Tuesday, 19 April 2016

[SYUKUR PAGI] Whatta Week


Udah lama banget aku gak cerita soal Darren di blog karena konsen urus bayi :p

Kali ini aku mau berbagi cerita yang aku namakan 'Syukur Pagi' :)

Kenapa 'Syukur Pagi'? Karena banyak hal yang terjadi di pagi hari yang patut disyukuri and it really brighten my day  😊

Begini ceritanya, 

Monday, 4 April 2016

Persiapan Menuju Makanan Pertama

Gak terasa aku berhasil menyusui selama 6 bulan, (pengalaman menyusui Xiao Dre bisa dibaca di  sini) dan  sudah lulus ASI Eksklusif maka kini saatnya Xiao Dre memulai makanan padat pertamanya.

Fase makanan padat pertama bikin aku senang sekaligus deg-degan, senang karena ada alasan untuk belanja HAHAHAHA, deg-degan kalau Xiao Dre bakal suka atau gak sama makanan yang aku bikin :) 

Wednesday, 9 March 2016

Breastmilk Pumping for Working Mom

It is have been almost three month since I back to the office fulltime.

In this post I would like to share what did I used to breastpump in office.

Monday, 15 February 2016

Mandi Busa Cukup Satu Tetes

Untuk menjaga kebersihan tubuh, penting sekali untuk mandi dua kali sehari dengan sabun yang tepat. Mengapa harus dengan sabun yang tepat? Karena dengan sabun yang tepat, kuman dapat dibasmi tetapi kulit tetap terawat.

Sedari kecil, aku akrab dengan sabun batang yang kadang-kadang saat dipakai bisa jatuh dan jadi kotor. Ditambah lagi sekarang anak sulung aku, D1 senang sekali mandi sambil bermain busa. D1 pernah kepergok aku sedang mencelupkan sabun batang ke dalam bak air mandi. Kalau kayak begitu,  yang ada kita malah mentransfer kuman ke kulit sendiri....Serem kan?!

Tuesday, 9 February 2016

Bone Investment


Semenjak melahirkan anak kedua pertengahan September 2015, aku sering merasakan backpain ditambah lagi dengan tidak berolahraga rutin lebih dari satu tahun lamanya. Memang wajar kalau ibu hamil dan ibu menyusui merasakan backpain karena harus menanggung beban di bagian punggung sampai pinggang.

Biasanya kalau backpain mendera, aku hanya beristirahat yang cukup dan kelamaan sakitnya mereda. Tapi, gak berapa lama pasti sakitnya balik lagi! Duh sebel!

Thursday, 4 February 2016

Asisten Kesehatan Keluarga

Beberapa waktu yang lalu, saat sedang bekerja di kantor, aku dikabari kalau ada sebuah luka yang bernanah di paha Xiao Dre.

Duh, rasanya saat itu juga aku ingin segera kembali ke rumah!

Tapi aku ingat kalau di ponselku tersedia aplikasi #BerbagiSehat yang dapat memantau gejala dan penyakit anak sebelum akhirnya ke dokter spesialis anak atau ke rumah sakit untuk tindakan medis lebih lanjut.


Aplikasi #BerbagiSehat ini seperti jurnal kesehatan bayi dan anak. Ketik keluhan pada kolom Gejala, maka dapat diketahui penyakit yang mirip dengan gejala yang disampaikan. Aku ketik "Benjolan Bernanah" pada gejala, kemudian penyakit yang muncul, akibat vaksinasi.

Edufair untuk Indonesia Lebih Baik

Kembali memiliki buah hati yang kedua artinya bersiap untuk mulai merencanakan si anak akan bersekolah di sekolah mana pada saatnya nanti  dan yang pasti erat kaitannya dengan uang atau yang sering disebut Dana Pendidikan.

Kebetulan sekali aku berkesempatan hadir di Sun Life Edufair, pameran pendidikan yang mempertemukan sekolah-sekolah, pakar pendidikan, orang tua dan anak-anak  yang diadakan oleh PT Sun Life Financial Indonesia di Main Atrium Senayan City, Jakarta 28-31 Januari 2016. 

Acara ini bertujuan untuk mengedukasi para orang tua akan pentingnya untuk mulai mempersiapkan pendidikan anak mereka di masa depan sejak dini dan memberikan saran tentang cara mempersiapkan dana pendidikan anak mereka melalui acara bincang-bincang bersama para pakar dan diskusi interaktif antara anak, orang tua, sekolah dengan Sun Life.

Saturday, 30 January 2016

Po Po and Pancakes

28.01.2016

I got news from my brother that Po Po is passed away in her nap peacefully.

She is a mother to my mom, a crafty person and a hardworker too.

I called her Po Po, to say grandmother in chinese.

Wednesday, 20 January 2016

Rentak Harmoni


Aku senang sekali bicara tentang pendidikan Indonesia, antara bangga dan gemas. Bangga karena standar mata pelajaran eksata Indonesia jauh di atas standar negara lainnya, gemas karena cara pengajaran masih jauh di bawah standar negara maju.

Tahun 2014, aku bergabung menjadi relawan Komite Rekrutmen Indonesia Mengajar. Ceritanya bisa dibaca di sini

Pastinya kamu sudah sering mendengar tentang Indonesia Mengajar. Gerakan Indonesia Mengajar (GIM) adalah sebuah gerakan yang mengajak semua pihak untuk ambil bagian menyelesaikan masalah pendidikan di Indonesia. Salah satu kegiatan utama GIM adalah menyeleksi, melatih dan mengirimkan sarjana-sarjana terbaik dari berbagai universitas untuk menjadi jendela kemajuan di daerah melalui wahana bekerja sebagai guru selama satu tahun yang disebut Pengajar Muda. Saat ini sudah tercatat 539 orang Pengajar Muda yang pernah bertugas, 16.303 relawn dalam berbagai inisiatif, ribuan donatur perorangan serta ratusan sponsor/mitra GIM.

Berawal dari ide beberapa alumni Pengajar Muda lintas angkatan untuk berkontribusi kepada GIM seusai masa tugas, mereka bersama beberapa relawan mendaftarkan diri sebagai grup tari pada acara Indonesia Menari 2014. Keberhasilan mereka meraih juara favorit pada acara tersebut menambah kepercayaan diri dalam mengajak lebih banyak lagi alumni dan relawan untuk berkolaborasi dalam bidang seni.
Oleh karenanya, alumni Pengajar Muda dan relawan GIM menampilkan sebuah drama musikal bertajuk "Rentak Harmoni" yang akan berlangsung pada hari Sabtu, 30 Januari 2016 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki Jakarta pukul 19.00. 

Tiket dapat diperoleh di sini dimana seluruh hasil keuntungannya akan didonasikan kepada Iuran Publik GIM sebagai salah satu skema pendanaan Indonesia Mengajar.

"Rentak Harmoni" adalah wadah anak-anak muda yang peduli pendidikan melalui kesenian dan kebudayaan. Seluruh pendukung adalah relawan yang telah diseleksi sebelumnya. Ada wirausahawan, pengacara, PNS, auditor bahkan mahasiswa yang berproses bersama kami selama kurang lebih 8 bulan belakangan ini," sahut Anneke Puspa Calliandra, pimpinan produksi Rentak Harmoni yang merupakan alumni Pengajar Muda angkatan ke-5.

"Bersama-sama kami belajar dan berusaha mempersembahkan yang terbaik karena kami ingin menggugah rekan-rekan yang terlibat dan hadir di drama musikal ini untuk memikirkan apa yang bisa mereka lakukan untuk pendidikan walaupun sederhana," tambah Astuti Kusumaningrum, sutradara dari Rentak Harmoni sekaligus alumni Pengajar Muda angkatan ke-2.

Rentak Harmoni mengisahkan tentang Warita Dikara yang dibangun oleh kekayaan mimpi dan pemikiran warganya. Lewat dongeng rakyat, kearifan tersebut diturunkan dari satu generasi ke penerusnya, mendidik mereka untuk hidup dalam ketentraman. Cerita indah yang mengajak kita semua untuk berpikir bahwa setiap orang bisa belajar dan berbagi di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja.

Tidak sempat untuk menonton namun ingin berkontribusi, kamu juga dapat mendukung dalam bentuk donasi di sini.

@HoneyJT -

Friday, 15 January 2016

Cooking Class with Philips Indonesia

Yeay! First post in 2016 :)

Happy New Year!

Tentunya di tahun yang baru, dengan semangat yang baru juga aku ingin lebih kreatif lagi dalam mengolah makanan bagi keluarga. Pas banget Xiao Dre juga akan mulai makan Makanan Pendamping ASI (MPASI) beberapa bulan lagi, aku diundang The Urban Mama untuk mengikuti Cooking Class yang diadakan oleh Philips Indonesia dengan chef Yuda Bustara.


Acara yang diadakan di Pullman Hotel, Thamrin dan dihadiri oleh ibu-ibu kelompok pemenang foto kompetisi "Arisan Philips bareng Pak Bondan #BekalNasiPhilips".



Pak Bondan Winarno mengatakan, "Melibatkan anak-anak dalam menyiapkan makanan merupakan bonding time  dan anak cenderung mengkonsumsi lebih banyak makanan sehat namun tetap harus dalam pengawasan. Selain bagus untuk kesehatan, melibatkan anak memasak membantu mereka merasakan pencapaian telah membantu keluarga"

Peralatan dapur yang aman dengan teknologi terkini dari Philips Indonesia memudahkan orangtua untuk melibatkan anak dalam proses memasak.

Beberapa peralatan yang bikin aku naksir adalah:

Rice Cooker

Rice cooker Philips membantu menghemat waktu dalam memasak nasi, cukup 20-30 menit saja prosesnya. Keunggulan lainnya, Rice cooker ini mampu menghangatkan nasi sampai dengan 48 jam tanpa menjadikannya kering ataupun kecoklatan. Bahannya anti lengket dan anti gores sehingga aman untuk digunakan dalam jangka waktu lama.

Hand Blender
image from Philips.co.id
Hand blender Philips aman digunakan seluruh anggota keluarga karena ada pelindung mata pisaunya. Pas banget nih buat membuat MPASI mulai dari tekstur yang sangat lembut sampai tekstur agak kasar.

Table Grill
Image from Philips.co.id
Table grill Philips menggunakan listrik sebagai dayanya sehingga gak perlu kuatir terbakar. Selain itu, table grill ini terdiri dari dua sisi, yang bergerigi tentunya untuk memanggang dan yang mulus bisa digunakan untuk memasak tanpa minyak goreng. Tentunya lebih sehat dan lebih hemat bukan? Aku sudah membayangkan kalau punya table grill ini, bisa bikin teppanyaki di atas meja atau BBQ-an tanpa perlu panas-panasan.

Tiba saatnya peserta diajak untuk membuat 4 (empat) resep makanan menggunakan peralatan dari Philips dan inilah hasilnya:


Gimana? Naksir juga kan peralatan memasak dari Philips ?! Beneran deh, kalau pakai Philips, memasak jadi menyenangkan!

Terima kasih The Urban Mama dan Philips Indonesia atas undangannya, aku jadi nambah pengetahuan dan resep masakan tentunya!