Sunday, 27 January 2019

Hitung Sinergi Kehebatan Anak dengan Kalkulator AFS


Setiap orangtua pasti mendambakan anaknya bertumbuh dan berkembang dengan baik, tidak terkecuali aku. Pertumbuhan anak tidak hanya diukur secara fisik tapi juga perkembangan otaknya. Satu hal lagi yang menjadi perhatian orangtua adalah kecerdasan anak. Orangtua mana sih yang enggak bangga punya anak yang cerdas? 

Kecerdasan anak dapat diukur dari berbagai hal. Anak yang memiliki daya ingat tinggi hingga bisa menghafal berbagai macam hal seperti bahasa, angka, rumus dan lainnya juga bisa dikategorikan sebagai orang cerdas. Agar anak cerdas, perlu adanya stimulasi berupa Akal, Fisik dan Sosial. Sinergi kehebatan anak yang meliputi Akal, Fisik dan Sosial dapat dikembangkan secara optimal dalam periode emas si kecil dengan memberikannya asupan nutrisi yang tepat serta stimulasi yang sesuai dengan tingkat sinergi kehebatannya. 

Periode emas mulai dari usia anak 0-5 tahun, masa di mana otak si kecil tumbuh dengan pesat sesuai dengan stimulasi yang diterimanya. Orangtua harus benar-benar memberikan stimulasi Akal, Fisik dan Sosial terbaik bagi anak pada umur 0-5 tahun karena periode emas ini hanya terjadi satu kali dalam kehidupannya.

Monday, 17 September 2018

We Met Jia Jia and Kai Kai


Masih ingat kan cerita anak bungsu aku yang mendadak demam saat tiba di bandara Changi? 
Setelah memutuskan beristirahat selama sisa hari pertama, keesokannya dia masih hangat suhu badannya tapi karena aku sudah membeli tiket wisata dari mbak Darling JJS jadi kami memutuskan berangkat dengan berbekal makanan dan obat-obatan.

Baca juga: SIN, the day!

Agenda hari kedua kami di Singapura sebenarnya cukup padat. 
Pagi hari kami akan berkunjung ke Singapore River Safari kemudian siang menuju sore kami akan berjalan-jalan di sekitar Chinatown apabila si bungsu sehat. Jadi kami membuat agenda kami fleksibel mengikuti kondisi kesehatan D2.

Monday, 23 July 2018

Cerdas Didik Anak Digital

Masih ingat keresahanku tentang Generasi Media Sosial?

Nah, minggu lalu, aku mendapatkan beberapa insight mengenai Cerdas Didik Anak Digital bersama Najelaa Shihab, inisiator KeluargaKita dan Shopee Indonesia.

Thursday, 5 July 2018

The Social Media Generation

Picture from pixabay

Berawal dari chat WA group yang membahas pemblokiran sementara aplikasi Tik Tok oleh Menkominfo, Rudiantara sampai kepada seorang anak remaja berusia 13 tahun dengan akun bernama Bowo Alpenliebe.

Remaja yang bernama asli Prabowo Mondardo ini terkenal karena video yang diunggahnya di aplikasi tik tok dan memiliki banyak penggemar khususnya remaja putri. Dan yang mengerikan, banyak remaja putri yang rela menjual ginjal hanya untuk bertemu dengannya. Tidak berhenti di situ, yang ekstrim lagi, ada yang mau membuat agama baru dengan Bowo sebagai tuhannya.

Kehebohan terjadi saat netizen menghujat Bowo yang membuat acara Meet and Greet berbayar seharga Rp80.000. Kalau aku sih melihat Rp80.000 harga yang wajar untuk nonton bareng di salah satu bioskop di Jakarta Timur. Tapi, memangnya Bowo itu siapa sampai kalau mau bertemu dengannya saja kita harus mengeluarkan uang?

Saturday, 30 June 2018

Tin Tin si Bus yang Berbicara

Masih ingat kan kalau aku dan Xiao Dre sedang menanti-nantikan paket trial satu bulan dari Kodomo  Challenge?

Akhirnya paket perdana Kodomo Challenge tiba! Hore!

Friday, 29 June 2018

Seru Bermain Kodomo Challenge bersama Shimajiro

Aku masih ingat pertama kali melihat bayi mungil yang masih berselimutkan selaput putih menangis dengan keras dan dibaringkan di atas dada untuk Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Rasanya saat itu adalah momen paling membahagiakan seumur hidupku. Bayi kecil yang dinanti-nantikan selama hampir 10 bulan berada di dalam perut yang aman dan nyaman akhirnya melihat dunia di luar ketubannya. Seiring semakin bertumbuhnya bayi mungilku, aku jadi serba kuatir tentang masa depannya. Tentunya, setiap orangtua menginginkan segala hal baik untuk anaknya termasuk belajar mencari tahu dan mengerti tentang dunia anak.

Dunia anak adalah dunia bermain karena bermain merupakan sifat naluriah anak. Bermain adalah hak anak sesuai dengan konvensi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai hak anak yang juga sudah diratifikasi pada tahun 1990 oleh pemerintah Indonesia.

Kegiatan bermain membantu anak belajar tentang dirinya sendiri dan juga lingkungannya apalagi kala anak berada dalam masa golden age period (0-6 tahun). Pada usia emas ini pertumbuhan dan perkembangan fisik serta otak anak berada pada masa terbaik. Segala informasi yang diserap akan mempengaruhi kepribadian, sikap dan karakter anak.

Melihat dampak bermain yang positif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, memilih mainan pun menjadi hal yang gampang-gampang susah. Ada begitu banyak pilihan mainan anak yang dapat kita beli bebas di luar sana tapi apakah kita sudah optimal memainkannya bersama anak?

Beberapa bulan lalu, aku melihat sebuah iklan di media sosial yang dinamakan "Kodomo Challenge". Pertama kali melihat, kupikir ini adalah program dari merek pasta gigi untuk anak sehingga aku tidak menghiraukannya untuk beberapa lama. Namun ada beberapa temanku yang posting di media sosialnya tentang Free Trial Kit  dan aku tertarik untuk mencobanya. Bagi kalian yang juga ingin mencoba, bisa langsung klik di sini!  Bahkan, saat kami berangkat liburan Maret 2018 lalu, Dre kelihatan asyik bermain dengan buku bergambar!
Asyik membaca buku bergambar sambil menunggu waktu boarding

Sampai akhirnya, Xiao Dre mencoba Kodomo Challenge Touch & Try pada 24 Maret 2018 di kantorkuu co working space, Jakarta Selatan.
Berfoto bersama si harimau kecil pemberani, Shimajiro
Akhirnya setelah membawa Xiao Dre mencoba Kodomo Challenge Touch & Try, aku jadi tahu apa itu Kodomo Challenge sepenuhnya!

Kodomo Challenge  merupakan program edukasi dari Benesse Corporation, sebuah perusahaan edukasi nomor satu di Jepang. Kata Benesse sendiri artinya well being, yang selalu berusaha membantu setiap konsumen agar dapat meningkatkan motivasi untuk belajar dan memecahkan setiap masalah dalam hidup mereka.

Program edukasi Kodomo Challenge  diciptakan untuk mendampingi orang tua dalam mengoptimalkan perkembangan anak usia dini. Selain itu, program edukasi ini dirancang agar anak dan orang tua dapat belajar sambil bermain bersama serta membantu anak belajar dan berkembang dengan beragam kegiatan setiap bulannya.

Tentunya untuk mendapatkan paket mainan edukasi ini, orangtua perlu berlangganan melalui sistem kontrak 6 bulan (Rp2.178.000) atau 12 bulan (Rp3.168.000) yang dapat dicicil menggunakan kartu kredit berlogo Visa atau Master. Saat ini program edukasi tersedia dalam dua pilihan, Toddler (untuk anak usia 1-2 tahun) dan Playgroup (untuk anak usia 2-3 tahun).
Salah satu mainan dari serial Kodomo Challenge
Metode pembelajaran program edukasi ini memiliki 3 keunggulan:
  1. Menggunakan pendekatan multiplatform. Paket Kodomo Challenge datang dengan buku bergambar, mainan, video dan boneka tangan binatang harimau yang bernama Shimajiro serta buku panduan untuk orangtua.
  2. Kurikulum dan materi sesuai dengan perkembangan anak. Paket edukasi ini dilengkapi dengan kurikulum dan materi ajar yang sesuai dengan usia dan perkembangan anak, baik fisik maupun logika, sehingga anak bisa menikmati dan mengerti paket edukasi dengan lebih baik.
  3. Menghadirkan sosok learning buddy. Karakter utama dari paket edukasi ini adalah seorang anak harimau lelaki pemberani yang bernama Shimajiro. Dia digambarkan penasaran tentang segala hal, berani mencoba hal baru dan senang bermain bola tendang. Tidak hanya hadir dalam bentuk boneka tangan, kartun Shimajiro sudah tayang di MNC Kids Channel Indovision dalam bahasa Indonesia.
Setelah mencoba mainan edukasi Kodomo Challenge aku merasakan manfaatnya terhadap Dre. Awalnya,dia mengeksplorasi mainan yang disodorkan dan mulai memilih mainan yang menarik baginya. Pada proses ini, Dre belajar untuk membuat keputusan bagi dirinya sendiri secara sadar.
Mengeksplorasi buku bergambar Kodomo Challenge
Ada juga permainan konstruktif yang disampaikan melalui mainan berbentuk balok, segitiga dan lingkaran. Jenis mainan ini membantu anak untuk membuat perencanaan. Video mengajarkan anak untuk meniru dan bermain secara energetik yang membuatnya belajar perbedaan peran dalam hidup.
Xiao Dre asik bermain dengan Free Trial Kit
Nah, sehabis merasakan dampak positif Dre setelah bermain  Kodomo Challenge bersama akhirnya aku mencoba kontrak satu bulan seharga Rp396.000. Duh, aku dan Dre sudah tidak sabar untuk memegang paket mainan edukasi di bulan Juli 2018 nanti!


Informasi lebih lanjut:
Website: https://www.shimajiro.id/
Instagram: @shimajiroclubid
Fan Page: Shimajiro Club Indonesia

Rindu Bapak di Film Koki Koki Cilik

"Kamu, kalau sudah besar mau jadi apa?" atau "Apa sih cita-citamu?" Aku yakin banget kita semua pasti juga pernah mengalami masa-masa ditanya tentang cita-cita. Dan biasanya kita punya jawaban favorit yang bisa jadi berubah-ubah sejalan perkembangan waktu. Kalau aku, pernah menyebut profesi yang terasa keren seperti dokter, guru hingga marine biologist. 

Sunday, 24 June 2018

[SIN] The Day!

Sabtu, 17 Maret 2018 akhirnya tiba, hari itu merupakan hari aku sekeluarga terbang ke Singapura (SIN) untuk liburan sekejap.

read more: Buat Paspor Tanpa Calo

Aku menggunakan maskapai penerbangan Jetstar yang didapatkan dari traveloka. Jangan tanya berapa harga tiket pesawat yang dibayarkan karena aku membeli tiket pesawat pp beserta dengan hostel (private room) selama 4D3N total seharga Rp8.266.594 untuk 4 orang dewasa dan 2 orang anak. Kalau dihitung murah juga ya, per orang hanya membayar Rp1.378.000 untuk tiket CGK-SIN pp beserta hostel 4D3N!

read more: Berburu Tiket Pesawat dan Akomodasi Murah

Jadwal pesawat boarding adalah jam 12:35, aku dan keluarga berangkat menuju Soekarno Hatta International Airport (SHIA), Cengkareng Terminal 2 (T2) pada jam 10:00. Sehari sebelumnya suami sudah memesan taksi Bluebird dan meminta armada Honda Mobilio karena jumlah penumpang dewasa sebanyak 4 orang dan 2 orang anak (umur 10 tahun dan 2 tahun) serta bagasi yang cukup banyak.

Tuesday, 12 June 2018

Sentuhan Cinta Ibu

"Ma... kaki dedek pegel"

Biasanya kalau Xiao Dre sudah ngomong begini artinya dia minta dipijat lembut menjelang tidur malam. Dre memang senang sekali beraktifitas di luar ruangan, walau hanya sekadar mengunjungi rumah seorang Oma bernama Ai Chen. Dre akan berlari-lari kecil menuju rumah sang Oma. Setelah dipijat, Dre akan tidur malam dengan nyenyak, ajaib deh!

Nah, siapakah dia antara ibu/mama/mommy/bunda sekalian yang juga memijat bayi sejak lahir? Kalau aku sejak memiliki anak pertama sampai kedua selalu melakukan pijat untuk bayi sendiri belajar dari buku.

Monday, 11 June 2018

Anti Panik saat anak sakit di tempat liburan

Memiliki anak yang mudah diajak liburan memang menyenangkan. Darren, si sulung memang terbiasa menggunakan jalur darat dan udara sejak usianya belum satu tahun. Aku enggak pernah mengalami D1 mendadak sakit saat bepergian, pokoknya memori liburan kami indah sekali!

Maret lalu, kami sekeluarga liburan ke negara singa nyembur banyu. Persiapannya memakan waktu 4 tahun dengan menabung karena aku juga mengajak papi dan mami ikut serta.

read more: Liburan Pertama Kali Ke Singapura

Perjalanan pun lancar,  D2 tertidur saat pesawat take off. Ketika mendarat, mendadak tubuh D2 demam! Celakanya, aku enggak membawa obat penurun demam yang biasa dikonsumsinya. Yang aku bawa hanya minyak atsiri peppermint yang dapat digunakan untuk membantu meredakan demam. Aku pun berharap setelah diolesi minyak atsiri, demam D2 bisa turun sehingga kami bisa melanjutkan liburan.