Wednesday, 16 February 2011

Day1-3 #NoComplaintWeek

*pic from gettyimages


Berawal dari @newsplatter mengenai tantangan #NoComplaintWeek di twitter, saya juga mau mencoba untuk tidak mengeluh mengenai apapun selama satu minggu ke depan.

Hari pertama
#NoComplaintWeek dimulai hari Senin, 14 Februari 2011 bertepatan dengan hari kasih sayang.

Tidak ada yang spesial di hari kasih sayang ini.

Saya dan pasangan sudah bersama sejak akhir 2006 dan memang tahun- tahun lalu selalu ada kejutan di hari ini tapi mengingat kondisi keuangan yang tidak terlalu menggembirakan, saya tidak mengharapkan apa- apa hari ini.

Bermula saat berangkat ke kantor, tiba- tiba hujan turun dan terpaksa saya berganti- ganti angkot karena kondisi jalanan yang macet parah.

Sesampai di depan jalanan kantor, genangan air meninggi... ya nasib berkantor di daerah yang aliran airnya jelek, sehingga saya harus melepas sepatu dan bertelanjang kaki sampai di kantor.

For me #NoComplaintWeek It's about you to make choices to be bitter or to be better!

Cobaan #NoComplaintWeek tidak berakhir disitu, jam 2 siang saya harus meeting dan dipaksa masuk esok harinya yang notabene Selasa, 15 Februari 2011 adalah Hari Libur Nasional.

Saya perlu sekali libur satu hari ini karena saya sudah buat janji dengan teman- teman SMA saya untuk ketemuan, terpaksa batal.

Tapi memang semesta melihat, disaat saya keluar dari ruang meeting... pizza delivery datang dengan selembar kartu manis merah jambu!

Ternyata itu hadiah valentine's day saya tahun ini! Thank you love!

That is the end of #NoComplaintWeek Day1

Hari Kedua

Seharusnya hari ini libur nasional, tapi seperti yang sudah saya tuliskan diatas, saya harus masuk untuk membuat proposal mengenai penempatan saham asing di perusahaan tempat saya bekerja sekarang.

Padahal, saya juga sudah berjanji dengan anak saya untuk menemaninya bermain di mal dan ngobrol dengan ibu saya hari ini. Terpaksa batal dan semoga di lain hari saya bisa melunasi hutang saya yang satu ini.

Sewaktu pulang dari kantor, saya tidak dijemput karena adik ipar memberitahu bahwa malam ini makan malam bersama di sebuah resto di bilangan Jakarta Utara.

Ingin rasanya mengeluh karena suami terlambat memberitahu sehingga saya harus tergopoh- gopoh kembali ke rumah , mandi dan kemudian pergi lagi.

saya sadar, saya sedang dalam #NoComplaintWeek dan sepenuhnya sadar bahwa suami saya harus mempersiapkan anak saya sehingga beliau tidak dapat menjemput saya.

#NoComplaintWeek membantu saya untuk melihat situasi lebih jelas dan melatih kesabaran!

That's end of day 2 :)

Hari ketiga

Tepat saat saya berangkat ke kantor, tas saya putus!

Aaargh, benar- benar merepotkan!

Saya harus mencari tas ganti dan terlambat datang ke kantor!

Mau marah ? Hampir!!

Namun saya urungkan dan merasa bahwa saya punya alasan untuk menghadiahi diri saya sendiri dengan tas baru :) *menyenangkan sekali!!*

#NoComplaintWeek mengajarkan saya melihat dari perspektif yang berbeda :)

Hm, kira- kira saya berhasil tidak ya dalam tantangan #NoComplaintWeek ini ?

Happy Chinese New Year 2011

*pic from getty images


Sebelum Cap Go Meh lewat, saya mau mengucapkan Gong Xi Fa Cai, Wan Shi Ru Yi :)

Monday, 31 January 2011

Lesson Learn from Yogi Bear- the movie



Sabtu kemarin, saya sekeluarga menonton film untuk keluarga yang berjudul Yogi Bear.

Film ini menceritakan tentang seekor beruang coklat yang dapat berbicara bahasa manusia bernama Yogi yang tinggal di Jellystone, sebuah taman nasional di salah satu negara bagian Amerika Serikat.

Yogi senang makan bahkan dia berupaya untuk mencuri makanan setiap pengunjung yang datang ke Jellystone dengan menggunakan berbagai macam cara.

Sampai akhirnya Jellystone kehilangan pengunjung dan menderita kerugian biaya operasional selama beberapa tahun karena ulah Yogi.

Disaat bersamaan, hadir tokoh antagonis yaitu Bupati Jellystone yang bernama Brown. Sepertinya sifat bupati ini mirip dengan pejabat publik kita. Kenapa saya bilang begitu ? karena Brown menghalalkan segala cara untuk berkuasa.

Beberapa aset negara bagian dijual kepada pebisnis sehingga mengakibatkan keseimbangan di daerah tersebut terganggu.

Masih belum puas dengan kekuasannya, Brown berusaha untuk menjual Jellystone dan mencalonkan diri menjadi gubernur.

Singkat cerita, Yogi merasa bersalah karena sudah berulah dan menyulitkan posisi penjaga Jellystone yang bernama Smith. Padahal Smith sudah berupaya untuk menyelenggarakan kembang api di ulang tahun Jellystone yang ke- 100 sampai Smith harus meninggalkan Jellystone untuk menjadi penjaga taman kota.

Yogi bersama sahabat baiknya Boo Boo pun harus meyakinkan Smith bahwa Brown berupaya untuk merubah Jellystone untuk kepentingan bisnis dengan mulai menebangi pohon- pohon di Jellystone.

Akhirnya sekuat tenaga mereka berupaya menyelamatkan Jellystone.

Moral of the movie : Greed is not good dan kita harus memperjuangkan segala yang baik walaupun banyak tantangan dan rintangan yang harus dihadapi sekalipun nyawa taruhannya.

Apa yang terjadi selanjutnya ? Just go to cinema and watch the movie with your loved one.

Thursday, 13 January 2011

Death Cheater

Yesterday, I need to get up early in the morning.

I had an appointment with a doctor. A surgeon of oncology.

I felt plain on the way to the hospital.

It won’t be the same as I arrived and saw so many people with tumor.

Suddenly, I felt insecure.

Afraid.

Afraid of realizing that this tumor is the bad one.

Couple months ago, I felt there is something in my left breast.

Something that these couple weeks been annoying me.

I am a healthy life adorer.

I don’t eat meat, I don’t smoke but my dad , as I remembered had a little surgery on his lips because of tumor.

Not a bad one but that gives me cue that I might have it too since it’s genetic.

Well, the result of Mammae USG on my left breast said that I have it not only one but two.

I hope that that’s not the bad one and hope that I don’t have to dealing with the surgery knife.

I wouldn’t asking nor blaming God ,”Why?”

But I’m curios of what the doctor will told me, how and why I have this.

And trying to arrange next step to face this.

Now, I am officially a death cheater.
After I post my blog and arrived at home, I grab the bible and found this chapter.

I read Proverbs from January 1st 2011.

And tonight, as I continue to read it, I found this :

3 The lips of an immoral woman are as sweet as honey, and her mouth is smoother than oil. 4 But the result is as bitter as poison, sharp as a double-edged sword. 5 Her feet go down to death; her steps lead straight to the grave. 6 For she does not care about the path to life. She staggers down a crooked trail and doesn't even realize where it leads

I don’t know is this the answer of what I’ve been asking on my previous post.

Friday, 7 January 2011

Doa diawal tahun 2011




Tuhan,

hatiku sedang galau...

Galau karena melihat ketidakadilan terjadi dimana- mana

Bahkan diatas tempat aku berpijak sekarang...

Saat ini... di ruang yang senyap

Ada sedikit marah disana, tapi aku harus bisa menalarnya...

Sedikit hening mungkin akan lebih baik bagiku...

Tapi tetap nurani ini gelisah karena di depan mataku ketidakadilan itu terjadi...

Dia yang kubela adalah yang sama dengan mereka...

Ada tanya bagiku, "Mengapa ?"

Mengapa mereka dapat melakukan ini terhadap sesamanya ?

Bukankah mereka sama ?

Entah, akan kulakukan atau tidak...

Apa saja untuk membelanya...

Membongkar bau busuk yang terjadi disini...

Bukankah kata orang sepintar- pintarnya seseorang menutupi bau busuk itu, akhirnya akan tercium juga ?

Tuhan,

Aku tahu Engkau ada...

Dan keadilanMu akan terbit seperti fajar...

ya, seperti fajar yang tidak dapat diselubungi oleh apapun, siapapun....

Tuhan, aku titip dia...

Tuhan, Terima kasih...

7 Januari 2011, kantor tempat berkarya

*pic taken from getty images

Tuesday, 28 December 2010

December, Christmas, AFF Suzuki 2010

I always love December.

My wedding anniversary, Indonesia Mother's Day, Christmas Day, the scent of holiday and this year my brother's and my best friend's wedding day. *can't wait to see the pics*

A month of peace and joy, last month in every year that makes me keep thinking... what have I done this year.

This year, I got chances to meet great people... and two of them are :

Ligwina Shellita Poerwo Hananto

Rene Suhardono Cananeo

This year, Indonesia's National Soccer Team succed to make me one of their fan.



I am not into soccer thing but watching them at television makes me very proud to be Indonesian and now, I'm kinda like soccer *grin*

They show the world that Indonesian is a sportive people.

and to end this post, I wanna say "Merry Christmas everyone!" *smile*

*pic taken from areamag, goal and fb*

Wednesday, 8 December 2010

Happy Anniversary

Hari ini, tepat empat tahun yang lalu.

Pilihan itu dibuat.

Pilihan untuk menjalani kehidupan bersama.

Pilihan untuk selalu bertemu milyaran detik yang akan datang.

Pilihan untuk mendidik anak – anak yang dititipkan Sang Pemberi Hidup.

Pilihan untuk menua bersama.

Sebelum pilihan itu dibuat , banyak pengalaman yang dialami.

Kini baru terasa lucu, dulu pacaran dengan siapa tapi akhirnya menikah dengan orang yang sama sekali berbeda.

Begitu hidup melebihi komedi situasi.

Ex #1
Hint: 1. long distance relationship 2. Traveler 3. Family man
Soundtrack : First Love by Nikka Costa

Orang bilang, cinta pertama itu tidak pernah mati. Kata saya, cinta pertama itu sudah bertransformasi.

Ex #2
Hint: 1. Volunteer 2. Fishing 3. Man of worship
Soundtrack : kami gak punya lagu khusus hanya lagu dgn judul I Enter the Holy of holy

Dengannya, saya belajar tentang mengasihi orang lain yang berbeda dari saya. Kalau saja kami jadi menikah, mungkin saat ini kami jadi orang- orang di baris depan daerah bencana.

Ex #3
Hint: 1. Gentleman 2. Workaholic 3. Martial Art
Soundtrack: I love the way you love me by Eric Martin

He knows how to treat a woman. Kisah saya dengannya seperti kisah putri- putri Disney. Gadis yang bukan siapa- siapa bertemu dengan Pangeran Tampan berkuda. Our lives would be to perfect if we married each other. The universe will jealous to us. There aren’t perfect marriage.

Ex #4
Hint: 1. Rockstar 2. Tattoo 3. Donald Duck thingy
Soundtrack: Pacarku Superstar by Project Pop

Dengannya, saya belajar untuk memperhatikan hal- hal kecil.

Ex #4 Sebut saja dia Lelaki Terbaik
Soundtrack: The best I ever had by Vertical Horizon

The person I wanna grow old together.



Happy Anniversary bank, I love you

Monday, 6 December 2010

jatuh cinta terhadap website the urban mama



Setiap hari, saya senang membaca apapun mulai dari buku pelajaran, majalah, koran sampai tagline iklan.

Beberapa waktu lalu, saat main ke rumah orang tua, saya menemukan beberapa catatan buku harian saya dan puluhan majalah remaja dan wanita.

Saya baru sadar bahwa gaji pertama saya di tahun 2002 pun digunakan untuk membeli majalah wanita.

Tinggal mama saya yang selalu “bernyanyi” dan berkata,” duh, kenapa uangnya dibuang- buang untuk beli majalah ?” saya pun hanya memberikan senyum termanis saya untuk mama saya.

Saat saya mengandung putra pertama saya, saya berusaha membekali diri saya yang belum pernah punya pengalaman apapun sebagai seorang calon mama apalagi menjadi seorang mama dengan cara membaca semua buku dan majalah mengenai kehamilan, kelahiran dan cara merawat bayi.

Hingga sekarang saya menjadi seorang mama buat Darren yang menggemaskan, minat membaca saya bukannya menghilang namun semakin menggebu- gebu terutama bacaan mengenai cara mengasuh dan mendidik anak.

Sampai akhirnya saya kenal dengan yang dinamakan blog dan blog yang pertama kali saya lihat adalah blog-nya Ninit Yunita.

Diam- diam saya mulai menjadi pembaca setia www.istribawel.com dan sampai akhirnya Ninit beserta dua sahabat baiknya akan membuat sebuah situs mengenai parenting yang diberi nama The Urban Mama.



Sampai pada tanggal 22 Desember 2009, bertepatan dengan Hari Ibu Indonesia, website The Urban Mama diluncurkan dalam versi beta untuk pertama kalinya.

Tagline The Urban Mama yang berbunyi,” there is always a different story in every parenting style” benar adanya. Bahwa setiap orang tua punya cara mengasuh dan mendidik anak yang berbeda satu dengan yang lainnya. Tapi dengan adanya website The Urban Mama, saya jadi bisa mencuri ide dan ilmu dari setiap mama dan papa yang tergabung dalam forum the urban mama’s website.

Yang sangat berkesan bagi saya adalah saat The Urban Mama menjadi website yang pertama kali menggalang dana untuk korban bencana alam di Wasior, Mentawai dan Merapi. Inilah yang membuat saya jatuh cinta terhadap The Urban Mama yang bukan hanya sibuk membahas mengenai parenting tapi juga peduli terhadap kejadian dan keadaan sekitar kita.

Selamat hari jadi yang pertama The Urban Mama, terima kasih sudah hadir di tengah para ibu Indonesia yang akan melahirkan dan mendidik anak Indonesia yang kuat!

Dan Selamat Hari Ibu Indonesia!

Thursday, 25 November 2010

Grey not (always) Gloomy



Saya bukanlah penggemar fanatik warna abu- abu.

Bagi saya abu- abu warna yang serba tanggung, dibelang kelam tidak, dibilang bersih juga tidak.

Tepat di hari raya Idul Adha, kami janjian dengan teman masa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang masih sering bertemu bahkan kami beri geng kami ini sebuah nama yaitu The Best Seven Girls.

Awalnya saya memakaikan kaos warna abu- abu ke Darren setelah dia selesai mandi sore. Lalu saya pun masih mencari- cari baju apa yang mau saya pakai sampai suami saya memberi ide.

Urban Papa : “Neii, pakai kaos abu- abu kamu aja, aku pakai kaos abu- abu juga.. biar kompakkan”

Urban Mama: “Oh, kaos yg beli 1 dapat 2 itu?”

Urban Papa : “Bukan, kan yang aku beliin ada” *sambil mengambilkan untuk saya*

Urban Mama : “Oh, iya… bawahannya jeans juga ya”

Dan akhirnya, pergilah kami ke mal dengan dandanan seperti foto diatas.

On Urban Papa
Baju : unbranded
Celana : number 61
Sendal: ando

On Urban Mama
Baju: hammer
Rok: nevada
Sendal : crocs

On Urban Kid
Baju: unbranded, FO Bandung
Celana: hippo baby
Sendal: unbranded, Passer Baroe