't have anything to worry about.
Saya menginginkan tantangan baru agar bisa lepas dari zona nyaman dan berkembang dari banyak segi. Saya sangat tertarik dengan Media Sosial untuk saat ini dan ini bisa dibilang merupakan salah satu passion saya. My passion statement is representing ideas!

Seharusnya Sabtu kemarin saya ada acara dengan The Urban Mama namun karena tiba- tiba kami kedatangan tamu maka kami memutuskan untuk tidak hadir ke acara tersebut. Akhirnya Sabtu diisi dengan bermain dengan Darren dan menonton Masterchef Indonesia serta DVD.

Nah hari Minggu merupakan hari yang sangat menarik buat saya karena saya berkesempatan untuk bertemu dengan seorang kakak pembina rohani saya dan sahabat lama yang hatinya sangat edan! Edan dalam arti kata bahwa dia sangat mengasihi bangsa Indonesia, masuk ke pedalaman di Indonesia hanya untuk mengajari suku- suku agar bisa maju tanpa menghilangkan kearifan lokal!

Kami sudah bertahun- tahun tidak bertemu dan yang saya syukuri juga bahwa saya berkesempatan untuk membagikan apa itu financial planning!

Terimakasih Sang Hidup yang sudah memberikan saya kesempatan seperti diatas!

Yang bersyukur atas nikmat yang Kau beri :)









Wednesday, 15 June 2011

CAREER is NEVER about ....

@ReneCC bicara soal Karir dan Gaji di twitterverse pada suatu hari :)
  • Career is NEVER about chasing for bigger salary.
  • The only objective of career should be happiness & fulfillment.
  • Your cost of living should not be the only factor in making your career decision. If you do so, you are very shortsighted.
  • Do you want to be trapped in a job you hate simply for the sake of cost of living?
  • Something to consider: what does your job cost you : provide for you? Frustration : fulfillment? Effort : achievement?
  • To happy in your job requires the good to be significantly greater than the bad. Salary is just 1 factor. How is your job now?
  • For those who think that money brings security, please think again.Salary is the perception of security.
  • JOB: Focus on momentum, great learning curve, awesome opportunities, freedom to act and more time with your love ones.
  • Getting bigger salary without knowing the ways to contribute more = self devaluation.
  • Always option for long-term than short-term. Give yourself tons of opportunities to grow.
  • Business people & owners should not be stingy. Add high incentive & immediate rewards for those who perform.
  • The more employees thinks and acts like owners, the better for the company.
  • To work in a crappy job is NOT your fault. Knowing you are in crappy job yet you do not do anything, that is your fault | @donanwijaya
  • A job would not love you back. Use things and love people. Do a great job, contribute and live a life that matters to you | @LennDm
  • Last one: stop worry about salary. Great money follows great works. Be an outstanding giver, be a great person and be happy :)
Aye, aye Coach :)

Monday, 6 June 2011

Autism and stop using it as a joke!

Seorang teman yang saya temukan di dunia virtual berbagi bagaimana dia berhadapan dengan kedua anaknya yang menyandang autisme.

Berikut penuturannya melalui account twitter @justsilly

Ciri- ciri anak yang menyandang autisme adalah sebagai berikut:
  1. Sulit bersosialisasi dengan anak lain.
  2. Tertawa atau menangis tidak pada tempatnya. Orang sering bilang anak saya gila karena lagi diam, dia bisa tiba- tiba tertawa atau menangis.
  3. Tidak ada eye contact. Mereka umumnya menghindari eye contact, karena mata kita "bicara". Mereka umumnya tidak suka berkomunikasi.
  4. Umumnya tidak peka akan rasa sakit. Anak saya tangannya disetrika, kepalanya bocor, kakinya kena knalpot dan dia tidak menangis.
  5. Anak penyandang autisme lebih suka menyendiri. Mereka akan mengamuk jika dipaksakan berbaur ditengah keramaian.
  6. Suka sekali benda yang bulat atau berputar. Their first oral orgasm adalah ketika pertama kali merasakan kenikmatan menyusu pada ibunya.
  7. Keterikatan pada satu benda yg berlebihan. Dulu anak saya kalau lagi suka tali, bisa dibawa berhari- hari kemana- mana sampai tidur. Kalau hilang, ngamuk!
  8. Hiperaktif! Tidak bisa diam. Apalagi kalau makan yang mengandung gluten (tepung), casein (susu) dan gula. Bisa mutar- mutar kayak gasing. Gluten dan casein pada otak anak penyandang autisme dirubah menjadi Gluteomorphin dan Caseomorphine yang efeknya 100 kali lebih bahaya dari morphine yang dikonsumsi orang dewasa. Itu sebabnya orangtua penyandang autis harus hati- hati memberi makan anak mereka.
  9. Terlalu pendiam, bahkan menolak untuk bicara. Ini kebalikan dari no.8 tadi.. Anak saya yang pertama seperti ini awalnya.
  10. Tidak berminat pada metode pangajaran yang biasa. DULU.. untuk mengajari matematika misalnya, saya harus lompat turun naik tangga buat ngajarin penjumlahan.
  11. Melakukan gerakan yang sama berulang kali, kayak kaset rusak yang di rewind terus- terusan. Kata- kata pun diucap bisa seratus kali pengulangan.
  12. Gak peduli bahaya. Dulu.. Karena anak saya susah tidur, meleng dikit dia dah nangkring diatas LEMARI! :)) atau masukin tangannya ke colokan listrik.
  13. Cara bermainnya aneh, dan bisa dilakukan dalam waktu lama. Dulu anak saya suka ngumpulin batu, lalu melempar batu itu ke kolam, berulang!
  14. Echolalia! Seperti gema..mereka suka mengulang- ulang ucapan mereka, dan itu bisa dilakukan seharian, tanpa berhenti.
  15. Refuse to cuddle. Anak penyandang autisme kadang ada yg sensor tactile-nya sensitive (sensor dipermukaan kulit), sehingga mereka menolak dipeluk.
  16. Sensorik pendengarannya juga sensitive, sehingga pada anak- anak tertentu, mereka suka takut dengar suara blender, mesin potong rumput, hair dryer etc
  17. Kadang bersikap seperti orang tuli. Kalau dia ga suka, even ada bom meledak disampingnya, dia akan diam saja.
  18. Kalau ingin sesuatu, tidak bicara, tapi merengek, mendorong kita mendekat ke yang dia minta lalu mengamuk jika kita tetap tidak mengerti. Tantrum, ini kadang tanpa alasan yang jelas, dia bisa tiba- tiba mengamuk dan memukuli dirinya sendiri.. Kalau dia begini, buru- buru peluk deh.
  19. Kecakapan motorik halus dan motorik kasarnya tidak seimbang. Mereka sulit menendang bola. Biasanya hanya dipeluk dan diputar- putar.
  20. Paling gampang, kasih balok- balok atau lego. Kalau dia susun keatas, aman! Tapi kalau dia menolak dan memilih menyusun memanjang.. Coba lebih diperhatikan lagi.
Jika menemukan setidaknya empat poin diatas pada anak kita, segera konsultasi ke spesialis anak dan psikolog. Karena dengan penanganan yang tepat anak penyandang autisme dapat hidup normal.


And stop using word "autis loe" on daily jokes... Let's have empathy :)

Monday, 23 May 2011

Dana Darurat itu Perlu dan Penting!

Kemarin, sebuah sms masuk ke telepon genggam saya. Bunyinya,”Sama gajinya si X noohh.., kasihan dia ndak makan, pantesan wkt nongkrongin bos, g srh2 makan dulu sambil ng kbr dia blg nanti-nanti. Brusan sampe ktr, bru dia blg ndak py uang tuk mkn. Akhirnya dibeliin salah seorang kolega di kantor.”

Sedikit miris melihat sms tersebut saya hanya membalas bahwa, saya belum terima voucher untuk pengeluaran gaji si X. Kalau saja voucher itu sudah saya terima saya pasti akan langsung membuatkan cek agar gaji si X bisa keluar segera. Namun kenyataannya yang bertanggungjawab masalah gaji bukanlah saya.

Buat saya, menahan hak seseorang adalah kesalahan dan saya sebisa mungkin untuk tidak melakukan hal tersebut. Kebetulan saja untuk minta approval dari si bos memakan waktu lama karena tidak hadirnya beliau di kantor. Kalaupun saya sodorkan cek kosong apakah beliau mau menandatanganinya ?

Baiklah bukan perihal pekerjaan saya yang ingin saya ceritakan saat ini.

Saya mau berbagi mengapa Dana Darurat itu perlu dan penting.

Andai saja kolega saya X itu punya Dana Darurat pastinya dia tidak perlu sampai tidak makan selama sehari penuh kemarin, karena belum turunnya gaji.

Berapa banyak dari kita yang masih meremehkan Dana Darurat ?

Keadaan kolega saya itu tentunya mencerminkan kondisi cashflow keuangannya.

Bagaimana sih supaya gaji kita tidak sampai minus sebelum menerima gaji berikutnya ?

Coba kita cek lagi keadaan kita yang sebenarnya, are we living the life we deserve ? Apakah kita hidup sesuai dengan kemampuan kita dalam menghasilkan uang?

Apakah kita sudah menyisihkan minimal 10% dimuka dari penghasilan setiap bulannya ?

Kebanyakan kita tidak peduli yang penting ada uang ya bisa belanja, jalan- jalan dan sebagainya sehingga kita lupa untuk menyisihkan uang didepan agar tidak terpakai.

Padahal menabung untuk Dana Darurat adalah hal yang penting dan perlu.

Coba ubah cara pikir kita tentang menyisihkan uang sebagai tabungan. Jangan menunggu sisa uang dari gaji tapi usahakan untuk menyisihkan didepan dan langsung masuk ke tabungan.

Besarnya Dana Darurat bisa dilihat disini

Switch the way you think about saving J