Thursday, 18 June 2009

Tragedy




I dunno where should I begin writing on this blog.

These days, me and my husband through so many problems in life.

Starting from one of our relatives that get some illness (we much hoping that it’s not cancer *crossing finger* ) and then the business.

Gosh, it’s hurts, we feel very sad, disappointed and so on.

Ditambah lagi dengan saya sakit karena makan soto ayam dekat kantor. Saya tahu bahwa saya punya kelemahan tidak bisa makan sembarangan. Perut saya tergolong perut ningrat yang sangat sensitive, tidak bisa diajak makan jorok sedikit pasti saya langsung sakit.

Hari Jum’at lalu karena lama menunggu Dokter Anak yg akan memvaksinasi Darren, maka saya memutuskan untuk langsung ke kantor. Tadinya saya pikir bisa balik lagi ke rumah untuk ambil bekal makan siang.

Dan pilihan makan siang saya jatuh pada Soto Ayam yg murah meriah tapi membawa petaka *SIGH*

Belum lagi ditambah dengan telat makan saya pada hari Sabtu siang karena keasyikan belanja bulanan. Lalu Minggu malam setelah mendengar kabar buruk mengenai salah seorang anggota keluarga, saya dan swami tidak bisa tidur. Sedih memikirkan keadaan beliau yg kami kasihi.

Lalu Senin siang menjelang sore, kepala ini sakit seperti mau meledak ditambah lagi mual yg tidak terkira.

Sesampai di rumah, keringat dingin mengucur dan badan ini mulai demam. Dan tepat tengah malam, saya terkapar tiada berdaya akibat rasa sakit yg timbul. Dalam hati, ini pasti serius. Belum lagi mendengar kabar yg menyesakkan dada, benar- benar ujian yg tidak akan pernah berakhir.

Saya hanya percaya apa yg keluarga kami alami adalah sebagian kecil dari ujian iman, setelah beberapa semester bahkan tahunan kehidupan kami jalani. Tentunya kami mau naik kelas, walaupun standar kenaikan kelas iman kami semakin tinggi tapi bersama Yesus kami pasti mampu.

Ironis memang, pada saat kami akan mengukur ulang semua pengeluaran dan investasi kami terjadi hal diluar kendali. Namun kami harus mempercayakan keuangan kami pada Allah.

Segala hal di dunia ini memang tidak ada yg abadi, semua bisa berubah dalam hitungan detik. Sepanjang hari selama saya istirahat di rumah, saya terus memikirkan apa yg Tuhan kehendaki atas kami sekeluarga.

Lalu Tuhan menunjukkan apa yg Dia mau melalui sebuah buku cerita anak saya yg sudah lama tidak saya bacakan kepada Darren yang judulnya ‘God made me to love HIM”
Yes! That’s it! God want us to love Him dan tidak yg lain.

Waktu kita bilang Cinta ataupun Kasih pada seseorang, kita belajar untuk mempercayai, menyerahkan dan mengasihi pribadi tersebut. Dan ini yg Tuhan mau, mempercayai Dia untuk menyerahkan hidup saya dan mengasihiNya dengan segenap hati dan akal budi saya.

Ujian saya masih belum seperti Ayub yg harus kehilangan anak- anaknya, harta kekayaannya dan sahabat- sahabatnya.

Tuhan amat sayang pada kami. Di tengah keterpurukan kami, masih ada sahabat- sahabat yang terus memberi semangat dan pertolongan dengan cara yang sederhana. Dan yg terlebih penting bahwa Dia memberikan Penghibur dan Penolong yang sungguh yaitu Roh Kudus.

Pada saat saya merenungkan ini, saya begitu terkesima dengan Rancangan Tuhan. Allah Bapa merancangkan karya penyelamatan melalui Yesus Kristus tapi itu tidak berhenti begitu saja. Allah Bapa memberikan Penolong yang lain agar kita anak- anakNya selalu dalam naungan dan perlindunganNya.

AMAZING!!!

That is why, saya tidak khawatir dengan apapun yg terjadi sekarang ini. Kalau Tuhan memiliki rancangan yg indah buat semua orang, sudah barang tentu demikian juga dengan saya yg adalah biji mata kesayanganNYA.

Dan saya percaya rancanganNya mendatangkan Damai Sejahtera!

Ada beberapa sms yg menguatkan saya *terima kasih karena meluangkan waktu untuk mengirim sms buat saya*

If God answers your prayer, He is increasing your faith
If He delays, He is increasing your patience
If He does not answer, He has something better for you

Whenever you are down,
Always remember,
You are braver than you know
Stronger than you seem
And smarter than you think
Because you have Jesus to depend on

Hei penguasa- penguasa di udara dengar baik- baik! Allah saya lebih besar dari segala masalah yang kami alami dan hadapi!!! Dan kami memberkati semua orang yg telah berlaku tidak adil terhadap kami, Tuhan berkati mereka beserta keluarga mereka dan kami akan berlomba menuju tingkatan iman selanjutnya!!!

Glory is the Lamb!!!

*photo taken from www.photosearch.com*

2 comments:

Christine Lantang said...

Hey girl, you can go through these things. God has more power than whatever you are going through. He just try to get your attention to draw you close to Him. Days are evil ... but God's love is always new and He is faithful. Hang in there ok!

Honey Josep said...

Amen ! okay Christine, i will and thank you so much!
i learnt much from you, thanks for being my friend, hope we can be bestfriend :)